Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jaksa ICC Ingin Selidiki Dugaan Kejahatan Kemanusiaan Dalam Pemberantasan Narkoba di Filipina

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Juni 2021 17:22 5:22 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Juni 2021 17:22
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kepala jaksa penuntut International Criminal Court hari Senin (14/6/2021) mengatakan  berupaya mendapatkan otorisasi untuk menyelidiki tindakan brutal petugas dalam pemberantasan narkoba di Filipina yang merenggut nyawa manusia.

Fatou Bensouda mengatakan penyelidikan awal yang dimulai pada Februari 2018 menunjukkan ada dasar yang cukup kuat untuk meyakini bahwa terjadi kejahatan terhadap kemanusiaan dalam pembunuhan-pembunuhan yang terjadi antara 1 Juli 2016 dan 16 Maret 2019, tanggal ketika Filipina menarik diri dari keanggotaan ICC.

Dalam sebuah pernyataan Bensouda mengatakan terduga kejahatan kemanusiaan itu terjadi dalam konteks perang melawan narkoba yang dilaksanakan oleh pemerintah Filipina, lansir Associated Press.

Presiden Rodrigo Duterte pada Maret 2018 mengumumkan bahwa negaranya akan keluar dari ICC. Keputusan itu berlaku efektif setahun kemudian. 

Namun, Bensouda menegaskan bahwa ICC masih memiliki yuridiksi untuk menyelidiki kasus-kasus yang terjadi ketika suatu negara masih menjadi anggota ICC.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Bensouda, yang 9 tahun masa jabatannya sebagai jaksa kepala ICC berakhir pekan ini, mengatakan informasi yang didapat dari penyelidikan awal mengindikasikan bahwa anggota Kepolisian Nasional Filipina, dan lainnya yang bertindak bersama mereka, telah melakukan pembunuhan di luar hukum beberapa ribu hingga puluh ribu warga sipil masa masa tersebut.

Ketika mengumumkan Filipina akan menarik diri dari ICC, Presiden Rodrigo Duterte membela kebijakan keras penanggulangan narkoba yang digaungkannya. Dalam pernyataan setebal 15 halaman dia mengatakan tindakan keras perlu diambil terhadap para pengedar dan gembong narkoba yang puluhan tahun telah merusak masa depan generasi muda.

Hakim-hakim di ICC memiliki 120 hari untuk mempertimbangkan permintaan jaksa tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:filipinaICCnarkobaPresiden Rodrigo Duterte
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jusuf Kalla: Umat Islam Harus Hijrah Ekonomi agar Tidak Pincang
Tulisan selanjutnya Zaitun Rasmin: UUD 1945 Wajibkan Kita Bela Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?