Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Erdogan Mengintensifkan Diplomasi untuk Hentikan Agresi ‘Israel’

Ahmad
Terakhir diupdate: 15 Mei 2021 13:19 1:19 pm
Ahmad
Dipublikasikan 15 Mei 2021 13:19
Bagikan
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengintensifkan diplomasi untuk mengakhiri serangan ‘Israel’ terhadap Gaza yang telah menyebabkan sedikitnya 124 warga Palestina gugur, termasuk 31 anak-anak dan 20 wanita. Saat Turki melanjutkan upayanya untuk menggalang dukungan dari semua lembaga, terutama Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk mendukung Palestina.

Presiden Erdogan berbicara melalui telepon dengan para pemimpin hampir 20 negara, termasuk Indonesia, Malaysia, Qatar, Arab Saudi, Palestina, Rusia, Pakistan, Kuwait dan Aljazair. Erdogan mendesak para pemimpin untuk mengambil sikap bersatu melawan serangan ‘Israel’ dan serangan terhadap warga Palestina di Gaza, Masjid al-Aqsha dan Yerusalem (Baitul Maqdis).

Dia pertama kali menghubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan pemimpin Hamas Ismael Haniyah. Dalam diplomasi yang dilakukan sejak 8 Mei, Erdogan telah membahas masalah agresi ‘Israel’ terhadap Palestina dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, dan Raja Yordania Abdullah II.

Dia juga berbicara dengan Emir Kuwait Sheikh Nawaf Al-Ahmed Al-Jaber Al-Sabah, Raja Malaysia Al-Sultan Abdullah, Presiden Indonesia Joko Widodo, Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune, Presiden Uzbekistan Shavkat Mirziyoev, Perdana Menteri Pakistan Imran Khan. Presiden Turki melanjutkan lalu lintas diplomasinya dengan Presiden Republik Turki Siprus Utara Ersin Tatar, Presiden Kyrgyzstan Sadyr Japarov, Presiden Afghanistan Ashraf Ghani, Perdana Menteri Irak Mustafa Al-Kadhimi, Presiden Nigeria Muhammadu Buhari, Perdana Menteri Libya Abdul Hamid Dbeibeh, Sultan Oman Haitham bin Thariq dan mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad.

Menggambarkan serangan ‘Israel’ sebagai “terorisme”, Erdogan mengutuk kekejaman negara penjajah itu terhadap Muslim di Palestina. Erdogan menegaskan kembali dukungan Turki untuk perjuangan Palestina dan kesucian kota Yerusalem.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dia menekankan Dewan Keamanan PBB perlu campur tangan sebelum krisis meningkat lebih lanjut dan upaya untuk mengirim pasukan penjaga perdamaian internasional di wilayah tersebut. Selain itu, Direktorat Urusan Agama Turki menggelar pertemuan darurat soal Yerusalem atas arahan Erdogan.

Serangan ‘Israel’ yang sedang berlangsung di Gaza menewaskan 124 warga Palestina sejauh ini, termasuk 31 anak-anak dan setidaknya 20 wanita, menurut pejabat kesehatan Palestina. Lebih dari 900 lainnya terluka, selain kerusakan berat pada bangunan permukiman di seluruh daerah Gaza. Selain itu, ‘Israel’ menahan ratusan warga Palestina dalam beberapa hari terakhir.

Ketegangan memuncak di daerah Syeikh Jarrah di Yerusalem Timur yang diduduki selama sebulan terakhir ketika pemukim ‘Israel’ menyerbu mengikuti perintah pengadilan untuk penggusuran keluarga Palestina di daerah itu. Baru-baru ini, ketegangan semakin meningkat, bergerak dari Yerusalem Timur ke Gaza setelah kelompok perlawanan Palestina di sana bersumpah untuk membalas serangan ‘Israel’ di Masjid al-Aqsha dan Syeikh Jarrah jika mereka tidak dihentikan.

‘Israel’ menduduki Yerusalem Timur selama perang Arab-’Israel’ tahun 1967 dan mencaplok seluruh kota pada tahun 1980 – sebuah tindakan yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelJalur GazaRecep Tayyip ErdoganSerangan Masjid al-AqshaTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menlu Retno Akan Hadiri Pertemuan OKI, Bahas Agresi ‘Israel’ terhadap Palestina
Tulisan selanjutnya Pesan Mohammad Natsir: Palestina Bukan Soal Tanah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Berita
3 September 2026 13:38
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?