Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jubir Taliban: Tentara AS Menembaki Kerumunan setelah Serangan Bandara Kabul

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 1 September 2021 06:02 6:02 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Agustus 2021 19:55
Bagikan
tentara as bandara
Bagikan

Hidayatullah.com  | DALAM suasana kepanikan setelah serangan bom mematikan pekan lalu oleh Daesh/ISIS-K di dekat Bandara Internasional Hamid Karzai di ibu kota Afghanistan, tentara Amerika Serikat (AS) menembak dan membunuh warga sipil secara acak, kata juru bicara Taliban.

“Sebuah laporan yang kami terima mengindikasikan bahwa tentara AS menembaki kerumunan setelah serangan di bandara Kabul. Ada banyak orang di sana. Oleh karena itu, warga sipil – termasuk perempuan dan anak-anak – terbunuh,” kata jubir Taliban Zabihullah Mujahid kepada Anadolu Agency.

Mujahid mengungkapkan mereka yang beroperasi di bawah Daesh/ISIS di negara tersebut tak berasal dari Irak atau Suriah, tapi mereka orang Afghanistan dengan mentalitas kelompok teroris.  Dia mengatakan tak ada alasan tersisa bagi organisasi itu untuk berperang setelah penarikan penuh pasukan asing dari negara tersebut dan pembentukan pemerintahan baru,

Dia menambahkan bahwa anggota Taliban berhasil memberikan keamanan dan dapat mengatasi kelompok-kelompok seperti Daesh/ISIS. Meninggalkan perang 20 tahun di belakang, Taliban mampu mengumpulkan intelijen yang tepat dan akurat, kata Mujahid, sambil menambahkan bahwa mereka tidak memerlukan dukungan dari negara mana pun dalam melawan Daesh/ISIS.

Afghanistan ingin Turki lanjutkan dukungannya

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Mujahid mengatakan Taliban ingin memiliki hubungan “sangat baik” dengan Turki. “Rakyat dan negara Turki adalah teman kami. Ada beberapa alasan mengapa persahabatan ini harus terus berlanjut,” tutur dia.

Memperhatikan Taliban memiliki pasukan khusus untuk memberikan keamanan di bandara Kabul, Mujahid mengatakan tidak akan sulit untuk mencapai ini saat melakukannya untuk seluruh Afghanistan, termasuk ibu kota.

Mengenai kebutuhan logistik dan teknis di Bandara Internasional Hamid Karzai, dia mengatakan, “Kami telah berbicara dengan Turki. Kami meyakinkan bahwa tidak akan ada masalah keamanan, kami akan menangani kebutuhan setelah kami mengendalikan bandara sepenuhnya. Jika diperlukan, kami dapat meminta Turki atau negara lain memenuhi kebutuhan ini.”

Mencari dukungan berkelanjutan Turki di Afghanistan, Mujahid mengatakan, “Kami juga ingin memiliki hubungan dalam ekonomi dengan Turki. Kami membutuhkan dukungan Turki di bidang pendidikan, seperti sebelumnya. Kami ingin bantuan mereka berlanjut dalam masalah ini. Kami ingin rakyat dan negara Turki menjaga hubungan persahabatan karena ada ikatan sejarah yang mendalam antara rakyat Afghanistan dan Turki.”

‘Uang negara yang diblokir di luar negeri akan diambil kembali’

Mujahid mengatakan masalah keuangan yang merupakan masalah jangka pendek akan diselesaikan secara bertahap setelah pemerintah baru terbentuk.  “Afghanistan sudah memiliki pendapatan sendiri. Selain itu, kami akan menuntut pengembalian uang milik Afghanistan, yang diblokir [di AS dan Swiss] setelah pembentukan pemerintah,” ujar dia.

Menggarisbawahi keinginan Taliban untuk melanjutkan bantuan dari Bank Dunia dan berbagai sumber internasional, Mujahid mengatakan masyarakat Afghanistan membutuhkan bantuan mereka di setiap bidang, terutama dalam hal bantuan kemanusiaan dan medis.

Pemimpin Taliban Akhundzada di Kandahar

Ketika ditanya tentang keberadaan pemimpin Taliban Mullah Hibatullah Akhundzada, yang telah bersembunyi selama bertahun-tahun dan tidak membagikan rekaman visual atau audio, Mujahid mengatakan dia berada di Kandahar, selatan Afghanistan.  “Nama pemimpin kami tidak ada dalam daftar hitam global. Karena itu, tidak ada bahaya baginya. Hibatullah Akhundzada saat ini sedang mengadakan beberapa pertemuan di Kandahar,” tutur dia.

Pernyataan ini menandai pertama kalinya Taliban mengkonfirmasi lokasi pemimpin mereka di Afghanistan.

‘Kita bisa kendalikan Panjshir dalam waktu dekat’

Mujahid mengatakan negosiasi terus berlanjut dengan pemimpin Tajik Ahmad Massoud, yang menolak menyerahkan provinsi Panjshir Afghanistan kepada Taliban. Menekankan mereka tidak menginginkan konflik di Panjshir, dia menjelaskan, “Kami tidak ingin berperang. Kami mendukung negosiasi. Jika negosiasi gagal, daerah di sekitar Panjshir sudah dikelilingi oleh pasukan Taliban. Jika kami mau, kami bisa merebutnya dalam waktu yang sangat singkat.”

Dia juga mengatakan bahwa upaya sedang berlangsung untuk membentuk pemerintahan yang inklusif. “Hak setiap orang akan diperhatikan dalam pemerintahan ini,” pungkas dia.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatbandaraberita islamberita islam terkiniharian hidayatullahHidayatullahKabulMedia IslamTaliban
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Para Pakar Terkejut Pemerintah Afsel Pilih Tenaga Nuklir untuk Atasi Krisis Listrik
Tulisan selanjutnya Banding Habib Rizieq Ditolak Pengadilan Tinggi DKI, Wakil Ketua MPR Harap Mahkamah Agung Dapat Hadirkan Keadilan yang Sebenarnya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?