Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bunuh 9 Orang, “Twitter Killer” Jepang Dihukum Mati

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Desember 2020 19:04 7:04 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Desember 2020 19:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang pria pelaku pembunuhan terhadap 9 orang yang dihubunginya lewat Twitter telah diganjar hukuman mati, dalam salah satu kasus pembunuhan berantai yang menggemparkan Jepang.

Takahiro Shiraishi, yang dijuluki “Twitter Killer”, ditangkap pada tahun 2017 setelah sejumlah potongan tubuh manusia ditemukan di rumahnya.

Pria berusia 30-an tahun itu mengaku membunuh dan merusak jasad korban-korbannya, yang hampir semuanya wanita muda yang dikenalnya lewat Twitter.

Dilansir BBC dari media lokal, lebih dari 400 orang berjejal ingin menyaksikan sidang pembacaan hukumannya pada hari Selasa (15/12/2020), meskipun pengadilan hanya menyediakan 16 kursi untuk publik.

Shiraishi menggunakan Twitter untuk membujuk para wanita yang putus asa dan ingin bunuh diri agar mau datang ke rumahnya. Kepada para korban dia mengatakan dapat membantu mereka mengakhiri hidupnya, dan dalam beberapa kasus bahkan mengklaim akan bunuh diri bersama mereka.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pemuda itu menjerat leher dan merusak mayat delapan wanita dan seorang pria yang dibunuhnya, yang berusia antara 15 tahun dan 26 tahun, antara bulan Agustus dan Oktober 2017, lapor Kyodo News mengutip keputusan pengadilan.

Pembunuhan berantai itu terungkap pada perayaan Halloween tahun itu, ketika polisi menemukan sejumlah potongan mayat di kediaman Shiraishi di kota Zama, dekat Tokyo.

Media Jepang menjulukinya “rumah horor” setelah petugas menemukan 9 kepala bersama sejumlah tulang lengan dan kaki di kotak pendingin dan kotak perkakas.

Jaksa menuntut hukuman mati bagi Shiraishi, yang mengaku membunuh dan menjagal korban-korbannya.

Pengacara Shiraishi membela kliennya dengan mengatakan bahwa dia menghilangkan nyawa korban atas persetujuan yang bersangkutan.

Namun, dalam perkembangan selanjutnya pemuda itu justru menyelisihi sendiri tim pembelanya dengan mengatakan bahwa dia menghilangkan nyawa tanpa persetujuan korban.

Dalam keputusannya hari Selasa, hakim menyatakan bahwa tidak satupun korban yang setuju untuk dibunuh oleh terdakwa.

“Terdakwa sepenuhnya bertanggung jawab,” kata hakim Naokuni Yano, seperti dilansir The Strait Times.

Ayah dari seorang korban yang berusia 25 tahun bulan lalu mengatakan bahwa dia tidak akan pernah memaafkan Shiraishi meskipun dihukum mati, lapor NHK. Bapak itu mengaku sampai sekarang sering terbayang putrinya apabila melihat anak perempuan yang sebaya dengannya.

Kasus itu sangat menggemparkan masyarakat Jepang, dan bahkan mendorong Twitter untuk mengubah kebijakannya untuk tidak membiarkan konten yang mendorong orang bunuh diri atau melukai diri sendiri beredar di platformnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:JepangShiraishiTwitter Killer
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI Tolak Normalisasi dengan ‘Israel’, Tegaskan Indonesia Selamanya Menentang Penjajahan
Tulisan selanjutnya Dituduh Korupsi, Politisi Senior ANC Diminta Mundur Sementara dari Parlemen

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?