Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Taliban Kepung Provinsi yang Dikuasai Pemberontak di Panjshir setelah Gagal Negoisasi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 September 2021 13:29 1:29 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 September 2021 13:29
Bagikan
taliban provinsi
Bagikan

Hidayatullah.com–Setelah negosiasi tak menuai hasil, Taliban mulai menyerbu provinsi terakhir Afghanistan yang tersisa di luar kendali mereka, Panjshir, kata kelompok itu pada Rabu.  Dalam pesan baru yang dibagikan, negosiator Taliban Amir Khan Mottaki mendesak warga Panjshir untuk meyakinkan atau menolak mereka yang “masih bersikeras berperang (terhadap Taliban) dari wilayah kecil ini.”

“Ketika mereka (pasukan oposisi) tidak dapat berbuat apa-apa dengan dukungan AS dan NATO dalam 20 tahun terakhir, mereka tidak dapat berbuat apa-apa sekarang,” ujar Mottaki dikutip Anadolu Agency.

Sejak jatuhnya Kabul pada 15 Agustus, Panjshir telah menjadi satu-satunya provinsi yang bertahan melawan Taliban, meskipun ada juga pertempuran di provinsi tetangga Baghlan antara Taliban dan pasukan milisi lokal.  Fahim Dashti, juru bicara Pasukan Perlawanan Nasional, sebuah kelompok yang setia kepada pemimpin lokal Ahmad Massoud, mengatakan pertempuran terjadi di pintu masuk barat ke lembah di mana Taliban menyerang posisi NRF.

Massoud, putra mantan komandan mujahidin anti-Soviet Ahmad Shah Massoud, telah menempatkan dirinya di lembah Panjshir dengan kekuatan beberapa ribu, terdiri dari milisi lokal dan sisa-sisa unit tentara dan pasukan khusus. Dia telah menyerukan penyelesaian yang dinegosiasikan dengan Taliban tetapi mengatakan pasukannya akan melawan jika provinsi mereka di lembah sempit dan pegunungan itu diserang.

Pasukan signifikan pejuang Taliban telah dipindahkan ke daerah itu tetapi kedua belah pihak sejauh ini telah terlibat dalam negosiasi dan menghindari pertempuran. Pembicaraan diadakan di provinsi Parwan Afghanistan antara Taliban dan politisi dari gerakan perlawanan Panjshir untuk menyelesaikan kebuntuan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tembakan perayaan bergema di Kabul pada hari Selasa ketika pejuang Taliban menguasai bandara setelah penarikan pasukan AS terakhir, menandai berakhirnya perang 20 tahun yang membuat milisi Islam lebih kuat daripada tahun 2001.

Menurut berbagai akun media sosial pro-Taliban, para pejuang kelompok itu telah mengepung Panjshir dari empat arah dan merebut distrik Shotul selatan provinsi yang terletak 125 kilometer dari ibu kota Kabul.

Taliban telah mengumumkan pengampunan hukuman bagi semua warga Afghanistan yang bekerja dengan pasukan asing selama dua dekade terakhir, tetapi orang banyak yang takut akan pembalasan terus berbondong-bondong ke perbatasan dalam upaya untuk melarikan diri dari negara yang terkurung daratan itu.

Dalam rekaman pidato yang ditujukan kepada warga Afghanistan di Panjshir, pemimpin senior Taliban Amir Khan Motaqi meminta para pemberontak untuk meletakkan senjata mereka. “Imarah Islam Afghanistan adalah rumah bagi semua warga Afghanistan,” katanya.

Mantan Wakil Ketua Senat Mohammad Alam Izdiar, seorang politisi senior dari Panjshir, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Kamis lalu bahwa delegasi 12-anggota dari “Front Perlawanan Panjshir,” yang dipimpin oleh Mohammad Almas Zahed, seorang komandan jihad, bertemu dengan delegasi Taliban di Charikar, Parwan.

Taliban telah memberikan”amnesti” untuk semua orang di Afghanistan dan meminta warga untuk kembali bekerja.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanPanjshirTaliban
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya twitter konten Twitter Lakukan Uji Coba Fitur Mode Keamanan, Konten Ujaran Kebencian Bisa Diblokir
Tulisan selanjutnya pendidikan Pendidikan Berbasis Industri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?