Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

India Berencana Bangun Kuil Rama di Reruntuhan Masjid Babri

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 29 Juli 2020 18:26 6:26 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 29 Juli 2020 18:25
Bagikan
Sekelompok fanatik Hindu mengelilingi Masjid Babri di Ayodhya yang dihancurkan pada 6 Desember 1992.
Bagikan

Hidayatullah.com — Dengan ditetapkannya 5 Agustus sebagai tanggal diletakkannya batu pondasi untuk pembangunan sebuah kuil Rama di tempat bekas Masjid Babri pernah berdiri, seorang pengacara Kuwait menyebut langkah pemerintah India itu akan berdampak buruk terhadap hubungan India dengan negara-negara Timur Tengah dan umat Islam.

Dalam sebuah tweet yang memperoleh ribuan retweet, Mejbel Al Sharika, Direktur Hak Asasi Manusia Internasional, mengatakan umat Islam di seluruh dunia sedang menunggu pembangunan Masjid Babri tetapi pemerintah India mengumumkan langkah yang dimana akan dihadiri oleh Perdana Menteri Narendra Modi untuk peletakan batu pertama kuil Rama.

Menggunakan tagar #Muslim_are_one, Sharika mengatakan, “Timur Tengah bersama Muslim India menginginkan keadilan.”

Dia juga vokal mengkritik kebijakan pemerintah India dalam menangani kekerasan anti-Muslim di Delhi yang mengguncang ibu kota pada akhir Februari.

Tergerak oleh penderitaan umat Islam, ia telah mengumumkan bahwa ia akan menangani kasus Muslim India di PBB. Dia telah meminta para pengacara bersama-sama untuk memerangi ketidakadilan yang dilakukan terhadap kaum miskin di India oleh para ekstremis Hindu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pengumuman untuk mengadakan upacara peletakan batu pertama kuil Rama itu terlihat sejalan dengan agenda nasionalis Hindu pemerintah Modi yang menyisakan sedikit ruang untuk minoritas, terutama Muslim.

Perkembangan ini datang hampir delapan bulan setelah Mahkamah Agung India mengeluarkan putusan penting tentang gugatan terhadap Masjid Babri, membuka jalan bagi pembangunan kuil Hindu di situs yang hingga tahun 1992 telah berdiri sebuah masjid megah dari era Mughal. Masjid Babri dihancurkan pada siang bolong oleh gerombolan ekstremis yang dipimpin oleh para petinggi partai sayap-kanan setelah kampanye panjang menentang masjid tersebut.

Upacara peletakan batu pertama pada 5 Agustus diadakan pada saat India menyaksikan peningkatan besar kasus virus corona dari hari ke hari. Para ahli kesehatan telah menyarankan orang-orang untuk tetap tinggal di rumah, menjaga jarak sosial dan menghindari keramaian. Belum diketahui apakah masyarakat umum diizinkan untuk berkumpul di situs tersebut.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:diskriminasiIndiaKuil RamaMasjid Babrimuslim India
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mendikbud Nadiem Makarim ke PP Muhammadiyah Minta Maaf
Tulisan selanjutnya Hamas Menolak Tawaran  15 Miliar Dolar atas ‘Kesepakatan Abad Ini’ AS

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?