Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Opini

Zaitun Rasmin: Pemerintah Harus Melobi Taliban untuk Bisa Mengelola Bandara Kabul 

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 1 September 2021 16:34 4:34 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 September 2021 18:00
Bagikan
pemerintah bandara kabul
Bagikan

Hidayatullah.com — Pemerintah Indonesia diharapkan semakin intens melobi Afghanistan, agar negara kita bisa mengkelola bandara Kabul. Sebab bandara tersebut diyakini bisa menjadi awal terciptanya kerjasama bilateral yang leih luas antara Indonesia dan Afghanistan di berbagai sektor.

Nama besar dua wakil presiden kita, M Jusuf Kalla dan KH. Ma’ruf Amin, dapat dijadikan referensi bagi menteri luar negeri Retno Marsudi, untuk melobi pejuang Taliban, penguasa baru Afghanistan. Demikian disampaikan pengamat politik Islam yang juga wakil sekretaris Dewan Pertimbangan MUI Pusat, Dr. KH. Muhammad Zaitun Rasmin, Lc., MA. melalui rilisnya yang diterima hidayatullah, Rabu (1/9/2021).

“Salah satu kebutuhan mendesak pemerintahan Afghanistan sekarang ini adalah bagaimana caranya bandara Kabul dapat segera dikelola. Sebab bandara tersebut merupakan pintu gerbang utama lalu-lintas orang maupun barang dari dan menuju ke negara tersebut. Jika bandara itu tidak dikelola secara baik dan profesional, maka hal ini turut menjadi sebab utama gangguan ekonomi Afghanistan,” demikian disampaikan Zaitun Rasmin.

Selama beberapa pekan terakhir, pemerintah de facto Afghanistan, Taliban, membutuhkan bantuan dari luar negeri agar bandara kebanggaan mereka bisa segera dikelola secara profesional. Apalagi beberapa negara yang pernah dimintai bantuan tersebut, sepertinya masih enggan karena alasan tertentu.

“Ini peluang besar bagi Indonesia, untuk menunjukkan bahwa kita memiliki solidaritas dan loyalitas kepada Afghanistan, yang sama-sama dikenal sebagai negara berpenduduk mayoritas muslim. Dalam keadaan apapun, suka maupun duka, bangsa tersebut tidak akan pernah ditinggalkan oleh kita,” ujar Zaitun Rasmin.

Baca Juga

Perjanjian Abraham Tawarkan Normalisasi, Pakta Mekkah Tawarkan Keamanan
Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi
Board of Peace, Melayani Kepentingan Siapa? Israel atau Palestina?
Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran
Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai

Ulama lulusan Saudi Arabia yang pernah kuliah di Universitas Hasanuddin ini menambahkan, menlu Retno Marsudi hendaknya dapat meyakinkan pemerintah Afghanistan, bahwa BUMN kita, Angkasa Pura telah dikenal reputasinya secara internasional dalam pengelolaan bandara. Apalagi sejak bermitra dengan perusahaan sejenis dari Korea Selatan, IIAC, Angkasa Pura dipercaya mengelola sejumlah bandara di Timur Tengah.

“Juru bicara pemerintahan Taliban, Dr. Suhail Shaheen, telah beberapa kali menyatakan, bahwa Afghanistan ingin menjalin kerjasama bilateral di berbagai sektor, terutama ekonomi, pembangunan infrastruktur, dan pendidikan dengan kita, agar kemajuan negara tersebut dapat diwujudkan dengan baik. Sebagai negara muslim terbesar dunia, Indonesia akan senantiasa dihormati, serta diajak serta dalam membangun negara tersebut,” kata ketua umum Wahdah Islamiyah ini.

Dengan demikian, lanjut Zaitun Rasmin, “Bandara Kabul insya Allah dapat dijadikan sebagai awalan dalam menciptakan kerjasama yang luas di berbagai bidang antara pemerintah Indonesia dan Afghanistan. Peran Indonesia sangat dibutuhkan untuk rekonstruksi berbagai infrastrulktur di seluruh wilayah Afghanistan.”

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bandara KabulindonesiaTalibanZaitun Rasmin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya iman Merasakan Kelezatan Iman: Bersyukur Mendapat Karunia, Bersabar Saat Ada Musibah
Tulisan selanjutnya kasus positif covid Satgas Umumkan Kasus Aktif Covid-19 Jawa-Bali Terus Turun

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun

Berita
27 Agustus 2026 15:03
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Opini

Mendudukkan Kasus Kejahatan Seksual di FHUI

24 April 2026 20:20
Opini

Flotilla Indonesia to Gaza 2.0: Peluang, Tantangan, Transparansi

13 April 2026 18:00
ArtikelOpini

Menyikapi Fenomena ‘Cocoklogi’: Mengaitkan Peristiwa Kontemporer dengan Nubuat Akhir Zaman

18 Maret 2026 09:00
Opini

Board of Peace dan International Stabilization Forces: 5 Tanda Bahaya bagi Diplomasi Indonesia

20 Februari 2026 16:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?