Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Opini

Surat Anies dan Ganjar Untuk Nakes yang Diperbandingkan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 31 Juli 2021 08:38 8:38 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Juli 2021 08:38
Bagikan
Bagikan

Tahun 2024 masih sekitar 2,5 tahun lagi, tapi semua cara dan kreatifitas yang dilakukan pemimpin agar punya nilai di mata masyarakat, mulai ditampakkan dengan berbagai cara

Oleh: Ady Amar

Hidayatullah.com | ANIES Baswedan, Gubernur DKI Jakarta, dan Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah, memang selalu dihadap-hadapkan. Dan itu berkenaan dengan perhelatan akbar di 2024, Pemilihan Presiden (Pilpres).

Anies dan Ganjar diperhadapkan seolah akan bertanding dalam kontestasi  Pilpres itu. Meski Pilpres masih jauh, tapi dua orang ini lewat rilis berbagai lembaga survei selalu ada di posisi atas, setidaknya tiga besar.

Lembaga survei memposisikan tingkat keterpilihan keduanya sebagai Presiden ada di posisi atas. Meski itu tidak bisa dijadikan ukuran pasti, disebabkan Pilpres masih cukup lama dan segala kemungkinan bisa terjadi. Ditambah lagi, apakah keduanya mendapatkan dukungan partai politik, itu juga belum tentu.

Baca Juga

Mendudukkan Kasus Kejahatan Seksual di FHUI
Flotilla Indonesia to Gaza 2.0: Peluang, Tantangan, Transparansi
Menyikapi Fenomena ‘Cocoklogi’: Mengaitkan Peristiwa Kontemporer dengan Nubuat Akhir Zaman
Board of Peace dan International Stabilization Forces: 5 Tanda Bahaya bagi Diplomasi Indonesia
Prabowo Tidak Peduli dengan Palestina

Banyak variabel yang menjadikan seseorang bisa menjadi Presiden, dan itu dinilai dari tingkat keterpilihannya yang riil, bukan bim salabim yang dikatrol hasil survei. Baik jika masyarakat mampu melihat keduanya, Anies dan Ganjar, lewat prestasi yang dihasilkan selama menjabat sebagai Gubernur.

Tampaknya rakyat sudah memahami, belajar dari pengalaman, menentukan kriteria pemimpin negeri. Tidak ingin terjebak memilih pemimpin yang cuma bermodalkan panjat sosial (pansos) atau pencitraan, sebagai modal dalam menghipnotis rakyat.

Masyarakat mulai menilai kedua Gubernur dari dua wilayah itu dalam memecahkan persoalan yang dihadapi, terutama menyikapi langkah-langkah penanganan Covid-19 di daerahnya masing-masing. Media mestinya bisa membertakan tentang keduanya secara fair dan apa adanya, agar masyarakat mendapat informasi utuh kerja-kerja yang dihasilkannya.

Tapi sekali lagi, warga sudah mulai pintar dan tahu pemberitaan yang sebenarnya dan tidak sebenarnya. Kebijakan media memberikan informasi yang benar, itu bagian dari sinergi menghadirkan pemimpin nasional yang diharap.

Surat Sejenis yang Diperbandingkan

Anies jauh hari menulis surat ucapan terima kasih pada tenaga kesehatan (nakes), sebagai bentuk apresiasi atas kerja ikhlas para nakes di Jakarta. Meski cuma sepucuk surat pada para nakes, itu setidaknya bagian dari apresiasi dan empati.

Surat Anies Baswedan itu atas nama Gubernur dan seluruh warga, tertanggal 26 Maret 2020, itu diketik rapi diatas kertas dengan kop surat Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Isi surat adalah ucapan terima kasih atas kerja ikhlas dan penuh risiko para nakes. Dan berharap pandemi ini akan secepatnya berakhir. Anies juga menyelipkan, salam untuk seluruh keluarga para nakes.

Surat Ganjar Pranowo, juga ditulis diatas kertas berkop surat Gubernur Jawa Tengah. Tanpa tanggal penulisan surat. Jadi tidak persis tahu kapan surat itu dibuatnya. Ditulis menggunakan tulisan tangan yang rapi, mungkin agar terkesan natural. Menjadi terkesan surat pribadi, yang memang tidak menyebut-nyebut warganya.

Bisa dipastikan surat Ganjar pada para nakes itu baru dibuatnya, itu yang melatarbelakangi netizen menyanding-bandingkan surat Anies, itu untuk diperhadapkan dengan surat Ganjar. Adalah netizen Arsyad Syahrial, yang menampilkan kedua surat Anies dan Ganjar dalam Twitternya:

Di sebelah kiri (A) adalah surat dari bang Anies kepada para Nakes, sedangkan yg kanan (B) adalah dari Ganjar, itu cuitannya.

Maka, seperti biasanya, para netizen mengomentari kedua surat yang disandingakan Arsyad Syahrial, itu tidak bisa dihindari. Sekali lagi, ini bisa jadi lebih karena aroma persaingan antarkeduanya dalam Pilpres 2024 yang sudah mulai digosok-gosok agar jadi mengkilap.

Beberapa penilaian netizen, layak sebagian ditampilkan. Tentu tidak bermaksud memihak salah satu dari keduanya. Sengaja dipilih yang soft, dengan narasi yang masih bisa diterima.

Jumat Ahmadi Suryawan: Ganjar ini gubernur serasa bos perusahaan, ga nganggap kerja tim, semua yang ditonjolkan diri pribadinya. Beda dengan Anies yg berkarakter leader, menganggap semua keberhasilan adl kerja tim.

Irma Oktaviana Madjid: Beda kelas, beda karakter, beda gaya…. Sangat respek pada pemimpin yang menulis surat yg A ?.

Memang tampak pembagian kerja yang apik antara Anies dan Ahmad Riza Patria, Wakil Gubernur. Ada pembagian tugas yang jelas, dan itu bisa dilihat di media, khususnya televisi. Wawancara tidak harus Anies yang tampil, justru akhir-akhir ini lebih banyak wakilnya. Itu tidak tampak pada Ganjar, dimana Wakil Gubernurnya tidak tampak dilibatkan. Memang Ganjar yang selalu tampil, tidak tampak sekalipun sang wakil tampil di televisi.

Tahun 2024 masih sekitar 2,5 tahun lagi, tapi semua cara dan kreatifitas yang dilakukan pemimpin agar punya nilai di mata masyarakat, mulai ditampakkan dengan berbagai cara. Tidak mustahil ada yang justru mendapat respons masyarakat tidak mengenakkan, tentu diluar ekspektasinya.

Masyarakat sudah cerdik menyikapi semua yang disodorkan, tidak semua lalu dikunyah dan ditelan. Pengalaman memang guru terbaik untuk melihat siapa yang nantinya layak dipilih, sebagai imam sebenarnya, yang diharapkan memerintah negeri ini. (*)

Kolumnis, tinggal di Surabaya

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Anies BaswedanGanjar Pranowotenaga kesehatan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mahasiswa UNAIR Borong Tiga Juara di Olimpiade Ekonomi Islam Temilreg 2021
Tulisan selanjutnya pejudo aljazair Mundur dari Olimpiade karena Menolak Lawan ‘Israel’, Judoka Aljazair Disambut Bak Pahlawan di Negaranya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Berita
12 Juni 2026 21:12
Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola
Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun

Terbaru

  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Mungkin Anda Juga Suka

Opini

Dampak Genosida Gaza, Ekspor Produk Pertanian ‘Israel’ Terancam Kolaps

22 Januari 2026 07:40
Opini

Zohran Mamdani, Venezuela, dan Ingatan Panjang Kekerasan Amerika

5 Januari 2026 11:00
Opini

Zohran Mamdani dan Paranoia Primitif di Jantung Amerika

11 November 2025 16:00
Opini

Ketika Bertanya Dianggap Bersalah: Membaca Logika Polisi atas Kasus Roy Suryo Cs

10 November 2025 10:19
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?