Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kasus Aborsi di Turki Meningkat Tajam

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Mei 2014 12:10 12:10 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Mei 2014 12:10
Bagikan
[Ilustrasi]
Bagikan

Hidayatullah.com—Jumlah kasus aborsi di Turki dari tahun 2002 hingga 2012 menunjukkan angka kenaikan tajam, demikian menurut data resmi dari kementerian kesehatan.

Di tahun 2002 saja tercatat 33.007 kasus aborsi. Angka itu naik menjadi 78.961 di tahun 2012, jawab Menteri Kesehatan Mehmet Muezzinoglu menanggapi pertanyaan tertulis pada Nopember 2013 yang diajukan wakil ketua partai oposisi CHP, Sezgin Tanrikulu. Tanrikulu menbeberkan data itu ke media pada 5 Mei kemarin, lansir Hurriyet (6/5/2014).

Menurut laporan yang sama, dari Januari 2013 hingga Juni 2013, jumlah kasus aborsi yang tercatat mencapai 29.226.

Tahun lalu penasihat kementerian kesehatan Ahmet Ozdinc lewat akunnya di Twitter mengatakan, jumlah permohonan pengguguran kandungan oleh mahasiswa universitas melonjak tajam.

Ketika itu Ozdinc menyebut datanya didapat dari pertemuan dengan para ginekolog berbagai universitas.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Bulan Mei 2012 Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan mengeluarkan pernyataan yang mengaitkan aborsi dengan pembunuhan, yang kemudian dikecam sejumlah pihak.

“Aborsi adalah Uludure,” kata Erdogan merujuk pada pembunuhan 34 warga sipil di pedesaan suku Kurdi oleh jet tempur Turki pada 28 Desember 2011 di perbatasan antara Turki dengan Iraq. Ketika itu para korban sedang menyelundupkan minyak dari Iraq dan pihak militer salah mengira mereka adalah anggota kelompok separatis Kurdi PKK.

Sejak itu kasus aborsi sering dipolitisir.

Pada 2012, Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang mernjadi partai penguasa mengusulkan legislasi bahwa semua aborsi harus dilakukan dalam jangka waktu tidak melebihi dari 6 minggu masa kehamilan, atau turun dari 10 minggu dari yang saat ini berlaku.

Namun, usulan itu dibatalkan setelah ribuan wanita dan aktivis perempuan berunjuk rasa di berbagai wilayah Turki.

Menurut peraturan di Turki saat ini, perempuan boleh menggugurkan kandungannya pada masa kehamilan 10 minggu. Peraturan ini sudah berlaku sejak 1983.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dibakar Serbia, Perpustakaan Balai Kota Sarajevo Dibuka Kembali
Tulisan selanjutnya Umumkan Pelaku Pembunuhan Pejabat Intelijen Libya Ditembak Mati

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?