Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Sejarah

Amanat Sejarah Umat Islam Indonesia (3): Menumbuhkan Pergerakan Nasional untuk Negara Merdeka

Akbar Muzakki
Terakhir diupdate: 15 Juni 2021 14:15 2:15 pm
Akbar Muzakki
Dipublikasikan 15 Juni 2021 17:00
Bagikan
Sejarah Islam indonesia
Bagikan

Hidayatullah.com | Perjalanan jejak sejarah umat Islam sebagai amanat adalah dengan menumbuhkan pergerakan-pergerakan nasional agar Nusantara menjadi Negara yang merdeka. Negara yang bisa duduk dan dan berdiri sama tinggi dengan para penguasa dunia.

Nah, perjalanan perjuangan politik Indonesia untuk mewujudkan Negara yang merdeka dimulai di dengan berkumpulnya para ulama dan pemimpin Islam untuk membuat sebuah konsep Negara, dasar Negara dan sistem kenegaraan.

Perumusan itu dimulai dari mendeklair rumusan dasar Negara yang dial dengan perumusan di Badan Persiapan Usaha Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Rumusan konsep dasar negera dan pernyataan kemerdekaan hingga sistem kenegaraan diwujudkan dan diputusan dalam sidah akhir BPUPKI dengan pernyataan Piagam Jakarta 22 Juni 1945. Dan bangsa ini mengenalnya di kemudian hari hingga kini dengan sebutan Mukaddimah UUD Negara Indonesia.

Dan di saat waktu yang telah diputuskan, 18 Agustus 1945, konsep dan tata Negara itu diwujudkan. Meskipun dalam konsep tersebut telah menghilangkan kata ‘…dengan kewajiban menjalankan syari’at Islam bagi pemeluknya, menjadi sebuah penyataan tegas Ketuhanan Yang Maha Esa.” Meski hal ini bermakna tauhid oleh para penggagasnya.

Tak hanya itu, seluruh potensi lascar-laskar yang terbentu di pesntren-pesantren, masjid, masjid pun yang telah ikut bertempur dan mempertahankan negeri ini. Para penggagas dari kalangan ulama itu pun dengan sukarela meletakkan senjata dan melebur ke bentuk Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Baca Juga

H.O.S. Tjokroaminoto dan Pembelaan terhadap Palestina
Kongres Al-Islam di Indonesia Era Kolonial dan Kepedulian terhadap Palestina
Membungkam Suara Kritis: Kriminalisasi Ulama Masyumi di Orde Lama
KH. Ahmad Dahlan dan Peran sebagai Jembatan Ukhuwah Islamiyah
R.A Kartini: Latarbelakang Kehidupan dan Alam Pikirannya

Upaya umat Islam tidak berhenti sampai disini. Ketika bangsa ini dinyatakan oleh sekutu dalam perang dunia kedua. Indonesia telah ‘lenyap’. Justru di pedalaman hutan Sumatera menyatakan bahwa pemerintah Indonesia masih ada. Dan pernyataan Sjafruddin Prawiranegara itu menegaskan dengan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) yang akhirnya menembus dinding hingga ke Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). Semua ini dijalani umat Islam, jangan sampai Indonesia lenyap dan dianggap bangsa yang tak merdeka.

Bahkan komunis yang merong-rong negeri ini dengan berusaha mengkudetanya pun umat Islam sebagai perisai dan berdiri paling depan untuk melawan dan menaklukannya.

Sekali lagi negeri ini, kalaulah bisa dikatakan jejak ‘digital’ tidak akan bisa lepas dari pergerakan nasional dan perjuangan umat Islam. Dan saatnya – sekarang ini, umat Islam untuk mengukir sejarah masa depannya. Karena Indonesia membutuhkan umat Islam.*

Redaktur: Akbar Muzakki
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:merdekaPergerakan Nasionalsejarah Islam di Indonesiaumat Islam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Syiah dalam Pandangan Pendiri NU
Tulisan selanjutnya Kapolri Minta Kampung Tangguh Narkoba Diciptakan di Seluruh Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Sejarah

Salam al-Turjuman dan Ekspedisi Pencarian Tembok Ya’juj dan Ma’juj

14 April 2026 07:01
Sejarah

Akibat Mengabaikan Ukhuwah Islamiyah dan Bekerjasama dengan Musuh

9 April 2026 14:00
Sejarah

Cermin Sejarah: Respon Indonesia Saat Masjidil Aqsha Dinista Kesuciannya oleh Zionis Israel

6 April 2026 13:22
KajianSejarah

Dukungan Nyata Bangsa dan Tokoh Palestina untuk Kemerdekaan Indonesia

14 Maret 2026 06:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?