Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Umat Islam Harus Menyongsong Kembali Peradaban Islam dengan Ilmu

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 November 2020 09:55 9:55 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 November 2020 09:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pendiri sekaligus Kepala Pusat Sekolah Pemikiran Islam (SPI), Akmal Sjafril dalam sesi perkuliahan Sekolah Pemikiran Islam (SPI) Bandung yang bertajuk “Musim Semi Peradaban Islam” menyebut bahwa peradaban islam berjaya karena perkembangan keilmuan yang dimiliki umat muslim saat itu.

Melalui media Zoom Meetings pada Kamis (29/10) lalu, Akmal mengungkapkan bahwa masa kejayaan Islam yang mana berangkat dari jazirah Arab, terjadi saat Eropa mengalami zaman kegelapan atau the dark age. Dimana pada waktu itu Barat mengalami penurunan kualitas hidup yang luar biasa. Menurut Akmal, walaupun pada masa itu wilayah Arab merupakan tanah yang tandus dan tidak ada sumber daya alam yang baik di sana, namun ternyata Islam tetap berhasil masuk ke Andalusia. Peristiwa tersebut terjadi pada tahun 92 Hijriyah. Kemudian, lanjut Akmal, pada tahun 95 Hijriyah Andalusia mulai dikuasai Islam. “Dalam waktu kurang dari 1 abad Islam mampu menguasai sampai ke tiga benua, dan itu sudah luar biasa”, tegas Akmal.

Akmal yang merupakan pendiri komunitas Indonesia Tanpa JIL tersebut mengatakan bahwa dengan kondisi tanah Arab yang tidak memiliki sumber daya alam yang mumpuni, Islam mampu menempuh kejayaannya. Ia kemudian menyimpulkan bahwa peradaban Islam berkembang bukan karena sumber daya alam, melainkan karena ilmu. Kesimpulan inilah yang menurut Akmal perlu digarisbawahi, “Sehingga kita tahu, kalau mau maju lagi memang harus dengan ilmu. Buktinya dengan ilmu kita sampai bisa mengalahkan peradaban Persia dan Romawi yang sumber daya alamnya jauh lebih banyak.” tutur Akmal.

Pria yang juga penulis buku Islam Liberal 101 itu mengungkapkan, seorang muslim memang sudah semestinya mencintai ilmu. Jika mempelajari ilmu syariat dapat menghindarkan kita dari cara penghambaan yang salah, maka mempelajari ilmu-ilmu sains akan membuat penghambaan terasa lezat. Misalnya, dengan sains kita menjadi tahu manfaat dari sholat, shaum, dan ibadah lainnya, sehingga begitu tahu hikmahnya maka akan semakin tenang dalam beribadah, karena yakin Allah tidak akan membuat kita rugi. Karenanya menurut Akmal, mempelajari ilmu tidak bisa dipisahkan antara ilmu agama atau ilmu sains saja. “Pengetahuan soal hakikat kehidupan itu penting supaya umat tidak galau, tapi di lapangan, tetap kerja-kerja rasional (berpikir ilmiah) tetap harus berjalan,” ucap Akmal.

Ayah dari dua anak tersebut kemudian memaparkan, sekarang Islam tengah mengalami kemunduran tentu karena umat muslim meninggalkan tradisi keilmuannya. Padahal islam dan sains memiliki hubungan yang sangat baik. Dalam Islam mempelajari sains bukan hanya diperbolehkan, tetapi bahkan diperintahkan dan ada derajat yang tidak bisa diperoleh kecuali dengan mengamati alam semesta (mempelajari sains). “Peradaban kita belum naik kalau kita tidak bersikap sebagaimana mestinya, yaitu berpikir ilmiah,” tutup Akmal.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Menyimak pemaparan Akmal, Sri Sulastri salah seorang peserta SPI turut memberikan komentarnya.“Saya semakin ter- trigger untuk belajar lebih banyak lagi tentang apapun itu terutama bidang keilmuan yang saya suka. Rasanya hal itu bisa berpengaruh juga untuk berkontribusi dalam membangun peradaban Islam,” tutur salah seorang peserta perkuliahan itu. */Maya Septiani

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Akmal SjafrilSPI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kepercayaan Terhadap Penanganan Jenazah Covid-19 Menurun, MDMC Muhammadiyah Sarankan Keluarga Ikut Urus Jenazah
Tulisan selanjutnya Rumah Diserbu Perampok, Miliuner “Raja Sosis” Rusia Dibunuh dengan Crossbow

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?