Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Australia Membatalkan Kesepakatan dengan China terkait ‘Inisiatif Satu Sabuk, Satu Jalan’

Ahmad
Terakhir diupdate: 22 April 2021 23:42 11:42 pm
Ahmad
Dipublikasikan 22 April 2021 23:42
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Australia mengatakan keputusan membatalkan dua kesepakatan antara negara bagian Victoria dan China tentang Inisiatif Satu Sabuk, Satu Jalan (Belt and Road Initiative) bertujuan memastikan konsistensi dalam hubungan luar negeri, bukan ditujukan untuk negara mana pun, kutip Antara.

Kedutaan Besar China sebelumnya mengkritik langkah Menteri Luar Negeri Marise Payne untuk memveto dua perjanjian kerangka kerja yang ditandatangani oleh negara bagian Victoria sebagai langkah “provokatif” dan mengatakan hal itu akan semakin merusak hubungan China dengan Australia.

Pada Kamis, Payne melalui siaran radio mengatakan bahwa dia telah menerima seribu pemberitahuan dari negara bagian tentang kesepakatan yang mereka miliki dengan beberapa pemerintah asing, di bawah proses baru yang memberinya hak veto atas pengaturan kesepakatan tersebut.

“Skema ini sangat difokuskan pada kepentingan nasional Australia. Ini tentang memastikan konsistensi hubungan luar negeri kami di seluruh Australia dan pasti tidak ditujukan pada satu negara,” katanya kepada program AM radio ABC.

Beijing telah diberitahu tentang keputusan tersebut sebelum diumumkan pada Rabu malam (21/4/2021). Dia menambahkan Australia berkomitmen untuk terlibat dengan China, dan “meminta semua pemerintah di seluruh dunia untuk menghormati otoritas pengambilan keputusan pemerintah kami”.

Baca Juga

Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah

Pemerintah koalisi konservatif Australia telah menolak untuk menyetujui nota kesepahaman (MoU) tingkat negara dengan China terkait Inisiatif Satu Sabuk Satu Jalan. Namun, pemimpin negara bagian Victoria Dan Andrews menandatangani sebuah perjanjian untuk mempromosikan inisiatif pembangunan infrastruktur pada 2018 dan 2019 dengan mengatakan bahwa kesepakatan itu akan membawa investasi China ke negara bagiannya.

Kedutaan Besar China mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pembatalan itu adalah “langkah tidak masuk akal dan provokatif lainnya yang diambil oleh pihak Australia terhadap China”. Hubungan diplomatik antara Australia dan China memburuk sejak Canberra menyerukan penyelidikan internasional tentang asal-usul virus corona, yang mendorong pembalasan dalam hubungan perdagangan dari Beijing.

Pada Rabu (21/4/2021), seorang pejabat senior kedutaan besar China kembali mengkritik langkah Australia yang secara efektif melarang perusahaan telekomunikasi China Huawei beroperasi pada jaringan 5G di negara itu pada 2018. Pejabat senior China itu mengatakan Australia merupakan negara pertama yang melakukan larangan tersebut dan Canberra “bahkan membujuk negara lain untuk mengikutinya”.

Payne mengunjungi Selandia Baru, di mana dia akan bertemu dengan rekannya Menlu Nanaia Mahuta. Mahuta pada Senin (19/4/2021) mengatakan Selandia Baru tidak mendukung aliansi keamanan intelijen Five Eyes – yang juga mencakup Australia, Inggris, Kanada dan Amerika Serikat – saat berbicara tentang masalah hak asasi manusia.

Komentar Mahuta tersebut secara luas ditafsirkan sebagai sesuatu yang merujuk pada pernyataan bersama Five Eyes yang mengkritik China. “Australia akan terus menekankan sifat vital Five Eyes dalam keamanan dan intelijen,” kata Payne pada Kamis.

Five Eyes adalah aliansi intelijen yang terdiri atas Australia, Kanada, Selandia Baru, Inggris Raya, dan Amerika Serikat. Negara-negara tersebut adalah pihak dalam perjanjian multilateral UKUSA, yakni suatu perjanjian untuk kerja sama dalam intelijen sinyal.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AustraliaBelt and Road InitiativechinaInisiatif Satu SabukSatu Jalan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Para Muslimah Penjaga Keamanan Haji dan Umrah
Tulisan selanjutnya Mantan Jubir Gus Dur Meminta Menteri BUMN Singkirkan Pejabat Islamofobia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

20 Februari 2026 07:00
BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?