Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Menyelewengkan Uang Investor, Pastor Megachurch Bekas Penasihat Spiritual 2 Presiden AS Dibui

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 Januari 2021 10:44 10:44 am
Ama Farah
Dipublikasikan 19 Januari 2021 10:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah. com–Seorang pastor megachurch Texas dan bekas penasihat spiritual dua presiden Amerika Serikat telah dijatuhi hukuman penjara 6 tahun karena menyelewengkan uang jutaan dolar milik investor untuk kepentingan pribadi.

Dilansir Associated Press Jumat (15/1/2021), Kirbyjon H. Caldwell, 67, divonis hari Rabu di Shreveport, Louisiana, di mana dia didakwa pada tahun 2018 bersama temannya Gregory A. Smith.

Caldwell, yang pada bulan Maret 2020 mengaku bersalah melakukan 

konspirasi wire fraud (kecurangan dengan menggunakan alat telekomunikasi atau internet), merupakan pastor senior di gereja Windsor Village United Methodist Church, sebuah megachurch di Houston di negara bagian Texas yang memiliki 14.000 anggota.

Kirbyjon H. Caldwell pernah menjadi penasihat spiritual bagi Presiden George W. Bush dan Barack Obama.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut jaksa penuntut federal, Caldwell dan Smith –seorang penasihat investasi berbasis di Shreveport– menggunakan pengaruh dan kuasanya untuk membujuk orang berinvestasi obligasi China bernilai sekitar $3,5 juta. Obligasi itu kabarnya dikeluarkan oleh bekas Republik China yang digusur kekuasaannya oleh pemerintah Komunis China pada 1949. Obligasi itu tidak diakui oleh pemerintahan China saat ini dan tidak memiliki nilai investasi.

Caldwell “menggunakan statusnya sebagai pastor megachurch untuk meyakinkan banyak investor supaya yakin mereka berinvestasi di tempat yang benar, padahal uang yang berhasil mereka kumpulkan dipakai untuk kepentingan pribadi,” kata pejabat sementara Jaksa Agung AS Alexander Van Hook dalam sebuah pernyataan.

Caldwell menggunakan sekitar $900.000 dari uang yang dia terima dari skema yang dijalankannya untuk membiayai gaya hidup mewahnya, membayar tagihan kartu kredit dan angsuran-angsuran, menurut Departemen Kehakiman.

Caldwell memiliki gelar master dari Wharton School of Business di University of Pennsylvania dan pernah bekerja di industri finansial.

Pada bulan November 2020, Smith juga divonis penjara 6 tahun.

Dalam rekaman video di Facebook, Floyd LeBlanc, ketua Windsor Village Church Family Personnel Committee, mengatakan Caldwell bertanggung jawab penuh dan akan mengembalikan semua uang korban-korbannya dan telah meminta maaf kepada mereka.

LeBlanc mengatakan Caldwell masih aktif di gerejanya selama kasus hukumnya diproses, termasuk membantu penyelenggaraan kebaktian virtual dan pembagian makanan mingguan kepada keluarga-keluarga selama pandemi.

LeBlanc menyebut Caldwell korban karena salah memilih rekan bisnis.

Caldwell akan dikirim ke penjara federal pada 22 Juni.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gerejaKirbyjon H. Caldwellmegachurchpastor
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Prancis Menutup Banyak Masjid Jelang Debat ‘RUU Separatisme’ yang Kontroversial
Tulisan selanjutnya Kebencian Itu Luruh di Ujung Hidayah⁣

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Berita
13 Juli 2026 16:30
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?