Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Helikopter dan Tentara Prancis Ditahan Guinea Ekuatorial

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Juli 2021 22:42 10:42 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Juli 2021 22:42
Bagikan
Helikopter serbu Tiger milik Prancis.
Bagikan

Hidayatullah.com—Prancis hari Kamis (29/7/2021) mengatakan salah satu helikopter militer yang membawa enam tentaranya ditahan setelah mendarat di Guinea Ekuatorial, insiden diplomatik yang menunjukkan hubungan tegang antara Malabo dan Paris.

Helikopter itu mendarat di bandara Bata, Guinea Ekuatorial pada Rabu malam, beberapa jam setelah pengadilan Prancis mengukuhkan vonis bersalah Wakil Presiden Guinea Ekuatorial Teodoro Obiang Mangue dalam kasus penggelapan dana. Kedua pihak sama-sama tidak ada yang berbicara secara terbuka perihal kaitan kedua peristiwa itu.

Mangue, yang merupakan putra dari  Presiden Teodoro Obiang Nguema Mbasogo, lewat Twitter mengatakan bahwa sebuah “helikopter pengintai” telah mendarat tanpa izin setelah melanggar wilayah udara Guinea Ekuatorial.

 “Ini sekali lagi menunjukkan maksud dari Prancis untuk mengacaukan Republik Guinea Ekuatorial,” katanya, seperti dilansir Reuters.

Juru bicara militer Prancis Kolonel Pascal Ianni mengatakan enam tentara yang berada di helikopter itu tidak bersenjata. Pesawat itu sedang melakukan perjalanan dari Douala di negara tetangga Kamerun menuju ke pangkalan militer Prancis di Libreville, Gabon dan singgah di Bata untuk mengisi bahan bakar, katanya, membantah tudingan ada maksud mengusik Guinea Ekuatorial.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Pihak berwenang Guinea Ekuatorial memutuskan untuk menahan helikopter tersebut. Masalah ini sedang diselesaikan di tingkat diplomatik,” kata Ianni.

Mangue, yang ayahnya telah memerintah Guinea Ekuatorial selama 42 tahun, dinyatakan bersalah di Prancis pada 2017 dalam dakwaan pencucian uang dan penggelapan. Dia diberi hukuman percobaan tiga tahun dan denda dalam jumlah besar, dan sejumlah propertinya disita termasuk rumah besar di Paris dan mobil mewah.

Pemerintah Guinea Ekuatorial dan putra presiden belum mengomentari putusan pengadilan Prancis yang mengukuhkan hukuman tersebut. Mereka berargumen bahwa kasus tersebut melanggar hak kekebalan diplomatik.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Guinea EkuatorialhelikopterPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Miliarder Terkemuka China Pengkritik Pemerintah Dibui 18 Tahun
Tulisan selanjutnya Tunisia: Kekacauan Berlanjut setelah Presiden Memecat Lebih Banyak Pejabat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?