Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Menyembah Patung Tengkorak, Berlindung Kepada Santa Muerte dari Coronavirus

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Oktober 2020 14:52 2:52 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Oktober 2020 14:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sambil tangan-tangan mereka menjulang ke angkasa, para penyembah “Santa Muerte” berdoa di hadapan sebuah patung tengkorak berjubah memohon perlindungan dari coronavirus dan dampaknya terhadap perekonomian.

Patung berwujud seperti The Grim Reaper itu, yang para pemujanya terdiri dari orang kebanyakan hingga anggota kartel narkoba Meksiko, sudah ditolak oleh Gereja Katolik Roma yang mencapnya sebagai penistaan.

Meskipun ribuan orang telah meninggal dunia akibat Covid-19, Santa Muerte tidak kehilangan jemaat pemujanya selama pandemi.

Justru, “dengan adanya pandemi, semakin banyak pemuja yang datang untuk memohon kesehatan dan perlindungan,” kata Cristel Legaria, 30, anak dari wanita yang mendirikan patung Santa Muerte yang ditempatkan di daerah Tultitlan dekat ibukota itu, seperti dikutip AFP Selasa (13/10/2020).

Berdiri setinggi 22 meter patung tengkorak terbuat dari fiberglass itu ditampilkan mengenakan jubah keemasan, lengan tulangnya membentang mirip patung sosok Yesus.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sejarawan melacak Santa Muerte hingga abad ke-18, ketika orang-orang asli Meksiko menjadikan gambar Grim Reaper Yang dibawa para conquistadores asal Spanyol sebagai ikon. Akibat tindakan orang asli itu, Gereja menghancurkan tempat-tempat peribadatan yang menjadikan sosok “Dewi Kematian” itu sebagai sesembahan.

Setelah lama hanya beroperasi di bawah tanah, praktik penyembahan itu muncul kembali di pertengahan abad ke-20 terutama di ibukota, di mana banyak pendatang dari desa-desa miskin mengadu nasib.

Jumlah pengikut rupanya bertambah pada 2001, ketika seorang wanita bernama Enriqueta “Dona Queta” Romero memajang patung Santa Muerte di kawasan kumuh Tepito di ibukota Mexico City.

Sekarang, ratusan orang datang ke tempat itu di hari pertama setiap bulan untuk menyembah Santa Muerte.

“Saya datang untuk menghaturkan terima kasih atas segala yang dia berikan kepada kami tahun ini, masa yang tidak mudah dikarenakan adanya pandemi,” kata Suri Salas, penata rambut berusia 34 tahun, yang baru berkunjung kembali setelah berbulan-bulan di rumah saja.

“Beruntung, dia selalu ada untuk menyokong kami,” kata Salas seperti dikutip AFP.

Para jemaat, yang sebagian bersimpuh di lutut mereka, datang dengan membawa beragam sesaji untuk Santa Muerte mulai dari patung kecil Santa Muerte, bunga, manisan dan bahkan minuman beralkohol.

Sedikit dari jemaat yang datang mengenakan masker, jarak sosial juga sulit dilakukan. Aroma mariyuana merebak di jalanan, di mana pedagang asongan menjual patung mini Santa Muerte dan lilin.

“Sejak awal pandemi saya tidak pernah tutup,” kata Romero, yang menyambut kedatangan orang-orang dari kampung sebelah dan bahkan dari Amerika Serikat dan Eropa setelah cerita tentang “Saint of Death” itu menyebar luas.

Sebagian orang yang datang tampak memiliki tato bergambar Santa Muerte di leher atau dada mereka. Ada juga yang mengindoktrinasi anak-anaknya.

“Dia menolongmu ketika kamu berada di tepi jurang kehidupan, menghadapi ketidakpastian, kesulitan ekonomi atau –seperti sekarang ini– masalah kesehatan,” kata Alfonso Hernandez, seorang jurnalis dan peliput resmi di Tepito, daerah kumuh di ibukota yang rawan kriminalitas.

Penyembahan terhadap Santa Muerte merupakan “adaptasi dari dunia yang keras”, tetapi merupakan klenik bagi Gereja Katolik, kata Bernardo Barranco, seorang sosiolog yang khusus mencermati agama-agama.

“Itu bukan agama, itu sekte. Anda bisa saja seorang Katolik atau Evangelis dan menjadi pengikutnya,” kata Barranco.

Sebagian penyembah Santa Muerte juga percaya pada Perawan Suci Guadalupe, yang merupakan patron dari Meksiko, negara berpenduduk Katolik terbesar kedua di dunia.

Tahun 2016 ketika melawat ke Meksiko,Paus Fransiskus menyinggung soal Santa Muerte, ketika dia mengatakan prihatin dengan orang-orang yang menyembah “simbol-simbol menyeramkan”.

Tapisi sindiran pemimpin tertinggi Katolik Roma itu sepertinya tidak terpengaruh pada Rodrigo Oliva, yang rela bepergian sejauh 70 kilometer dari Mexico City ke Tultitlan, di mana masker, pemeriksaan suhu badan dan jarak sosial wajib dilakukan.

Pemuda berusia 28 tahun itu mengikuti ajaran Palo Monte, agamanya orang-orang keturunan Afrika-Kuba. Namun, tempat ibadahnya tutup selama pandemi jadi dia sekarang ini menyembah berdoa kepada Santa Muerte.

Dengan adanya Covid-19 “semakin banyak orang yang tertarik masuksebuah sekte,” ujarnya.

“Kami berdoa supaya dia melindungi kami, tetapi hal itu tidak menjadikan kami kebal penyakit,” imbuhnya.

“Satu hal yang saya minta agar santa memberikan saya kekuatan,kesehatan dan kedamaian. Tidak ada hal lain yang lebih penting dari kesehatan yang baik,” kata tukang semir sepatu berusia 23 tahun bernama Jonathan Flores.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:katolikpaus FransiskusSanta Muertetengkorak
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ahmad suparji tanggapi Pencabutan lampiran investasi miras Pakar Hukum: Kedudukan Jaksa di Pemerintahan Harus Diperkuat
Tulisan selanjutnya China Tetapkan CIA Satu-satunya Penyelenggara Ibadah Haji

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?