Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Masjid Dirusak dan Dijarah pasca Relokasi Muslim Bangui

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 1 Mei 2014 07:38 7:38 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 Mei 2014 07:37
Bagikan
Massa merusak masjid dan menjarah isinya
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah masjid ini dinodai dan di rusak di Kota Bangui, Ibu Kota Republik Afrika Tengah (CAR), dalam waktu singkat setelah skitar 1300 warga Muslim meninggalkan wilayah itu untuk direlokasi menuju Sido dan Kabo,  bagian barat laut Kota Ouham, wilayah yang mendapat perlindungan pasukan perdamaian.

Ini adalah drama final pertukaran antara 1.300 Muslim yang sedang berlindung di sisi utara Republik Afrika Tengah Ibu Kota Bangui dari warga Kristen yang kini tengah berbalik melawan mereka.

Sesaat mereka diungsikan, massa berada di jalan-jalan, mengambil apa yang mereka dapat dan memastikan kaum Muslim tidak pernah kembali lagi.

“Allahu Akbar!” Teriak Raphaela Nado seolah mengejek, saat ia berjalan melewati lingkungan masjid, di mana pintu dan jendelanya telah hancur oleh para penjarah.

Sebagaian mereka memegang pisau dibalut pakaian warna-warni. Dua orang sibuk mengangkut mimbar, jenis mimbar yang digunakan oleh seorang imam (yang biasa digunakan khutbah).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Beberapa saat setelah konvoi itu berangkat hari Ahad (27/04/2014), massa Kristen berdatangan dan membongkar rumah-rumah dan sebuah masjid di daerah PK12 Bangui, yang sebelumnya telah menjadi basis Muslim di bagian selatan yang mayoritas Kristen itu.

Bahkan, penjaga perdamaian bersenjata dari Kongo hanya berdiri memperhatikannya, tetapi tidak berusaha menghentikan penjarahan, demikian dikutip Voice of America (VoA).

Evakuasi dari PK12 Bangui minggu lalu oleh lembaga bantuan, adalah simboli dari apa yang kini sedang terjadi di Republik Afrika Tengah (CAR) di mana, sejak bulan Januari, umat Muslim menjadi target milisi Kristen.

Kota Bangui seolah menjadi arena “pembersihan etinis Muslim”, di mana ribuan orang terpaksa meninggalkan rumah mereka untuk mencari tempat-tempat lebih aman menuju ke tetangga tetangga seperti Chad atau Kamerun.

“Kami memiliki seluruh generasi laki-laki muda Muslim yang telah kehilangan segalanya dan sangat marah,” kata Peter Bouckaert dari Human Rights Watch (HRW). ” Ini tak akan menjadi putaran terakhir pertempuran,” ujarnya dikutip The Christian Science Monitor.

Pemindahan warga Muslim yang berlindung dari serangan milisi Kristen Anti Balaka yang terjadi selama berbulan-bulan di pemukiman PK12
Pemindahan warga Muslim yang berlindung dari serangan milisi Kristen Anti Balaka yang terjadi selama berbulan-bulan di pemukiman PK12

Seperti diketahui, pasukan penjaga perdamaian bersenjata berat telah mengawal kelompok terakhir kaum Muslim keluar dari Ibu Kota Republik Afrika Tengah, Bangui, menggunakan truk yang selama beberapa bulan ini telah terperangkap oleh massa Kristen dan milisi Anti Balaka yang dikenal beringas.

Relokasi warga Muslim Menggunakan beberapa truk diiringi konvoi kendaraan pasukan penjaga perdamaian Prancis, Badan Pengungsi PBB (UNHCR) dan Organisasi Internasional untuk Migrasi.

Wakil kepala UNHCR di CAR, Tammi Sharpe mengatakan bahwa evakuasi itu adalah upaya penyelamatan nyawa mengingat pengungsi Muslim menjadi target serangan secara konstan di Bangui utara PK 12. Sebelumnya,  konvoi sempat dilempari batu dan dilempar granat. 

Masjid dan rumah hancur

Berdasarkan catatan, sebelum bulan April 2014, dari 36 masjid yang berdiri di Kota Bangui setidaknya hanya tersisa 10 masjid. Para penyerang menjarah rumah beserta isinya, merusak masjid dan mengambil isinya.

“Sekarang jumlahnya kurang dari sepuluh,” ujar Imam Oumar Kobine Layama, seorang pemimpin komunitas Muslim di CAR, kepada Anadolu Agency pada bulan Februari lalu.

“Mereka menjarah seng masjid, kusen dan jendela,” Sherif Wadi, seorang saksi mata Muslim menggambarkan serangan sebagaimana laporan Amnesty Internasional.

Milisi Anti Balaka sedang menghancurkan sebuah masjid di Kota Bangui
Milisi Anti Balaka sedang menghancurkan sebuah masjid di Kota Bangui

Menurut Imam Layama, setidaknya 67 masjid telah dihancurkan di seluruh negara yang dilanda perselisihan ini.

Laporan PBB mengungkapkan, milisi Kristen anti-Balaka sweeping dari pintu ke pintu, menggerebek setiap rumah Muslim, membunuh anak-anak dan perempuan, menjarah dan merusak properti. Entahlah, hingga berita ini ditulis apakah masih tersisa tempat ibadah umat Islam di wilayah itu.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:masjid
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Media Mesir sebut Vonis soal Ikhwan “Festival Eksekusi”
Tulisan selanjutnya Gaji Rp 2 Juta, Umrah Berkali-kali

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?