Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

NZ Setuju Terima Repatriasi Wanita Tersangka Anggota ISIS dan Anaknya dari Turki

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Juli 2021 16:34 4:34 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Juli 2021 16:34
Bagikan
Istri dan anak anggota ISIS ditahan di Iraq.
Bagikan

Hidayatullah.com—New Zealand sudah menyetujui seorang wanita tersangka anggota ISIS yang besar di Australia untuk direpatriasi dari Turki bersama dua anaknya yang masih kecil.

Wanita itu memiliki kewarganegaraan ganda NZ-Australia sampai Australia mencabutnya dan menolak menerimanya kembali sebagai warganya, sehingga menyulut protes keras dari PM New Zealand Jacinda Ardern yang menuding Canberra tidak bertanggung jawab.

Dilansir The Guardian, hari Senin (26/7/2021) Ardern mengatakan bahwa dalam pengambilan keputusan pemerintah mempertimbangkan tanggung jawab internasional dan fakta adanya anak-anak yang terlibat dalam masalah ini.

“Seperti yang diketahui sebagian besar rakyat New Zealand, saya dengan sangat tegas menyatakan kepada Australia bahwa wanita itu seharusnya diizinkan kembali ke sana,” lanjut Ardern.

“Keluarga [wanita itu] pindah ke Australia kala dia berusia 6 tahun dan dia dibesarkan di sana sebelum kemudian pergi ke Suriah pada 2014, dengan paspor Australia. Sayangnya, Australia tidak bersedia mencabut keputusan pembatalan status kewarganegaraannya.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Namun demikian Australia kemudian meyakinkan kami bahwa mereka akan aktif berkonsultasi dengan New Zealand apabila muncul kasus di kemudian hari.”

“New Zealand tidak dapat mencabut kewarganegaraan seseorang dan membiarkan mereka tanpa kewarganegaraan, dan sebagai warga New Zealand warga negara ini adalah satu-satunya tempat di mana mereka saat ini dapat tinggal secara legal.”

Wanita itu dan kedua anaknya diciduk aparat Turki pada bulan Februari saat berusaha memasuki negara itu secara ilegal dari Suriah.

Ardern mengatakan terserah kepada pihak polisi untuk memutuskan apakah warga New Zealand yang diduga terkait kelompok teroris akan diproses berdasarkan hukum yang berlaku.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AustraliaISISNew ZealandrepatriasiTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rabithah Alawiyah Ingatkan MUI untuk Tegas terhadap Paham dan Kegiatan Menyimpang
Tulisan selanjutnya Merugi, Bandara Heathrow Minta Penumpang Sudah Divaksinasi Lengkap Boleh Terbang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?