Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kelompok Anti Muslim Australia Mencaci dan “Memburu” Muslimah di Sydney

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 April 2014 18:15 6:15 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 April 2014 18:15
Bagikan
Pentolan ADL, Ralph Cerminara (kaos kuning), membawa poster "Time to rethinking Migration Policies Stop Islamic Migration (Saatnya berfikir ulang Kebijakan Migrasi. Hentikan Migrasi Islam!)
Bagikan

Hidayatullah.com–Kebencian terhadap kalangan Muslim terjadi di Australia, negeri yang mengaku memelihara sistem politik demokrasi liberal. Kelompok garis keras Australian Defence League (ADL) membuntuti, memfoto, dan mencaci-maki perempuan Muslim di atas kendaraan umum dan di jalan-jalan Kota Sydney, Australia, beberapa pekan terakhir.

Ulah anggota ADL itu membuat polisi dan badan intelijen ASIO meningkatkan kesiagaan dalam mencegah timbulnya bentrokan dengan kelompok garis keras Islam di kota tersebut.

Awal April ini, seorang pentolan ADL Nathan Abela selamat dari penembakan di rumahnya di daerah Greystanes, Sydney. Menurut pengakuannya, ia harus berguling menghindari delapan tembakan dari orang tak dikenal.

Polisi menduga, penembakan ini merupakan aksi balas dendam terhadap ADL, sebuah organisasi yang terang-terangan menyatakan ingin menghapuskan Islam dari Australia.

Berbagai aksi kampanye dilancarkan ADL, dan belakangan ini anggota-anggotanya aktif meneror perempuan Muslim yang mereka temui di jalan-jalan. Caranya, dengan membuntuti, memotret perempuan itu entah untuk apa, serta melancarkan caci-maki.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Selain itu, ADL yang memiliki anggota resmi terdaftar tidak lebih dari 30 orang, juga menyebarkan poster-poster anti Islam di sekitar masjid, serta mengancam akan meledakkan sebuah sekolah Islam.

ADL dibentuk tahun 2009 lalu di tengah kasus kerusuhan yang dipicu kelompok English Defence League di Inggris.

Meski beranggota resmi kurang dari 30 orang, namun halaman Facebook kelompok ini diikuti oleh 12 ribuan follower, sebelum ditutup awal April lalu.

Salah seorang pentolannya bernama Ralph Cerminara, teknisi IT yang lebih tiga tahun memimpin ADL. Cerminara sesumbar, organisasinya mendapat dukungan di kalangan Angkatan Bersenjata Australia. Klaim Cerminara ini tidak dapat dikonfirmasi kebenarannya.

Kepada ABC, Cerminara mengakui tujuan organisasinya adalah “Melarang Islam di Australia” serta “Mempertahankan budaya Australia”. Ia tidak menjelaskan apa yang ia maksudkan sebagai “budaya Australia”.

Cerminara memicu ketegangan dengan komunitas Islam di Sydney, karena ia memerintahkan anggotanya untuk membuntuti perempuan Muslim yang mereka temui di jalan, memotretnya dan mempostingnya di internet.

Sejumlah perempuan Muslim telah menjadi korban dan dilecehkan di Facebook.

Seorang korban kepada ABC mengaku, ia terpaksa mengambil cuti karena panik dan ketakutan atas ulah ADL tersebut.

Cerminara mengatakan, ia tidak akan minta maaf atas apa yang dialami perempuan Muslin tersebut. “Biar saja begitu,” katanya dikutip laman Radio Australia ABC.

antiSyariah
Sebuah aksi kelompok garis keras ADL menolak syariah dan Islam

Pemimpin Islam Australia Ibrahim Abu Mohamed, menyatakan ADL mencoba memecah belah masyarakat.

“Organisasi yang dibentuk atas nama membela Australia, ingin membakar masyarakat Australia,” katanya. “Mereka menyinggung hal paling berharga yang dimiliki manusia, yaitu keimanan”.

Dua bulan lalu, Cerminara meluaskan jaringan ADL dengan menujuk pekerja bangunan bernama Nathan Abela sebagai pemimpin kelompok ini di wilayah Sydney Barat.

Abela segera mendapat perhatian komunitas Muslim di daerah itu lewat postingannya di YouTube yang anti Islam.

Ia juga merekam sekolah Islam di daerah itu dan mempostingnya online.

Dalam video rekamannya itu, Abela menuduh sekolah tersebut menahan kaum perempuan. Bahkan follower Facebook ADL menyatakan, sekolah ini merupakan tempatnya para teroris dan sebaiknya diledakkan saja.

Aksi Abela ini memicu perang secara online dengan kelompok Muslim garis keras di Sydney. Bahkan diduga ini yang kemudian bereskalasi dengan kejadian penembakan di rumah Abela.

Sehari sebelum penembakan itu, seorang warga Muslim Sydney bernama Abu Bakr memposting video di YouTube menyatakan Abela “telah meletakkan dirinya sendiri sebagai target jelas bagi orang Muslim”.

Polisi menyelidiki ancaman yang diterima Abela dan Cerminara, namun juga didesak oleh komunitas Muslim untuk menindaki kelompok ADL.

Wakil kepala Kepolisian NSW Nick Kaldas menjamin penyelidikan menyeluruh akan dilanjutkan atas ADL dan aksinya terhadap perempuan Muslim.

“Kami tidak akan mentolerir dan kami pasti mengambil tindakan,” katanya.

Pekan lalu, Abela telah dikenai tuntutan hukum termasuk pelecehan dan penyerangan, serta menghalang-halangi penyelidikan penembakan di rumahnya.

Pihak Angkatan Laut Australia juga melakukan penyelidikan terpisah atas ADL setelah muncul laporan bahwa sejumlah anggota AL yang bertugas dalam operasi mencegah masuknya kapal pencari suaka, dikabarkan memposting komentar-komentar anti Islam di media sosial.

Namun pihak AL menyatakan sejauh ini tidak menemukan anggotanya yang juga menjadi anggota kelompok ADL.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Banyak Tentara Australia Bunuh Diri Sepulang dari Afganistan
Tulisan selanjutnya Gaya Hidup ‘Bermalasan’ Bisa Sebabkan Gangguan Tulang Belakang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?