Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Orang Amerika Soal Covid-19: Siapa yang Bisa Dipercaya?

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Oktober 2020 14:38 2:38 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Oktober 2020 14:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Jajak pendapat terbaru menunjukkan orang-orang di Amerika Serikat sudah kehilangan kepercayaan baik terhadap tokoh maupun institusi yang memberikan informasi tentang Covid-19 kepada mereka sejak awal merebaknya penyakit baru itu.

Studi yang dilakukan Associated Press-NORC Center for Public Affairs Research bersama USAFacts menunjukkan terjadi penurunan drastis pada persentase orang yang mengaku mempercayai informasi tentang Covid-19 yang mereka dapat dari pemerintah setempat, pers, media sosial dan teman serta keluarga, dibandingkan dengan masalah yang sama pada bulan April.

Sebagian besar orang Amerika mengatakan sulit untuk mengetahui apakah informasi yang mereka terima akurat. Hanya 16% yang mengaku mempercayai informasi coronavirus dari Presiden Donald Trump, angka itu turun dari 23% pada bulan April. Sekarang, orang yang menyatakan sedikit atau sama sekali tidak percaya pada informasi tentang Covid-19 yang disampaikan Trump menjadi 64%. Hanya media sosial yang dianggap kurang dipercayai, yaitu menurut 72% orang.

Menurut pakar-pakar bidang kesehatan, sains dan komunikasi politik, mereka melihat tiga alasan mengapa kepercayaan itu turun, yaitu akibat rasa takut, politik dan karena publik melihat perubahan informasi dari kalangan sains secara waktu nyata.

Kathleen Hall Jamieson, seorang profesor komunikasi dari University of Pennsylvnia, mengatakan publik seolah-olah melihat secara langsung bagaimana proses pembuatan sosis. Menurutnya, Trump menambah kebingungan publik dengan menggembar-gemborkan obat malaria hydroxychloroquine manjur untuk mengobatasi Covid-19, sementara pada saat yang sama pakar-pakar sains terkemuka, media arus utama dan berbagai penelitian menyatakan obat itu tidak terbukti manjur untuk mengatasi coronavirus.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Akibatnya, orang berpikir, “Ya ampun, sains sekarang semakin membingungkan saja. Saya tidak tahu siapa yang harus dipercaya,” kata Jamieson seperti dilansir The Guardian Selasa (20/10/2020).

“Fakta bahwa kepercayaan itu menurun di semua kategori, termasuk penyedia layanan kesehatan, keluarga dan teman, menunjukkan bahwa masyarakat sekarang ini merasa tidak aman,” kata David Ropeik, pensiunan dosen komunikasi risiko dari Harvard.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatcoronaviruscovid-19Donald Trumpinformasipresidensains
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ratusan Orang Bersenjata dari Mozambique Menyerang Desa di Selatan Tanzania
Tulisan selanjutnya Paus Fransiskus Dukung Pasangan Gay, Presiden Venezuela Desak Perkawinan Homoseksual Dilegalkan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?