Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Polandia dan Belgia Akhiri Evakuasi dari Afghanistan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Agustus 2021 15:17 3:17 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Agustus 2021 15:17
Bagikan
bandara kabul
Bagikan

Hidayatullah.com—Polandia dan Belgia mengakhiri evakuasi mereka dari Afghanistan, sementara negara-negara Eropa lain hari Rabu (25/8/2021) €¹mengatakan akan terus mengangkut orang keluar dari negara itu sampai tenggat waktu yang ditetapkan, yaitu akhir bulan ini.

Marcin Przydacz, Salah satu wakil menteri luar negeri Polandia, mengatakan negaranya sudah mengevakuasi kelompok terakhirnya. “Kami tidak bisa lagi mempertaruhkan nyawa diplomat dan tentara kami,” kata Przydacz seperti dikutip Associated Press.

Sejumlah tentara Polandia akan tetap tinggal sebentar untuk menuntaskan operasi, kata Przydacz. Polandia menggunakan lebih dari selusin pesawat untuk membawa ratusan pengungsi ke Warsawa. Beberapa kemudian melakukan perjalanan ke negara lain.

Beberapa jam kemudian, Perdana Menteri Belgia Alexander De Croo mengatakan negaranya mengakhiri penerbangan evakuasi yang membawa orang-orang dari Kabul ke Pakistan. “Belgia akan terus merepatriasi ke negara kami orang-orang yang telah dievakuasi tersebut” dalam beberapa hari mendatang, kata De Croo. Sejauh ini sudah lebih dari 1.100 orang diterbangkan ke Belgia.

Republik Ceko mengumumkan misi evakuasinya sendiri selesai pekan lalu, dan Hungaria mengatakan pihaknya berencana segera mengakhiri operasinya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Beberapa hari terakhir ribuan orang berbondong-bondong menuju bandara  Kabul dan AS serta sekutunya bekerja keras untuk mempercepat evakuasi, bahkan terkadang menerbangkan orang keluar sebelum dokumen mereka sepenuhnya diproses dan membawa mereka ke tempat transit. Pada hari Rabu, 51 orang mendarat di Uganda, negara Afrika pertama yang menjadi titik transit.

Untuk saat ini, militer AS masih mengoordinasikan semua lalu lintas udara masuk dan keluar dari bandara Kabul. 

Taliban mengatakan akan mengizinkan lalu lintas udara komersial berjalan normal untuk ketika mereka mengambil alih kendali bandara setelah 31 Agustus – batas akhir penarikan pasukan Amerika Serikat. Namun, tetapi tidak jelas apakah adakah maskapai akan bersedia terbang ke bandara Afghanistan apabila Taliban berkuasa.

Juru bicara Taliban Suhail Shaheen lewat Twitter mengatakan bahwa “orang dengan dokumen resmi” akan dapat terbang keluar dari bandara Kabul dengan penerbangan komersial setelah akhir Agustus.

Sementara tanggal penarikan terakhir pasukan asing hanya kurang dari seminggu lagi, analis Patricia Lewis mengatakan tenggat waktu praktis untuk proses evakuasi masih “beberapa hari ke depan.”

“Masih ada banyak hal yang harus dilakukan, termasuk mengeluarkan semua orang yang melakukan pekerjaan itu (proses evakuasi) serta semua peralatannya,” kata Lewis, yang merupakan direktur program keamanan internasional di Chatham House, sebuah wadah pemikir internasional.

“Semua negara sekutu sangat bergantung pada AS untuk perlindungan militer, terutama perlindungan udara,” kata Lewis. “Mereka tidak dapat membahayakan orang-orang mereka sendiri, jadi hal itu sangat tergantung pada kapan AS mulai berkemas.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanBelgiahungariaPolandia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya vaksin covid-19 masyarakat sertifikasi vaksin WHO Menkes Budi Ingatkan Pemerintah Daerah Tak Simpan Stok Vaksin, Sebut 116,4 Juta Dosis telah Didistribusikan
Tulisan selanjutnya fatwa mui pembelajaran tatap muka Anggota Komisi X DPR, Tidak Ada Alasan Menunda PTM Bagi Daerah PPKM Level 1-3

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?