Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Lobi Yahudi AIPAC Tidak Keberatan Amerika Jual Senjata ke UEA

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 11 Desember 2020 11:21 11:21 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 11 Desember 2020 11:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Komite Urusan Publik ‘Israel’ Amerika (AIPAC), lobi Yahudi paling berpengaruh di Amerika, mengumumkan bahwa mereka tidak menentang kesepakatan penjualan senjata senilai 23 miliar AS Dolar Presiden Trump dengan Uni Emirat Arab, yang oleh pemimpin AS itu sebut sebagai mitra penting dalam melawan teroris. Pemerintahan Trump menyetujui kesepakatan itu, yang termasuk pembelian jet tempu F-35 dan drone bersenjata, pada awal bulan lalu menyusul perjanjian normalisasi UEA antara Emirates dan ‘Israel’.

Dilansir Middle East Monitor (MEE) pada Kamis (10/12/2020), juru bicara AIPAC Marshall Wittman mengatakan kepada Jewish Telegraphic Agency (JTA), “Kami tidak menentang penjualan senjata yang diusulkan ke UEA, mengingat kesepakatan damai yang dicapai antara ‘Israel’ dan UEA serta kesepakatan yang dicapai antara AS dan ‘Israel’ untuk memastikan bahwa Qualitative Military Edge (QME) ‘Israel’ tidak akan terpengaruh oleh penjualan tersebut.”

Jawaban Marshall untuk JTA datang setelah salah satu kelompok paling pro-’Israel’ di AS, Institut Yahudi untuk Keamanan Nasional Amerika, juga mendukung penjualan tersebut.  Kesepakatan senjata dengan UEA mencakup produk-produk dari General Atomics, Lockheed Martin Corp dan Raytheon Technologies Corp; lebih dari 14.000 bom dan amunisi; dan penjualan drone AS terbesar kedua ke satu negara.

Namun, para kritikus mengatakan bahwa pemerintah, yang terburu-buru untuk mendorong kesepakatan karena menjadi perantara perjanjian normalisasi, memberikan terlalu sedikit informasi, tidak terkecuali tentang efek pada keseimbangan kekuatan di Timur Tengah. Mereka juga menanyakan pengamanan apa yang ada untuk memastikan bahwa senjata tidak jatuh ke tangan yang salah.

Banyak anggota parlemen AS khawatir tentang apakah UEA akan menggunakan senjata tersebut dalam serangan terhadap warga sipil di Yaman. Perang saudara di sana, yang melibatkan UEA, dianggap sebagai salah satu bencana kemanusiaan terburuk di dunia.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ketika kesepakatan itu diumumkan, Amnesty International memperingatkan bahwa senjata itu akan digunakan untuk “serangan yang melanggar hukum kemanusiaan internasional dan membunuh, serta melukai, ribuan warga sipil Yaman.”*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AIPACLobi Yahudisenjata ASUEA
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hasrat Membunuh Demokrasi
Tulisan selanjutnya Penguburan Muslim Korban Covid-19 Sri Lanka Akan Tetap Kremasi Jenazah Korban Covid- 19, tak Terkecuali Muslim

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?