Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pakistan Ultimatum Keluar OKI, Jika Organisasi Ini Membisu Masalah Kashmir

Ahmad
Terakhir diupdate: 7 Agustus 2020 18:18 6:18 pm
Ahmad
Dipublikasikan 7 Agustus 2020 18:17
Bagikan
Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi
Bagikan

Hidayatullah.com—Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi mengancam akan berpisah dari Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yang dipimpin Arab Saudi jika organisasi itu gagal mengadakan pertemuan para menteri luar negeri mengenai Kashmir. Qureshi mengkritik bungkamnya organisasi Islam itu tentang berbagai masalah, termasuk Palestina, Kashmir, dan Masjid Babri.

“Selama satu tahun kami telah meminta OKI untuk mengumpulkan dewan pertemuan para menteri luar negeri tentang masalah-masalah Palestina dan Kashmir di mana umat Islam menghadapi kekejaman sementara India menghancurkan masjid Babri yang berusia 300 tahun dan membangun Kuil Ram, tetapi OKI tetap diam. Namun mengapa?,” ungkap Qureshi saat berbicara kepada stasiun televisi lokal ARY News dikutip Anadolu Agency.

Dalam ultimatum ke Arab Saudi, Menteri Luar Negeri Shah Mahmood Qureshi mengatakan bahwa Pakistan harus mencari opsi lain jika Organisasi Kerjasama Islam tidak tampil mendukung sikapnya terhadap Kashmir. Dalam pernyataan yang disampaikan di acara TV, Qureshi mengatakan OKI yang dipimpin oleh Arab Saudi harus memutuskan apakah mereka ingin mendukung Pakistan dalam masalah sensitif seperti itu, karena Pakistan tidak dapat menunggu dukungan Saudi lagi.

Masjid Babri dihancurkan oleh kelompok Hindu garis keras pada tahun 1992.  Pada saat itu, Perdana Menteri P.V. Narasimha Rao berjanji untuk membangun kembali masjid dalam pidato yang disiarkan televisi.

Tetapi Mahkamah Agung India November lalu menyerahkan situs masjid bersejarah itu kepada umat Hindu untuk membangun sebuah kuil setelah sengketa hukum yang berkepanjangan. “Hari ini, saya sampaikan kepada OKI untuk mengadakan rapat dewan menteri luar negeri. Jika mereka tidak dapat melakukannya, maka saya terpaksa meminta perdana menteri untuk mengadakan pertemuan negara-negara Islam yang siap berdiri bersama kami. tentang masalah Kashmir dan mendukung Muslim Kashmir yang tertindas,” tambah Qureshi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dia mengatakan waktunya telah tiba bagi OKI untuk memutuskan apakah akan berdiri dengan anggota pendiri [Pakistan] dalam masalah sensitif ini – tidak ada lagi keraguan. Qureshi juga mengaku bahwa Pakistan menarik diri dari KTT Kuala Lumpur Desember lalu atas permintaan dari Riyadh.

“Saya menghargai Mahathir Muhamad yang bahkan tidak mengeluh dan berbicara sepatah kata pun tentang keputusan kami karena dia tahu situasi kami yang sebenarnya,” ucap dia.“Saat ini rakyat Pakistan, yang selalu siap mengorbankan hidup mereka untuk Mekah dan Madinah, membutuhkan Saudi untuk berperan utama dalam masalah Kashmir. Jika mereka tidak akan memainkan peran mereka, maka saya akan meminta Perdana Menteri Imran Khan untuk melanjutkan proses itu tanpa Arab Saudi,” imbuh Qureshi lagi.

Perdana Menteri Khan pada awal tahun ini mengakui bahwa dirinya melewatkan KTT Kuala Lumpur atas permintaan dari Riyadh dan menyatakan sedih karena tidak menghadiri konferensi tersebut. Da mengakui Pakistan dan Arab Saudi menikmati hubungan baik dan ‘orang Pakistan melakukan apa saja untuk melindungi Madinah dan Makkah’.

Tentang organisasi yang berbasis di Jeddah, dia mengatakan sudah saatnya OKI berhenti bermain ‘petak umpet’ dan mengambil langkah konkret untuk membantu rakyat Kashmir.  Menteri luar negeri mengatakan pernyataannya akan menimbulkan keributan di kementerian luar negeri tetapi dia mengumumkan kepada publik dengan keberatan ini karena situasi di Kashmir yang diduduki.

Khan dan Qureshi selalu memuji Turki, Malaysia, dan Iran yang mendukung warga Kashmir dan menolak aneksasi Kashmir oleh India pada Agustus lalu.

Kashmir, wilayah Himalaya yang mayoritas Muslim, dikuasai oleh India dan Pakistan sebagian tetapi diklaim oleh keduanya secara penuh. Sepotong kecil wilayah ini juga dikendalikan oleh Cina.

Sejak dipecah pada tahun 1947, New Delhi dan Islamabad telah berperang tiga kali – pada tahun 1948, 1965, dan 1971 – dua di antaranya memperebutkan Kashmir.

Beberapa kelompok Kashmir telah berperang melawan pemerintahan India untuk kemerdekaan, atau untuk penyatuan dengan tetangganya Pakistan.  Hubungan yang sudah tegang antara kedua tetangga semakin menurun setelah langkah kontroversial India tahun lalu.

Pada 5 Agustus 2019, pemerintah India mencabut Pasal 370 dan ketentuan terkait lainnya dari Konstitusi, membatalkan negara bagian dengan otonominya dan mencapok Jammu dan Kashmir. Itu juga dibagi menjadi dua wilayah yang dikelola pemerintah federal.

Secara bersamaan, mereka mengunci wilayah tersebut, menahan ribuan penduduk, memberlakukan pembatasan pergerakan dan memaksakan pemadaman komunikasi.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiIslamabadKashmirOKIOrganisasi Kerja Sama IslamPakistanRiyadh
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Afghanistan Bersiap Menggelar Majelis Akbar untuk Membicarakan Perdamaian di Kabul
Tulisan selanjutnya Indonesia Pulangkan 50 Jamaah Tabligh dari India

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?