Hidayatullah.com—Barang-barang bermutu rendah dan palsu bernilai jutaan dolar dimasukkan ke Arab Saudi oleh jaringan mafia asal Zionis Israel dan Iran, kata Ketua Dewan Kamar Dagang dan Industri Abdul Rahman Al-Zamil.
“Anda bisa lihat produk-produk semacam itu ada di mana-mana yang kebanyakan didatangkan dari Israel dan Iran dengan bantuan para mafia,” kata Al-Zamil kepada Arab News (2/5/2014).
“Konsumen yang tidak paham akan membeli produk-produk itu hanya untuk kemudian dibuang ke tempat sampah setelah dua atau tiga hari.”
Al-Zamil, seorang pengusaha terkemuka dan mantan wakil menteri perdagangan Saudi, mendesak Kementerian Perdagangan dan Industri melakukan inspeksi atas produk-produk semacam itu yang beredar di pasaran.
Meskipun demikian Al-Zamil mengakui bahwa masalah itu tidak dapat ditanggulangi semata-mata oleh kementerian.
Al-Zamil mengimbau agar warga Saudi dan orang asing yang bermukim di sana membantu mencegah masukknya barang-barang tersebut ke pasar lokal.
“Bisa dikatakan Israel merupakan sumber utama dari barang-barang bermutu rendah itu,” kata Al-Zamil, seraya menambahkan mafia Israel juga menjual produk-produk semacam itu ke Mesir, Yordania dan Suriah.
Kawasan perdagangan bebas Jabal Ali juga digunakan untuk mengekspor kembali barang-barang palsu ke Kerajaan Saudi, kata Al-Zamil.
“Kita bisa menyingkirkan produk-produk semacam itu hanya melalui kegigihan para petugas dari kementerian dan kepedulian masyarakat,” ujarnya.
Dia memperingatkan bahwa perusahaan-perusahaan asing yang kedapatan bermain curang tidak akan bertahan lama di Saudi dan cepat atau lambat akan menerima sanksi hukum.*




