Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Tips Membangun Ikatan Emosional dalam Keluarga dan Hilangkan Tekanan Masa Lalu

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 September 2020 01:08 1:08 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 September 2020 13:00
Bagikan
[Ilustrasi] Pasangan suami-istri (pasutri).
Bagikan

Hidayatullah.com– Ikatan emosional atau emotional bonding yang baik antar pasangan merupakan hal penting dalam menjalani kehidupan yang bahagia. Tak kalah penting, ikatan hati antara orang tua dan anak-anak juga amat dipengaruhi oleh hubungan yang baik orang tua.

Namun, karena sebab tertentu, ikatan emosional itu sukar terjalin terutama pada orang-orang memiliki masa lalu yang kurang menyenangkan yang menyebabkan trauma berkepanjangan.

Menurut psikolog yang juga spesialis pengasuhan anak, Elly Risman Musa, tekanan masa lalu tersebut memang mempengaruhi kualitas hidup bahkan dampaknya pun bisa berpengaruh terhadap kepengasuhan anak.

“Bagaimana kita menyelesaikan masalah dengan kepengasuhan anak anak kita, maka pertama-tama harus selesaikan dulu masalah kita orang tua sebagai suami-istri,” katanya dalam acara Webinar Series 02 Pra Munas V Hidayatullah bertajuk “Mengokohkan Jatidiri Keluarga Sebagai Basis Peradaban Islam”, Sabtu (19/09/2020).

Baca: Psikolog: Kenapa Anak Dikasih Gadget dari Kecil?

Elly pun berbagi tips bagaimana membangun emotional bonding dan menghilangkan tekanan masa lalu yang barangkali selama ini selalu menghimpit dada.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Tips dari Elly ini mengambil spirit kontemplatif dari kitab suci Al-Qur’an Surat Ali Imran ayat 159, yang artinya:

“Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.”

Dia menjelaskan, lemah lembut akan mengilangkan syak wasangka. Dengan memaafkan dan memintakan ampun serta membangun dialog, akan meneguhkan kebersamaan dalam jalinan ikatan hati. Dan, terus bersungguh-sungguh dalam upaya tersebut.

Dia menambahkan tipsnya. Setelah kita shalat, lanjutkan membaca istighfar seraya mengusapkan telapak tangan dari ujung kaki ke ujung kepala dan berkata pada tangan, “Wahai lenganku, aku izinkan engkau menjadi detektor untuk menemukan di mana tubuhku terasa berat karena beban emosiku selama ini.”

Setelah itu, bisa meletakkan telapan tangan di dada dan katakan kepada telapak tangan dan jari jari, “Wahai telapak tanganku dan jari-jariku, aku izinkan kau mencabut semua beban emosiku.” Letakkan tangan kita semua ke bagian tubuh.

Jika merasa harus diteriakkan, maka silakan diteriakkan dalam satu hentakan. Karena itu, perlu disiapkan kain atau bantal untuk menutup mulut wajah agar tidak membuat orang lain terganggu.

Baca: BMOIWI: Negara, Masyarakat, dan Keluarga Wajib Menjaga Generasi dari Kerusakan Moral

Setelah itu lakukan relaksasi dengan mengatur pernafasan. Bisa berelaksasi dengan bersandar seraya melafalkan shalawat dengan gerakan mulut hingga getarannya terasa di lekukan wajah. Lakukan berulang-ulang secara istiqamah.

“Kemudian duduklah berdua membicarakan perkawinan kita dulu. Ambillah kertas. Lihatlah anak-anak kita masing-masing. Anak nomor satu, kita kelirunya di mana. Panggil anak kita dan duduklah bersama secara berjejer tiga, bukan berhadapan seperti menyidang,” kata Elly berbagi tipsnya.

Elly menyarankan agar ayah yang harus memulai bicara ke anak pada momen tersebut. Kalau perlu latihan dulu, karena mungkin saja ayahnya pendiam sekali, atau bertipikal kasar, atau mungkin ayah yang lembut.

“Ceritakan semua pada anak tentang realitas selama masa pandemi ini, perasaannya, dan sebagainya. Cara kita bicara harus berubah. Dengan dada yang sudah merdeka, kita tak mungkin lagi marah marah,” tukasnya.

Dalam proses komunikasi dengan anak tersebut, orang tua harus berubah caranya seperti menurunkan frekuensi, jeli dalam membaca bahasa tubuh anak agar mengalirkan emosi anak, mampukan diri untuk menebak perasaannya dan jangan pakai 12 gaya populer.

Baca: Elly Risman: Orang Tua Perlu Menghindari 12 Gaya Populer Terhadap Anak ini

Gaya tersebut yaitu: memerintah anak, menyalahkan, meremehkan, membanding-bandingkan, mencap atau memberi label buruk, mengancam, menasihatinya di waktu yang tidak tepat sambil memaksanya harus menyimak dengan kata kata misalnya “dengerin mama!”.

Orang tua katanya juga jangan sekali-kali membohongi anak dengan janji yang tak ditepati, menghiburnya dengan kesenangan sementara seperti memberi uang jajan tanpa memberikan pengertian terlebih dahulu, mengkritiknya dengan kasar, menyindir dan menganalisa semua hal yang kita anggap negatif pada dirinya.

Webinar ini juga menghadirkan narasumber lainnya yaitu Presidium Badan Musyawarah Organisasi Islam Wanita Indonesia (BMOIWI) Dr Hj Sabriati Aziz, Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah (PP Mushida) Drs Reni Susilawati, Ketua Bidang Tarbiyah DPP Hidayatullah Dr Tasyrif Amin dan dimoderatori oleh Hanafi Usman.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakElly Risman MusaKeluargaMunas V Hidayatullahorangtuaparentingpendidikan anak
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Stafsus Sebut Kesehatan Menag Stabil
Tulisan selanjutnya Sekolah tatap muka guru Covid-19 Prancis: Meskipun Ada Anak Positif PAUD dan SD Tetap Buka

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?