Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Korban Pelecehan Seksual Gereja Katolik Prancis Capai 10.000

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 3 Maret 2021 23:04 11:04 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 4 Maret 2021 05:00
Bagikan
Pelecehan Seksual Gereja Katolik
credit image: Anadolu Agency
Bagikan

Hidayatullah.com — Komisi independen yang dibentuk oleh Gereja Katolik Prancis untuk menyelidiki pelecehan seksual oleh para pastor memperkirakan jumlah korban di bawah umur bisa mencapai “setidaknya 10.000,” lapor media Prancis pada Selasa.

Jean-Marc Sauve, yang memimpin Komisi Independen Pelecehan Seksual di Gereja (CIASE), dibentuk untuk menyelidiki klaim pelecehan seksual sejak 1950, dikutip Anadolu Agency mengatakan: “Ada kemungkinan angka ini setidaknya mencapai 10.000.”

Antara Juni dan Oktober 2019, komisi tersebut membuka saluran khusus bagi para saksi untuk menyampaikan kesaksian. Komisi ini mengumpulkan 3.652 kesaksian melalui telepon, 2.459 melalui email, dan 360 oleh layanan pos. Selain itu, 1.628 korban lainnya mengisi tanggapan melalui kuesioner.

Berdasarkan data ini, Sauve awalnya memperkirakan jumlah korban bisa sekitar 3.000 orang. “Seruan untuk memberikan kesaksian tentu saja tidak memperhitungkan totalitas dan mungkin saja angka ini mencapai setidaknya 10.000,” harian Le Figaro mengutip perkataannya.

Dia menambahkan bahwa tugas utama komisi adalah menganalisis pertanyaan: “Berapa persentase korban yang disentuh (pendeta)? Apakah 25%? 10%, 5% atau kurang?”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Komisi berencana untuk menyerahkan temuan laporan dan rekomendasinya pada akhir September.

Baca juga: Gereja Katolik Inggris Prioritaskan Reputasinya Korban dan Penyintas Pelecehan Seksual di Kalangan Gereja

Desas-desus dan rumor tentang pelecehan seksual dalam lingkungan gereja di seluruh dunia telah terdengar selama berpuluh tahun, Conference of Bishops of France (CEF) dan Conference of Religious Men and Women of France (CORREF) pada November 2018 berjanji membentuk komisi independen untuk menyelidikinya.

Konferensi kemudian menunjuk Sauve, mantan wakil presiden Dewan Negara, untuk “menjelaskan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur di Gereja Katolik sejak 1950, untuk memahami alasan di mana kasus-kasus ini ditangani, dan untuk membuat rekomendasi, khususnya dengan mengevaluasi tindakan yang diambil sejak tahun 2000-an.”

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Conference of Bishops of FranceJean-Marc SauveKomisi Independen Pelecehan Seksual di GerejaPelecehan Seksual di Gereja KatolikPelecehan Seksual Terhadap Anak di Gereja
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jack Ma terkaya China Jack Ma Bukan Lagi Orang Terkaya di China
Tulisan selanjutnya Pimpinan Pondok ini Mengaku Akan Terus Menggratiskan Pendidikan di Pesantrennya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?