Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dua Pria Amerika Mengaku Bantu Bos Nissan Carlos Ghosn Kabur dari Jepang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Juni 2021 09:12 9:12 am
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Juni 2021 09:12
Bagikan
Carlos Ghosn.
Bagikan

Hidayatullah.com—Dua pria warga Amerika Serikat yang didakwa membantu bekas bos Nissan Carlos Ghosn kabur dari Jepang saat menghadapi penyelidikan kasus finansial di pengadilan mengaku ambil bagian membantu Goshn keluar dari negeri sakura.

Pernyataan yang dibuat oleh Michael Taylor dan putranya, Peter, dalam persidangan perdana pengafilan mereka di Tokyo mengisyaratkan bahwa keduanya tidak berencana untuk menampik dakwaan membantu seorang oelaku kriminal, yang ancaman hukumannya penjara maksimal tiga tahun.

Keiji Isaji, salah satu pengacara Taylors, mengatakan kepada Associated Press usai persidangan bahwa dia berharap persidangan berlangsung efisien. Dia mengatakan bahwa kliennya ingin menuntaskan persidangan dengan cepat. 

Dia menolak mengkonfirmasi tim hukumnya berharap klien mereka akan dijatuhi hukuman percobaan apabila divonis bersalah. Dia juga mengatakan bahwa keputusannya berada fi tangan hakim.

Dilansir Associated Press Senin (14/6/2021), Bapak dan anaknya itu muncul dengan sikap tenang ketika dibawa masuk ke ruang persidangan dengan tangan diborgol dan tali terikat di pinggang mereka.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Keduanya tidak banyak berbicara dan hanya menjawab pertanya hakim yang dipahami lewat suara penerjemah di headphone yang mereka gunakan.

Jaksa membacakan dakwaan, menuding Michael Taylor, seorang bekas anggota Green Beret, dan Peter Taylor mengatur persembunyian Ghosn di dalam sebuah tempat peralatan musik. Tas peralatan musik itu kemudian dimasukkan ke sebuah pesawat pribadi yang menerbangkankannya ke kota Osaka kemudian menuju Libanon lewat Turki pada Desember 2019.

Ryozo Kitajima, salah satu anggota tim jaksa, mengatakan Peter Taylor bertemu Ghosn di sebuah hotel beberapa kali pada tahun 2019 dan memperkenalkan Ghosn kepada ayahnya. Jaksa itu mengatakan Peter Taylor menerima $562.500 dalam dua tranfer untuk pembayaran sewa jet pribadi dan biaya-biaya lain.

Peter Taylor mengatur Ghosn untuk bergantibpakaian di sebuah hotel di Tokyo. Ayajnya dan seorang pria lain,  George-Antoine Zayek, kemudian menemani Ghosn ke bandara Osaka, kata Kitajima. Zayek belum ditangkap.

Jakaa mengatakan bitcoins bernilai $500.000 ditransfer dari akun putra Ghosn, Anthony, ke Peter Taylor pada tahun 2020, ditujukan untuk membayar biaya hukum Peter Taylor dan ayahnya.

Jaksa mengatakan Peter Taylor dan ayahnya saat dalam tahanan mengaku menyesali perbuatannya dan keduanya mengira bahwa membantu orang yang berstatus tahanan luar bukanlah perbuatan ilegal di Jepang.

Mereka mengatakan bahwa istri Ghosn, Carole, bilang suaminya itu disiksa. Mengutip kedua Taylor itu jaksa mengatakan bahwa mereka tidak disiksa dan diperlakukan secara baik dan profesional.

Persidangan selanjutnya akan digelar pada 29 Juni dengan agenda pertanyaan dari pihak jaksa.

Michael dan Peter Taylor ditangkap di   Massachusetts tahun lalu dan diekstradisi ke Jepang pada bulan Maret 2021.  

Ghosn – pemilik tiga kewarganegaraan Prancis, Libanon dan Brazil – saat ini berada di Libanon, negara yang tidak memiliki perjanjian ekstradisi dengan Jepang. Pihak berwenang mengatakan Ghosn membayar Michael dan Peter Taylor setidaknya $1,3 juta (£920.000).

Ghosn memimpin Nissan Motor Co selama dua dekade dan menyelamatkannya dari kebangkrutan sebelum ditangkap pada 2018. Dia dituduh tidak melaporkan pendapatan di luar gajinya di Nissan dan menggunakan uang perusahaan untuk keperluan pribadi. Ghosn senantiasa mengatakan dirinya tidak bersalah dan dia sengaja kabur dari Jepang karena meyakini tidak akan mendapatkan proses hukum yang adik di sana. Patut diketahui, dakwaan kriminal di Jepang lebih dari 99% divonis bersalah.

Tidak ada warga Jepang eksekutif Nissan yang diproses hukum dalam kaitannya dengan kasus kejahatan finansial yang dituduhkan kepada Ghosn.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Carlos GhosnNissan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pawai Bendera Israel Hamas Akan Kembali Menyerang ‘Israel’ Jika Pawai Hari Bendera yang Kontroversial Tetap Diadakan
Tulisan selanjutnya Sejumlah Wilayah di AS Terancam Gelombang Panas, Kekeringan dan Karhutla

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?