Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kisah & Perjalanan

Hidayatullah Soppeng ‘Bengkel’ Anak-anak Berprestasi

Bambang S
Terakhir diupdate: 8 Maret 2021 11:29 11:29 am
Bambang S
Dipublikasikan 8 Maret 2021 11:29
Bagikan
Sanntri Hidayatullah Soppeng
Bagikan

Pesantren rasa bengkel ini punya daya tarik tersendiri. Warga sekitar banyak yang tertarik ingin menyekolahkan anak-anaknya.

Hidayaatullah.com–Lebih dari lima mobil tua sedang terparkir di halaman rumah itu. Beberapa suku cadang mobil bekas, juga terlihat menumpuk di sisi kanan halamannya. Hampir separuh tanah halamannya sudah menghitam karena bekas tumpahan oli.

Sepintas, terlihat seperti bengkel, tetapi sama sekali tidak ada tanda-tanda yang menunjukkan bangunan itu sebuah bengkel. Papan nama di depan malah tertulis, “Pondok Pesantren Hidayatullah Salaonro-Soppeng”.

Seperti biasanya, siang itu pimpinan pondok pesantren, Muhammad Arif, sedang mempreteli salah satu mobil usang, sebelum puluhan anak kecil berseragam ungu datang memenuhi perkarangan rumahnya. Mereka satu per satu antri menyalami dan mencium tangan Haji Arif, begitu sapaan akrabnya.

Lalu, mereka masuk ke sebuah pintu pagar yang terbuat dari seng di samping kiri rumah. Sebagian anak singgah sebentar di depan pintu, untuk melihat beberapa jenis burung peliharaan. Sebagian yang lain belok kiri menuju area bermain yang ada di samping kiri bangunan.

Baca Juga

Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia mengunjungi Palestina dan Masjidil Aqsha
Keadaan Masjidil Aqsha dan Rakyat Palestina di Bawah Penjajahan Israel
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [2]
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [1]
Manis Asin Bisnis Si Kental Hitam
Syiarkan Tilawah al-Quran, Mahasiswa STAIL Selenggarakan “Touring Quran”

Pemandangan seperti itu hampir saban hari terjadi. Mengoleksi mobil tua serta mempretelinya hanyalah sebuah hobi. Sejatinya, ia mengelola pondok pesantren tahfidz al-Qur’an, dengan santri kurang lebih 15 orang.

Setiap hari jam 2 siang hingga menjelang Maghrib, lebih dari 80 anak datang dari berbagai tempat untuk belajar mengaji di sana. Dan pagi harinya, sekitar 30 anak datang untuk sekolah formal (Taman Kanak-kanak).  “Aktifitas setiap hari begitu. Meski lokasi sempit dan tenaga masih terbatas, Alhamdulillah kita bisa mengurus anak-anak TK dan TPA itu,” terangnya.

Di samping kiri rumah tersebut, ada bangunan2 tingkat bercat biru yang dijadikan asrama putri. Di belakangnya ada sebuah masjid, juga terdapat bangunan sekolah TK dan beberapa gazebo dari bambu. Tempat ini memang tidak pernah sepi.

Animo Tinggi

Haji Arif menuturkan, animo masyarakat sangat tinggi sekali terhadap keberadaan TK dan TPA, karena berbeda dengan yang lain. “Di sini, sama sekali tidak diajarkan nyanyi-nyanyian. Kita ganti hafalan surah-surah pendek dalam al-Qur’an dan doa-doa, terutama doa sholat,” tuturnya.

Karena melihat lulusan TK dan TPA dari pondok itu memiliki banyak hafalan surah-surah pendek serta bacaan sholat, membuat warga sekitar ingin menyekolahkan anak-anaknya ke sekolah itu. Bahkan, ada yang jaraknya cukup jauh dari ponpes.

Selain itu, santri pondok itu kerap diikutsertakan dalam lomba-lomba keagamaan dan selalu membawa pulang piala. Bahkan, pemerintah setempat selalu meminta santri untuk mewakili kecamatan atau pun kabupaten dalam lomba-lomba seperti tahfidzul Qur’an, do’a, dan lainnya.

Jika ada tes masuk sekolah tahfidz atau pondok pesantren, lulusan dari pondok ini juga selalu lolos karena mampu menjalani tes dengan baik.

“Besarnya antusisme dari masyarakat membuat kami kuwalahan, sehingga harus membatasi murid yang mau belajar di sini. Karena memang bangunan dan tenaga kami masih terbatas. InsyaAllah ke depan, kami akan membangun beberapa lokal  lagi. Rencana kami juga ingin membebaskan lahan di samping lokasi ini agar lebih luas dan bisa digelar pendidikan formal lebih tinggi seperti SD dan SMP,” jelasnya.

Selain itu, Haji Arif juga bercita-cita mendirikan SMK Otomotif sesuai dengan gelar insinyurnya.

Cikal Bakal Pesantren

Lahan pesantren yang terletak di Salaonro, Kelurahan Ujung, Kecamatan Lilirilau Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan itu awalnya adalah milik keluarga Haji Arif. Sejak awal keluarganya ingin mendirikan pesantren di atas lahan itu, hingga suatu hari ada utusan dari Hidayatullah bersilaturahmi dan menyampaikan keinginan mencari lahan untuk mendirikan pesantren.

Akhirnya lahan sempit di belakang rumah itu dipilih dan diwakafkan. Ketika itu, tahun 2013, yang ditugaskan awal adalah Ustadz Irfan. Lalu, dilanjutkan Ustadz Imron, Ustadz Parman, dan Ustadz Syam, hingga Haji Arif dipercaya mengelola pesantren itu hingga kini.

“Dalam perkembangannya banyak hal yang harus kami lakukan karena semakin hari semakin tinggi animo masyarakat. Kalau hanya punya pendidikan tingkat TK saja tidak cukup,” ungkapnya.

Membina Perawat hingga Notaris

Meski belum begitu lama berdiri, selain program pendidikan, pihak pesantren juga sudah gencar melakukan program dakwah ke masyarakat. Hampir setiap bulan, pengurus rutin mengisi pengajian untuk ibu-ibu dan wali santri.

Setiap pekan sekali selalu mengadakan program Gerakan Dakwah Mengajar dan Belajar al-Qur’an (Grand MBA) di sebuah desa. Biasanya dihadiri puluhan ibu-ibu dan bapak-bapak. Lewat program yang sama, pengurus juga membina beberapa perawat hingga notaris untuk belajar al-Qur’an.

 “Alhamdulillah, program ini bisa diterima masyarakat dengan baik. Kalau pun ada tantangan dalam dakwah itu biasa. Karena, kader Hidayatullah sejak awal sudah ditanamkan bahwa Allah itu tak pernah diam untuk membantu hamba-hambanya yang memperjuangkan agama-Nya,” tuturnya kepada Suara Hidayatullah ketika silaturahim ke pesantren itu beberapa waktu lalu.

Haji Arif berharap, semoga Allah memberikan kekuatan serta keistiqomahan bagi pengurus dan santri Hidayatullah Soppeng agar terus berjuang, sehingga sanggup mengembangkan pesantren lebih baik lagi.

 

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Dai HidayatullahHidayatullahhidayatullah soppengPesantren Hidayatullahpesantren hidayatullah soppeng
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Status Darah Keguguran
Tulisan selanjutnya hilangnya frasa agama Klarifikasi Soal Hilangnya Frasa Agama dalam Peta Jalan Pendidikan, Kemendikbud: Belum Final

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Kisah & Perjalanan

Aksara Jawi yang Masih Bertahan di Brunei Darussalam

21 Desember 2022 09:45
FeatureKisah & Perjalanan

Mendulang Rezeki dari Budi Daya Rumput Laut di Desa Kupang

10 Desember 2022 23:18
Kisah & Perjalanan

Piala Dunia 2022: Qatar Ubah Pertandingan Bola menjadi Keramahan Budaya Arab dan Keindahan Islam

9 Desember 2022 10:25
Kisah & Perjalanan

Turki dan Surga Kucing

4 Desember 2022 23:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?