Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ribuan Orang Zimbabwe Terancam Tak Punya Negara

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 April 2021 09:32 9:32 am
Ama Farah
Dipublikasikan 19 April 2021 09:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Ribuan orang Zimbabwe kesulitan mengakses pendidikan, layanan kesehatan dan perumahan karena mereka dikategorikan tidak memiliki negara, kata Amnesty International.

Dilansir BBC Sabtu (17/4/2021), dalam laporan berjudul We Are Like “Stray Animals”  Amnesty memaparkan bagaimana undang-undang kewarganegaraan Zimbabwe memyebabkan generasi pekerja migran dan keluarganya dimarjinalkan di satu-satunya negara yang merupakan kampung halaman mereka.

Para penyintas pembantaian Gukurahundi di tahun 1980-an – salah satu momen paling berdarah selama pemerintahan Presiden Robert Migabe – juga tidak diakui kewarganegaraannya. Hal itu disebabkan mereka tidak dapat menunjukkan akta kematian kerabatnya, yang menjadi syarat untuk membuktikan bahwa mereka adalah berkewarganegaraan Zimbabwe.

Para orangtua tidak bisa memperoleh akta kelahiran untuk anaknya apabila tidak dapat menunjukkan aktanya sendiri.

“Tanpa dokumen identitas yang diperlukan, banyak anak tak berkewarganegaraan tidak dapat mengenyam pendidikan. Mereka yang masuk sekolah kerap didepak, atau dilarang mengikuti ujian akhir,” kata Amnesty.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Amnesty International memyeru pemerintah Zimbabwe agar mendaftarkan dan memulihkan status kewarganegaraan semua orang yang berhak mendapatkannya sebagaimana dijamin konstitusi, termasuk mereka yang dilahirkan atau dibesarkan di Zimbabwe oleh orangtua asing.

Sekitar 300.000 orang Zimbabwe saat ini berisiko tidak memiliki kewarganegaraan, menurut United Nations High Commissioner for Refugees.

Oleh karena tidak ada data resmi artinya jumlah pastinya tidak diketahui.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Zimbabwe
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Duta besar UEA Israel Ucapkan “Selamat Hari Kemerdekaan” Kepada Zionis, UEA Picu Kemarahan Dunia Arab
Tulisan selanjutnya PBB akan Bentuk Tim Pemantau Gencatan Senjata Libya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?