Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Ormas Islam Harus Membangun Kekuatan Publik di Dunia Digital

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 Oktober 2020 11:11 11:11 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Oktober 2020 11:38
Bagikan
Suharsono, penulis buku "The Dome of The World", di salah satu situs bangunan di Vatikan, Roma, Italia, Agustus 2017.
Bagikan

Hidayatullah.com– Direktur Lembaga Studi Islam dan Peradaban (LSIP), Suharsono, mengatakan bahwa sesungguhnya perkembangan umat Islam di Indonesia tidak bisa dilepaskan dari peran dan usaha komunitas atau organisasi. Ia menyebutkan bahwa kesultanan Islam di Demak merupakan salah satu contoh dari keberhasilan organisasi Islam menyampaikan risalah dakwah.

“Sebenarnya dapat dikatakan bahwa sejarah umat Islam di Indonesia terbentuk melalui organisasi-organisasi Islam yang menyebar ke seluruh nusantara untuk menyebar risalah. Dengan adanya hubungan yang kuat antar kelompok Islam, lalu hubungan guru dan murid menjadi kekuatan politik yang kuat. Kesultanan Demak merupakan contoh keberhasilannya,” jelas Suharsono dalam Webinar Series 04 Pra Munas V Hidayatullah, Senin (28/09/2020).

Bahkan dalam upaya merebut kemerdekaan Indonesia, organisasi Islam mengambil peran penting. Suharsono mengatakan hampir semua pahlawan pra kemerdekaan adalah umat Islam.

“Peran organisasi Islam bahkan dalam perjuangan kemerdekaan telah memberikan dampak yang sangat besar kepada negeri. Hal tersebut dapat dibuktikan dari banyakanya para pahlawan Islam,” ucapnya penulis buku “The Dome of The World” ini.

Setelah kemerdekaan RI pun, organisasi Islam tidak berhenti mengambil peran untuk kemajuan bangsa Indonesia. Dengan organisasi-organisasi Islam yang masih bertahan hingga saat ini seperti NU, Muhammadiyah, DDII, termasuk Hidayatullah dan lain-lain saat ini, maka sesungguhnya sangat mengherankan jika ada elemen-elemen yang menuduh umat Islam akan merusak Indonesia.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

“Jika kita perhatikan, akan sangat sulit mencari nama yang benar-benar pahlawan di luar dari orang-orang Islam. Maka, jika ada yang mengatakan Islam akan merusak NKRI, sesungguhnya ia tidak membaca sejarah. Jika saja ia membaca sejarah maka pasti ia paham betul bahwa sesunggguhnya Indonesia identik dengan Islam,” jelasnya.

Baca: Ustadz Abdullah Said Gagas “E-Commerce dan Marketplace” Sejak 90-an: Menjual Terasi hingga Helikopter, Sistem Pesan Antar

Tantangan Era Digital

Pada era digital saat ini, Suharsono berharap kepada organisasi-organisasi Islam dapat berkembang dan beradaptasi dengan tumbuhnya perkembangan zaman. Seperti kata pepatah setiap zaman, mempunyai tantangan tersendiri.

”Bagaimanapun besarnya sebuah organisasi. Namun, jika mereka tidak bisa menyesuaikan dengan tumbuhnya perkembangan zaman, maka besar kemungkinan organisasi itu akan kehilangan relevansi. Maka penting untuk sebuah organisasi Islam untuk terus menjaga relevansinya sesuai dengan zaman,” jelasnya dalam webinar bertema “Transformasi Organisasi Islam, Peluang & Tantangan Era Digital” itu.

Penting, katanya, bagi organisasi Islam ikut andil dalam dunia digital. Hal itu disebabkan banyaknya perilaku manusia saat ini dipengaruhi oleh apa yang mereka konsumsi di dunia digital. Menurut Suharsono, jika sebuah organisasi Islam tidak mempunyai kekuatan di dunia digital, maka organisasi tersebut tidak ada lagi artinya, karena gagal membangun kesadaran publik.

“Perilaku manusia biasanya dibangun atas kesadaran publik yang ia terima. Kesadaran publik ini biasanya direpresentasikan oleh yang mempunyai ide, punya gagasan dan analisis yang baik dan saat ini ladang dakwahnya ada di dunia digital,” lanjut Suharsono.

“Jika ada sebuah organisasi yang mempunyai kekuatan besar di dunia digital, maka besar kemungkinan organisasi tersebutlah yang akan menjadi pemenang atau pemimpin,” ujarnya.

Untuk diketahui, jelang Munas V(irtual) Hidayatullah pada 29-31 Oktober mendatang, Hidayatullah menggelar sejumlah webinar. Pada Rabu besok (03/10/2020), diagendakan Webinar Series 06 dengan tajuk “Dakwah Manhaji: Mengajak, Membela, dan Bersama Umat Membangun Jama’ah”. Pematerinya Wakil Ketua Wantim MUI Prof Dr KH Didin Hafidhuddin dan Anggota Dewan Pertimbangan Pimpinan Umum Hidayatullah Ustadz Drs Hamim Thohari MSi. Webinar ini disiarkan secara live streaming hanya di kanal Youtube Hidayatullah.ID.* (Amanji)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:era digitalmedia sosialMunas V Hidayatullahormas IslamSuharsono
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hukum Meninggalkan Shalat Jum’at karena Menunggu Barang
Tulisan selanjutnya Donald Trump dan Istrinya Terinfeksi Virus Corona

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?