Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amsterdam Berencana Larang Turis Asing Membeli Ganja di Kedai Kopi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Januari 2021 15:44 3:44 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Januari 2021 15:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Amsterdam sedang mendiskusikan larangan bagi turis-turis asing membeli ganja secara legal yang biasa dijual di kedai-kedai kopi di negeri Belanda.

Larangan itu diusulkan oleh Walikota Amsterdam Femke Halsema bersama kepolisian dan kejaksaan guna membatasi pariwisata narkoba di ibukota Belanda tersebut.

Hanya warga Belanda pemilik paspor yang diperbolehkan memasuki 166 kedai kopi di Amsterdam, dan kota-kota lain di negeri kincir angin itu.

“Kami menyaksikan banyak kelompok anak muda datang ke Amsterdam hanya untuk pergi ke ‘kedai kopi’,” kata Halsema dalam surat yang ditujukan kepada anggota dewan kota seperti dilansir Euronews Selasa (12/1/2021).

Hampir sepertiga kedai kopi di Belanda berada di Amsterdam, yang menurut Halsema merupakan “insentif bagi kebanyakan turis asing” yang kerap “mengganggu kenyamanan warga setempat.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Narkoba “lunak” seperti hashish Dan mariyuana legal dibeli di kedai kopi di Belanda untuk konsumsi pribadi, yang selama pandemi tidak ditutup dengan catatan hanya melayani pembelian untuk dibawa pulang.

Hasil studi terbaru menunjukkan pariwisata narkoba, terutama turis asal Inggris, belakangan terus meningkat tajam.

Joachim Helms jubir Association of Cannabis Retailers di Amsterdam mengaku khawatir larangan itu nantinya justru akan mendorong ganja diperjualbelikan di jalanan.

Pada bulan Februari, Walikota Amsterdam mempublikasikan laporan yang menunjukkan lebih dari sepertiga turis asing kecil kemungkinan akan melancong lagi ke Amsterdam apabila mereka tidak dapat membeli ganja alias mariyuana di kedai-kedai kopi.

Studi yang dilakukan Dutch office for Research, Information and Statistics menemukan 44% turis Inggris, 50% turis Jerman dan 45% turis Prancis tidak lagi akan mengunjungi Amsterdam apabila mereka dilarang masuk kedai kopi.

Para peneliti juga mengatakan bahwa Amsterdam bisa memangkas jumlah kedai kopi dari 166 menjadi 73 pada tahun 2025 untuk memenuhi permintaan lokal.

“Kami ingin turis yang tertarik dengan kekayaan dan keindahan budaya yang datang ke sini,bukan turis yang hanya datang untuk jalan-jalan sambil mabuk dan teler karena narkoba,” kata Halsema kepada stasiun televisi Belanda NOS.

Dewan legislatif kota itu masih harus menyetujui larangan tersebut sebelum dapat diberlakukan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amsterdamganjakedai kopituris asing
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ribuan Pasien di Inggris Dipindahkan ke Hotel Dipulangkan Lebih Dini
Tulisan selanjutnya vaksin-covid-19-gaza Data Brazil: Vaksin Covid-19 Sinovac Cuma Efektif 50,4%

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?