Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kasus Covid-19 Meningkat, Turki Berlakukan Larangan Merokok di Tempat Ramai

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 November 2020 12:55 12:55 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 12 November 2020 12:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Turki hari Rabu (11/11/2020) mengumumkan larangan merokok di tempat umum yang ramai guna meredam laju penularan coronavirus bergejala yang melonjak belakang ini.

Beberapa hari terakhir, angka pertambahan kasus harian infeksi coronavirus di Turki tinggi dan pada hari kemarin saja mencapai 2.693 pasien.

Pemerintah Turki hanya melaporkan kasus Covid-19 bergejala saja, sedangkan kasus asimptomatik tidak dilaporkan. Kebijakan ini menuai kritik karena dipandang sebagai upaya sengaja untuk mengecilkan skala wabah di negara itu agar tidak tampak parah.

Kementerian Dalam Negeri mengatakan bahwa larangan merokok yang berlaku nasional itu ditujukan agar masyarakat mematuhi aturan mengenakan masker dengan baik. Pasalnya, orang-orang yang tampak merokok di tempat umum menyingkap masker ketika merokok.

Per 12 November, larangan merokok akan diberlakukan di area tertentu seperti jalan dan tempat-tempat di mana orang dapat berkumpul bersama, lapangan dan tempat pemberhentian transportasi umum, kata kementerian seperti dilansir Reuters.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Fahrettin Koca mendesak agar warga patuh mengenakan masker dan menjaga jarak. “Saya hanya meminta apa yang dapat Anda lakukan. Tidak lebih,” tulis Koca di Twitter.

Awal pekan ini, sejumlah provinsi memberlakukan karantina wilayah parsial khusus warga manula, termasuk di wilayah Ankara dan kota terbesar di Turki, Istanbul. Orang berusia di atas 65 tahun tidak boleh berada di luar rumah antara pukul 10 pagi dan 4 sore.

Presiden Recep Tayyip Erdogan pekan lalu mengumumkan bahwa semua bisnis, termasuk restoran, kafe, kolam renang dan bioskop, harus tutup pada pukul 10 malam setiap hari sebagai upaya pencegahan penularan coronavirus.

Lebih dari 400.000 orang dilaporkan terinfeksi Covid-19 di Turki dan 11.145 orang meninggal karena gangguan pernapasan, menurut Kementerian Kesehatan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:coronaviruscovid-19larangan merokokmaskerTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Habib Rizieq Kaji UU Ciptaker Secara Mendalam sebelum Bersikap
Tulisan selanjutnya Sultan Saifuddin Quthuz, Penumbang Kehebatan Bangsa Mongol

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengisi Utama Pro-Israel, Artis Portugal Berbondong-Bondong Tinggalkan Festival Lisbon

Berita
11 September 2026 21:50
Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha
100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza

Terbaru

  • Suriah Tangkap 9 Bekas Pilot Tempur Era Rezim Bashar al-Assad
  • Amerika Minta Libanon Formulasikan Rencana Perlucutan Senjata Hizbullah
  • Pengisi Utama Pro-Israel, Artis Portugal Berbondong-Bondong Tinggalkan Festival Lisbon
  • Promosi Adidas Gandeng IDF, MUI: Waspada Propaganda Zionis, Perkuat Boikot!
  • Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun
  • Warga Thailand Demo Kedutaan ‘Israel’, Protes Kelakuan Wisatawan Zionis
  • Trump Diam soal Sanksi Inggris terhadap Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Dilaporkan Rusak Sejumlah Jet Tempur AS
  • Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia
  • Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?