Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Israel Barter Data Covid-19 dengan Vaksin Pfizer-BioNTech

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 Januari 2021 18:09 6:09 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 19 Januari 2021 18:09
Bagikan
vaksin kedaluwarsa
Bagikan

Hidayatullah.com–Israel menyerahkan data mutakhir kasus Covid-19 mingguannya kepada Pfizer, dengan perjanjian perusahaan farmasi pembuat vaksin coronavirus itu akan membantu memastikan Israel mencapai imunitas kawanan. Sebagaimana diketahui sejak 19 Desember Israel memberikan suntikan dosis pertama vaksin Covid-19 yang dibuat oleh Pfizer bersama perusahaan asal Jerman BioNTech.

Dilansir Reuters Senin (17/1/2021), barter data dengan vaksin itu diungkap oleh Kementerian Kesehatan Israel yang mempublikasikan sebagian besar isi sekepakatan kolaborasi setebal 20 halaman yang ditandatanganinya bersama Pfizer. Disebutkan dalam perjanjian itu bahwa tujuannya agar jumlah orang yang divaksinasi di Israel mencapai persentase tertentu yang cukup untuk menciptakan “imunitas kawanan”.

Data rinci komersial seperti berapa harga vaksin dan kuantitasnya tidak diungkap ke publik. Namun, dikatakan bahwa Israel mengandalkan Pfizer untuk menyediakan dosis vaksin yang mencukupi sehingga imunitas kawanan dapat segera tercapai.

Laporan mingguan yang diserahkan Israel kepada Pfizer antara lain berupa data kasus Covid-19 terkonfirmasi, jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit, berapa banyak pasien yang menggunakan ventilator, berapa yang meninggal dunia, serta perincian usia dan informasi demografi lainnya.

Aparat Israel mengatakan informasi tersebut seperti yang disampaikan ke publik, sedangkan informasi personal pasien dibuat anonim.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Seorang jubir Pfizer di Israel belum memberikan tanggapan ketika dimintai komentar tentang hal itu, lapor Associated Press.

Dalam pernyataan hari Senin, BioNTech mengatakan dari proyek di Israel tersebut pihaknya berharap dapat mengetahui seberapa banyak vaksinasi yang perlu dilakukan untuk menghentikan wabah, dan dari sana diharapkan akan diperoleh gambaran jelas bila vaksinasi serupa dilakukan di negara lain. 

Tujuannya, kata BioNTech, adalah memonitor evolusi pandemi dari waktu ke waktu dan pada tingkat vaksinasi yang berbeda. Sehingga dapat dimengerti apakah vaksinasi berpengaruh langsung atau tidak langsung menurunkan jumlah kasus infeksi dan kematian.

Sejauh ini sekitar seperempat warga Israel sudah disuntik dosis pertama vaksin Covid-19 dan 3,5% sudah mendapat suntikan kedua.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BioNTechcoronaviruscovid-19israelPfizervaksin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menggugurkan Dosa dengan Kebaikan
Tulisan selanjutnya MUI Serukan Muhasabah Nasional dan Bahu Membahu Hadapi Musibah Beruntun

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?