Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani Bersembunyi di UEA, Bantah Membawa Sejumlah Besar Uang

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 Agustus 2021 10:27 10:27 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Agustus 2021 10:27
Bagikan
Ashraf Ghani
Presiden Afghanistan, Mohammad Ashraf Ghani.
Bagikan

Hidayatullah.com — Presiden Afghanistan Ashraf Ghani, berbicara dari persembunyiannya di Uni Emirat Arab, mengatakan pada hari Rabu (18/08/2021) bahwa dia telah meninggalkan Kabul untuk mencegah pertumpahan darah. Ghani juga membantah laporan bahwa dia membawa sejumlah besar uang saat dia meninggalkan istana kepresidenan, lansir Al Jazeera.

UEA sendiri telah mengumumkan bahwa Presiden Afghanistan Ashraf Ghani telah diterima di negara Teluk dengan “alasan kemanusiaan”.

Ghani melarikan diri dari ibukota Afghanistan Kabul pada hari Ahad (15/08/2021) setelah Taliban mengambil alih negara itu.

“Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama Internasional UEA dapat mengkonfirmasi bahwa UEA telah menyambut Presiden Ashraf Ghani dan keluarganya ke negara itu dengan alasan kemanusiaan,” kata Kementerian Luar Negeri UEA dalam sebuah pernyataan, dilansir oleh Middle East Eye.

Sebelumnya pada hari Rabu, duta besar Afghanistan untuk Tajikistan mengatakan kepada BBC bahwa Ghani telah melarikan diri dengan uang tunai $ 169 juta dalam tas sebelum Kabul jatuh ke tangan Taliban.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kedutaan Rusia di Kabul juga menuduh bahwa Ghani telah melarikan diri dari negara itu dengan empat mobil dan satu helikopter penuh uang.

“Empat mobil penuh dengan uang, mereka mencoba memasukkan sebagian uang itu ke dalam helikopter, tetapi tidak semuanya muat,” Nikita Ischenko, juru bicara kedutaan Rusia di Kabul, mengatakan kepada Reuters.

Tidak jelas kapan dia terbang ke UEA.

Ada spekulasi bahwa dia telah melarikan diri ke Uzbekistan, Tajikistan, atau Oman.

Dalam sebuah posting Facebook, Ghani mengatakan dia meninggalkan negara itu untuk menghindari bentrokan dengan Taliban dan menghindari “banjir pertumpahan darah” di Kabul.

“Hari ini, saya membuat pilihan yang sulit; saya harus berdiri menghadapi Taliban bersenjata yang ingin memasuki istana atau meninggalkan negara tercinta yang saya dedikasikan hidup saya untuk melindungi selama dua puluh tahun terakhir,” kata Ghani.

“Taliban telah menjelaskan bahwa mereka ingin menyingkirkan saya dan mendengar [sic] untuk menyerang seluruh Kabul. Untuk menghindari banjir pertumpahan darah, saya pikir yang terbaik adalah pergi.”

Pada hari Ahad, Taliban menyatakan “kemenangan” setelah pasukannya mengambilalih Kabul dan seluruh negara dalam hitungan hari setelah penarikan pasukan AS.

Pengambilalihan itu menyebabkan ribuan warga Afghanistan bergegas ke Bandara Kabul dalam upaya untuk meninggalkan negara itu.

Uni Eropa, Amerika Serikat, dan 18 negara lain mengeluarkan pernyataan bersama pada hari Rabu yang mengatakan mereka “sangat khawatir tentang wanita dan gadis Afghanistan“, mendesak Taliban untuk memastikan keselamatan mereka.

Sementara itu, Rusia dan China telah mengisyaratkan kesediaan mereka untuk bekerja sama dengan Taliban.

Taliban sendiri telah berjanji untuk melindungi hak-hak perempuan dan kebebasan pers dalam konferensi pers pertama kelompok itu. Mereka juga menjamin keselamatan diplomat dan properti warga, serta bersumpah untuk tidak “membalas dendam” pada pihak pemerintah sebelumnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanAshraf GhanipresidenUni Emirat Arab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya mitigasi bencana umrah indonesia Wakil Ketua MPR Sebut Belum Putuskan Amendemen UUD 1945, Masih Tahap Pengkajian
Tulisan selanjutnya Mahkamah Agung HRS Atas Nama Keadilan, Tim Kuasa Hukum HRS Datangi Mahkamah Agung

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?