Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Hidup Sulit Orang Kurdi di “Warabistan” Jepang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 November 2020 09:54 9:54 am
Ama Farah
Dipublikasikan 5 November 2020 09:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Orang-orang Kurdi yang tinggal di sebuah daerah di Prefektur Saitama yang dijuluki “Warabistan” mengalami bencana ekonomi setelah kehilangan pekerjaan akibat dampak pandemi Covid-19.

Sebuah “kampung tenda” yang didirikan oleh penduduk lokal guna membagikan pakaian dan makanan gratis, serta layanan konsultasi, menarik minat orang Kurdi untuk mengunjungi sebuah lapangan di depan stasiun JR Kawaguchi pada hari Ahad (1/11/2020), lapor Asahi Shimbun.

Sekitar 2.500 orang Kurdi yang lari dari kampung halamannya karena dipersekusi saat ini tinggal di Jepang.

Sekitar 2.000 orang atau 80% di antaranya bermukim di Kawaguchi dan kota di dekatnya Warabi, sehingga kawasan itu kemudian dikenal sebagai “Warabistan” meniru Kurdistan daerah asal orang Kurdi.

Lebih dari 700 di antara mereka saat ini sedang dalam proses pengajuan suaka.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Mereka yang visanya sudah kadaluarsa atau sedang dalam status pembebasan bersyarat tidak memiliki kartu izin tinggal, sehingga menyulitkan bagi mereka untuk mencari pekerjaan, atau menerima tunjangan kesejahteraan dan kesehatan.

Mereka bertahan hidup dengan saling membantu.

Kondisi pandemi coronavirus semakin menambah kesulitan, sebab selain tidak bisa mendapatkan pekerjaan mereka juga dianggap tidak layak memperoleh bantuan 100.000 yen ($950) dari pemerintah daerah yang diberikan kepada penduduknya.

Seorang pemuda Kurdi berusia 19 tahun mengatakan dia ke Jepang bersama dengan lima anggota keluarganya. Ayahnya bekerja sebagai tukang batu, tetapi kehilangan pekerjaan akibat pandemi, sehingga keluarganya kesulitan membayar sewa rumah dan membeli makanan.

“Saya punya adik-adik lelaki tetapi saya tidak bisa mencari kerja,” ujarnya.

Dia mengatakan tidak memiliki asuransi kesehatan dan berutang 90.000 yen kepada sebuah rumah sakit.

“Saya tidak sanggup untuk berobat kalau terkena flu biasa, apalagi coronavirus,” kata pemuda itu.

Tidak ingin berdiam diri melihat orang yang kesulitan, sejumlah kelompok peduli orang Kurdi di Jepang bersama sejumlah pengacara dan aktivis anti-kemiskinan mendirikan 14 tenda di lapangan dekat stasiun kereta JR Kawaguchi.

Bagi orang Kurdi yang tinggal di sana, masalah seperti pendidikan merupakan urusan sekunder, kata Hidenobu Matsuzawa, pimpinan eksekutif sebuah komite yang dibentuk untuk melindungi hak orang Kurdi untuk eksis.

“Mereka tidak punya uang untuk itu (pendidikan). Mereka menghadapi masalah yang lebih pelik seperti tidak mampu membayar biaya rumah sakit,” kata Matsuzawa.

Komite tersebut berencana membuat program lanjutan bagi orang-orang Kurdi yang datang mengunjungi kampung tenda mereka.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:JepangKurdiWarabistan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ‘Israel’ Telah Membunuh 46 jurnalis Palestina sejak 2000
Tulisan selanjutnya Kecam Keras Penghinaan Nabi, BMOIWI Juga Serukan Boikot Produk Prancis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?