Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Menggelontor Racun dari dalam Tubuh

Bambang S
Terakhir diupdate: 2 April 2021 09:54 9:54 am
Bambang S
Dipublikasikan 2 April 2021 09:54
Bagikan
[Ilustrasi] Makanan penuh serat.
Bagikan

Oleh dr Sri Septriyani

Racun yang terlalu banyak di dalam tubuh bisa menyebabkan penyakit

Hidayatullah.com–Bagaimana kondisi badan kita saat bangun pada pagi hari, merasa segar dan sehat hingga siap beraktivitas sepanjang hari? Atau merasa amat sangat letih seperti mengangkat beban yang sangat berat? Jika jawabannya ya, bisa jadi tubuh kita saat ini mengandung banyak toksin.

Toksin atau racun  masuk ke dalam tubuh bisa dari mana saja. Zat asing yang bisa menjadi bagian dari sel dan jaringan tubuh ini perlu dikeluarkan karena dapat menyebabkan penyakit. Toksin bisa berasal dari dalam yang dihasilkan dari proses pencernaan makanan. Bisa juga dari luar yang berasal dari lingkungan, udara, air, atau makanan.

Dari sebuah studi yang dilakukan oleh Mount Sinai school of Medicine terhadap sembilan orang sukarelawan  yang diperiksa urin dan darahnya, ditemukan 167 zat kimia berbeda dengan rata-rata setiap orang mengandung 91 jenis toksin yang berasal dari industri. Di mana toksin yang ditemukan dapat menyebabkan kanker, berbahaya untuk otak dan cacat bawaan.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Menurut Mark Hyman, M.D, seorang pakar gizi, “Ketika tubuh kita penuh racun, setiap sistem di dalam tubuh akan terpengaruh. Dari kepala hingga kaki, keracunan akan membuat kita sakit.”

Allah SWT telah memberikan kemampuan pada tubuh untuk melakukan pembersihan terhadap benda asing, baik kuman maupun racun yang masuk ke dalam tubuh melalui sistem imun yang diberikan. Dan sel-sel tubuh diberi kemampuan untuk memperbaharui diri sendiri ketika rusak. Hanya ketika racun yang masuk sudah terlalu banyak, tubuh tidak mampu lagi untuk mengatasinya. Maka cara yang bisa digunakan adalah dengan melakukan detoksifikasi.

Detoksifikasi adalah suatu proses di mana racun berbahaya dibuang dari tubuh atau dinetralisir. Awalnya, proses ini biasa dilakukan bagi yang mengalami kecanduan obat atau alkohol. Tetapi seiring dengan waktu, melihat kondisi lingkungan saat ini, pola makan dan gaya hidup yang berbeda dengan berpuluh tahun yang lalu, polusi asap di mana-mana, membuat detoksifikasi menjadi suatu keharusan jika kita ingin tetap sehat.

Bagaimana kita tahu bahwa tubuh penuh racun dan perlu dibersihkan? Lihatlah sinyal atau gejala yang diberikan tubuh. Di antaranya; konstipasi /sembelit, sakit kepala yang terus menerus, nyeri otot, kelelahan kronis, alergi, berat badan yang tidak mau turun, dan jerawat atau eksem

Pada pemeriksaan iris mata akan terlihat lingkaran hitam di bagian terluar iris dan garisan-garisan di iris seperti jari-jari roda yang menunjukkan bahwa tubuh mengalami keracunan. Ketika tubuh sudah memberikan sinyal, itu berarti kita harus melakukan detoksifikasi.

Tubuh dapat melakukan pembersihan dirinya melalui organ-organ yang telah diciptakan Allah untuk manusia. Organ yang sering terlibat dalam proses detoksifikasi adalah paru-paru, ginjal, kulit, hati dan usus. Tubuh akan menghilangkan toksin baik secara langsung menetralkannya atau dengan membuangnya melalui urin atau feses dan sebagian kecil melalui paru-paru dan kulit. Selama toksin yang masuk tidak terlalu tinggi, proses detoksifikasi tubuh berjalan dengan baik.

Organ penting yang menjadi target dalam proses pembersihan racun yang efektif adalah hati dan usus.

  1. Hati merupakan organ kompleks yang memiliki peranan penting dalam sebagian besar proses metabolik terutama detoksifikasi. Hati terus menerus dibombardir oleh zat toksik yang dihasilkan secara internal atau eksternal, baik  dari makanan, air minum, udara, serta komponen berbagai herbisida dan pestisida.
  2. Usus termasuk organ yang perlu dibersihkan. Proses pencernaan makanan dimulai dari mulut dan berakhir di usus besar. Saat kita makan, kelenjar yang ada di mulut, lambung, dan empedu akan mengeluarkan enzim untuk membantu kerja sistem pencernaan dalam mengolah makanan. Kerja enzim akan sangat terbantu jika makanan yang masih berada dalam mulut dikunyah sebanyak 33 kali atau lebih. Pada orang yang sehat, dengan kolon yang bersih dan sehat, pembuangan sisa makanan akan berlangsung 2 kali dalam sehari.

Ada berbagai program detoksifikasi yang sering dilakukan. Beberapa ada yang mengkhususkan pada organ seperti hati, ginjal, paru-paru, usus, atau menggabungkan beberapa metode dalam programnya. Program pembersihan ini dapat dilakukan selama seminggu atau secara rutin dalam program harian. Program yang bisa dilakukan :

  1. Sauna. Cara ini untuk membuang racun melalui kulit. Lakukan selama 10 – 15 menit. Di berbagai daerah di Indonesia dikenal berbagai cara sauna untuk mengeluarkan keringat. Selain air, mereka menambahkan berbagai rempah dan herba untuk menambah efek terapi. Hanya, sauna tidak diperbolehkan bagi wanita hamil dan mereka yang mempunyai gangguan pernapasan berat. Setelah melakukan sauna, dianjurkan untuk minum air putih yang banyak.
  2. Puasa. Merupakan program detoksifikasi tertua yang pernah dilakukan manusia. Hippocrates, bapak kedokteran modern, merekomendasikan puasa untuk meningkatkan kesehatan. Bagi kaum Muslimin puasa bukanlah hal yang asing, selain bertujuan ibadah juga bermanfaat untuk kesehatan.

 

  1. Pembersihan usus. Cara terbaik untuk melakukan detoksifikasi usus adalah dengan makan makanan yang mengandung serat tinggi baik sayur atau buah, diutamakan yang mentah dan organik. Dengan makanan cukup serat, pengeluaran sisa makanan akan lancar hingga tidak ada yang bertumpuk di dalam usus dan menyebabkan keracunan. Anjuran lain dari para ahli agar mengkonsumsi buah dan sayur berwarna sebanyak lima porsi atau lebih sebagai bagian dari pola hidup sehat. Hal ini karena di tiap warna dari sayur dan buah terdapat kandungan senyawa fitokimia yang  dapat melindungi kita dari berbagai penyakit dan penuaan dini.

 

Ada berbagai cara melakukan detoksifikasi melalui usus:

  1. Colon cleansingdikombinasi dengan food combining.

2.  Menurut Dr. Mehmet Oz, cara yang dilakukan adalah selama 3 hari. Pagi hari minum teh hijau dengan madu              dan air lemon, sarapan pagi hanya dengan jus buah, diselingi dengan minum probiotik, makan siang dengan              jus sayuran diselingi dengan suplemen omega 3, makan malam dengan jus buah.

3. Hijamah atau Bekam. Menurut Ibnul Qoyyim Al Jauziyyah, hijamah adalah proses pengeluaran darah dari                     permukaan kulit. Bekam merupakan salah satu terapi detoksifikasi karena dengan mengeluarkan darah yang               ada di bawah kulit berarti racun yang terkumpul di bagian kulit akan ikut keluar bersama darah.

Selanjutnya, selama menjalani proses ini dianjurkan untuk minum air putih 8-10 gelas perhari, olah raga teratur, dan konsumsi makanan kaya serat.

Mahabenar Allah yang berfirman: “…Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan.” (Al-A’raf [7]:31) Di lain ayat, Allah SWT juga menganjurkan kita untuk konsumsi makanan yang halal. Ini isyarat bahwa kita harus memilih makanan yang halal dan baik. Makan pun tidak boleh berlebih-lebihan untuk menghindari dari berbagai penyakit, sebab sebagian besar penyakit berasal dari perut.*

*Pengajar Thibun Nabawi

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:racun dalam tubuhsehat cara thibun nabawithibun nabawi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hamas serangan roket Hamas: Rakyat Palestina Punya Hak Suci Kembali ke Tanah Airnya yang Dicuri
Tulisan selanjutnya Polisi: Pelaku Penembakan di Mabes Polri Mengunakan Airsoft Gun

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?