Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kamboja Hancurkan Fasilitas Pertahanan yang Didanai AS, Bangun Baru dengan Uang China

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Oktober 2020 16:33 4:33 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Oktober 2020 16:33
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kamboja telah meratakan dengan tanah sebuah fasilitas pertahanan yang dibangun dengan bantuan dana dari Amerika Serikat di daerah pesisir sebelah selatan. Demikian dikonfirmasi Deputi Perdana Menteri Kamboja. Langkah itu diambil untuk membangun fasilitas baru dengan bantuan dana dari China.

Wall Street Journal tahun lalu melaporkan bahwa ada kesepakatan rahasia yang membolehkan kapal-kapal China merapatke pangkalan laut Ream di dekat kota Sihanoukville.

Namun Kamboja, yang beberapa tahun belakangan dibanjiri investasi dari Tiongkok, membantah laporan itu, meskipun PM Hun Sen mengatakan dana dari China akan digunakan untuk memperluas pangkalan laut itu.

Citra-citra satelit yang dirilis Center for Strategic and International Studies pekan ini menunjukkan sebuah fasilitas yang dibangun dengan uang AS di pangkalan laut Ream telah diratakan dengan tanah. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang rumor selama ini tentang akses militer China ke pangkalan tersebut, kata wadah pemikir berbasis di Washington itu. 

Namun Tea Banh, deputi PM yang juga menteri pertahanan, menyangkal kekhawatiran itu hari Ahad (4/10/2020), lansir AFP.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kami merelokasi fasilitas itu ke sebuah lokasi baru. Kami tidak dapat mempertahankannya lagi dan bangunan itu sudah tua,” kata Tea Banh kepada AFP membenarkan jika bangunan itu dihancurkan bulan lalu.

Fasilitas yang diberi nama Tactical Headquarters of the National Committee for Maritime Security itu diresmikan tahun 2012.

Fasilitas itu akan jauh lebih baik berada di lokasi baru, kata Tea Banh, seraya menambahkan bahwa Kamboja hanya mendapatkan sedikit bantuan dana dari AS untuk pembangunan gedung yang sekarang sudah hancur itu.

Fasilitas baru yang sekarang sedang digarap berada sekitar 30 kilometer dari Ream ke arah utara.

Pangkalan laut Ream berada di lokasi strategis di Teluk Thailand, yang memberikan akses langsung ke wilayah perairan Laut China Selatan, yang diperebutkan sejumlah negara dan merupakan sebuah kunci rute pelayaran dunia.

PM Hun Sen berulang kali menegaskan bahwa konstitusi Kamboja melarang militer asing berada di dalam wilayah negaranya.

Para analis mengatakan Hun Sen sekedar menjaga omongan agar tidak mendapatkan kecaman dari publik, terutama di Sihanoukville, di mana bisnis dan kasino di kota itu sekarang banyak yang dimiliki oleh orang China.

Hun Sen, salah satu pemimpin dunia yang paling lama berkuasa, tahun-tahun belakangan menjauh dari Amerika Serikat setelah Washington menuding pemerintahannya melakukan banyak penyimpangan.

Hari Sabtu malam, Hun Sen mengeluarkan surat terbuka yang isinya mendoakan Presiden AS Donald Trump segera sembuh dari Covid-19.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatchinaKambojaLaut China Selatanpangkalan lautReamTiongkok
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mayoritas Fraksi DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Ciptaker ke Paripurna Meski Banyak Protes
Tulisan selanjutnya PKS Tegas Tolak Pengesahan RUU Ciptaker

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?