Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pasca 11 September Muslim Amerika Dituntut Jelaskan Islam yang Sebenarnya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 30 April 2014 12:35 12:35 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 April 2014 12:35
Bagikan
Komunitas Muslim memprotes perlakukan kasar yang dilakukan polisi New York dalam kegiatan pengintaiannya.
Bagikan

Hidayatullah.com—Ada 6-7 juta penduduk Muslim di Amerika dan jumlah tersebut tumbuh dengan cepat melalui imigrasi, konversi, dan kelahiran dari generasi baru.

Demikian data yang disampaikan oleh Jaye Starr dalam kuliah umum bertajuk, “Islam and Muslims in America” yang diselenggarakan oleh American Institute for Indonesian Studies (AIFIS) bekerjasama dengan Program Internasional Universitas Islam Indonesia (UII), pada hari Selasa, (29/04/2014) di Kampus UII Yogyakarta.

Menurut Jaye Starr, komposisi demografis penduduk Muslim tersebut berasal dari Asia Selatan sebanyak 33%, Afrika Amerika 30%, Arab 25%, Eropa 2%, Asia Tenggara 2% dan lainnya sebesar 5%.

Sedangkan kota-Kota yang terdapat banyak penduduk Muslim adalah Boston, New York, Philadelphia, DC, San Francisco/Berkley, Minneapolis, Chicago, dan Detroit.

Runtuhnya Gedung WTC, 11 September 2011 juga berdampak bagi kaum Muslim di Amerika. Bila sebelum peristiwa tersebut kaum Muslim cenderung eksklusif (tertutup), maka setelah peristiwa itu kaum Muslim dituntut untuk menjadi warga inklusif (terbuka).

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Selain untuk berbaur hidup dengan pemeluk agama lain, kaum Muslim akhirnya dituntut untuk mengenalkan potret Islam yang sesungguhnya yang selama ini dianggap sebagai sumber lahirnya kekerasan. Menjadi warga yang inklusif juga dimaksudkan untuk mengurangi Islamophobia (ketakutan pada Islam) yang berkembang di negeri Paman Sam tersebut.

Keberadaan organisasi kaum Muslim yang berkembang di Amerika juga ikut mendorong terwujudnya dialog antar kaum Muslim dan penganut agama lain.

Organisasitersebut, diantaranya adalah Muslim Student Association (MSA), Islamic Society of North America (ISNA), dan Islamic Circle of North America (ICNA).

Jaye Starr menegaskan perkembangan yang baik ini membutuhkan partisipasi kaum Muslim Amerika yang lebih tinggi untuk dapat terlibat dalam kehidupan sosial, politik dan bidang lainnya.

Jaye Starr adalah seorang Muslimah dari Amerika yang sedang belajar S2 program Islamic Studies & Christian-Muslim Relations di Hartford Seminary, USA. Ia adalah seorang muallaf yang telah memeluk agama Islam selama 5 tahun.*/kiriman M Chozin Amirullah, Communication and Networking AIFIS

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Islam di AmerikaMuslim Amerika
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Divonis Mati, Tokoh Al-Ikhwan Minya Siap Jadi Martir
Tulisan selanjutnya KPAI Desak Aparat Tangkap Pemerkosa Siswi Tsanawiyah di Padang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad

Berita
5 September 2026 16:18
Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha
Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Delapan Negara Muslim Kompak Kecam Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Terbaru

  • Trump Diam soal Sanksi Inggris terhadap Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Dilaporkan Rusak Sejumlah Jet Tempur AS
  • Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia
  • Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
  • Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
  • ‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
  • Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
  • Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
  • 11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?