Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Mimbar

Risalah Hayy ibn Yaqzan; Legenda Tarzan dalam Literatur Islam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 September 2021 14:02 2:02 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 September 2021 14:30
Bagikan
Hayy ibn Yaqzan
Bagikan

Oleh: Faris Ibrahim, Lc

Hidayatullah.com | TAHUKAH kamu?  Kisah seorang manusia di hutan yang dirawat oleh binatang sebenaranya bukan barang baru. Sekitar 700-an tahun yang lalu, seorang filsuf muslim kelahiran Granada, Ibnu Thufail, menulis sebuah novel filosfisnya yang kemudian dikenal sebagai Risalah Hayy ibn Yaqzan.

Bagaimana kisahnya bermula? Ada beberapa riwayat sebenarnya, namun yang masyhur memang agak mirip seperti roman Siti Nurbaya dan Nabi Musa. Ceritanya ibu Hayy adalah seorang saudari raja yang jatuh cinta pada seorang lelaki biasa bernama Yaqzan.

Selepas melangsungkan nikah siri, dan kemudian melahirkan Hayy, takut ketahuan oleh si raja yang mulai curiga, akhirnya si ibu menghanyutkan anaknya dalam sebuah keranjang yang kemudian terombang- ambing ombak di lautan sampai akhirnya sampai di sebuah pulau tak berpenghuni.

Sesampainya di pulau, Hayy kecil kemudian ditemukan oleh seekor rusa yang baru saja kehilangan anaknya. Rusa itulah yang kemudian merawat Hayy‒ mengajarinya memilah makanan dan minuman segar, mengajarinya bahasa para binatang, sampai akhirnya Hayy tumbuh menjadi seorang pemuda gagah nan bijaksana.

Baca Juga

Jabatan Tambah Tinggi Justru Ditangisi
Bahkan Kita Harus Mendidik Anak sebelum Kelahirannya
OKI, Hujan yang Berhenti, & Pemimpin Dunia yang Dinanti
50 Menit, Menjaga Syiar Islam di Tana Toraja
Problem Pendidikan Islam

Apa bedanya cerita Tarzan dan Hayy? Bukan hanya roman picisan tentang dua insan berkulit putih di belantara Afrika sebagaimana jadi bahan ejekan Trevor Noah, kisah Hayy dari awal sampai akhir filosofis.

Di mana letak filosofinya? Menurut Ernest Renan, kisah Hayy ibn Yaqzān adalah kisah fenomenal yang berhasil memotret secara jujur pengembaraan seorang manusia yang haus akan hakikat segala sesuatu.

Diceritakan, sepeninggalan ibu rusanya, Hayy banyak merenung sepanjang hari sampai akhirnya menyingkap banyak hal, di antaranya adalah ruh sebagai sebab kehidupan bagi makhluk hidup.

Hayy juga kemudian banyak merenung tentang sekitarannya, tentang mineral, tumbuhan, hewan bahkan benda- benda langit yang pada akhirnya mengantarkannya pada satu simpulan tunggal: segalanya pasti memiliki pencipta.

Hayy menemukan Tuhan, namun begitu masih banyak tanda tanya di kepalanya. Siapa Ia? Bagaimana cara menyembah-Nya? Apa saja aturan-Nya?

Semua penasaran itu akhirnya terjawab, saat untuk pertama kalinya Hayy bertemu dengan manusia selain dirinya. Namanya Absal. Absal datang dari suatu pulau nan jauh.

Absal datang dengan kabar mengenai Allah ﷻ, para rasul- Nya, dan syariat- syariatnya. Hayy pun akhirnya tercerahkan.  Dan ternyata bukan hanya Hayy saja, sebaliknya Absal pun tercerahkan dengan cerita Hayy bisa sampai pada kesimpulannya lewat renungan- renungannya.

Alhasil, Absal yang berangkat dari agama, dan Hayy berangkat dari filsafat, lewat tukar pikiran keduanya, mereka berdua akhirnya sampai pada hakikat segala sesuatu Yang Esa, yaitu Allah ﷻ sang Pencipta.

Oleh sebab itu,  sastrawan besar Jerman, Johann Wolfgang von Goethe, ketika dimintai pendapat tentang kisah Hayy ibn Yaqzan bilang, Ibnu Thufail menulisnya untuk menggambarkan keterpautan antara akal dan wahyu, keduanya membutuhkan satu sama lain, sebagaimana halnya Hayy dan Absal yang saling membutuhkan pencerahan satu sama lain.

Dan dari paparan filosofis itulah juga, kita bisa bilang bahwa membaca kisah Hayy bin Yaqzān memang selalu terasa lebih mewah ketimbang Tarzan.*

Mahasiswa Akidah- Filsafat Universitas al- Azhar, Kairo

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Hayy bin YaqzanTarzan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Badan Standar Nasional Pendidikan Mendikbudristek Bubarkan Badan Standar Nasional Pendidikan, PKS: Mubazir dan Sembrono
Tulisan selanjutnya suami pelit Mengambil Uang Suami yang Pelit

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang

Terbaru

  • Sedang Menangkap Ikan, Remaja Palestina Syahid Dihantam Tembakan Kapal ‘Israel’
  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Mungkin Anda Juga Suka

Mimbar

Tujuan Kita Tak Sekadar Madinah sebagai Kawasan, Tapi Peradaban di Dalamnya

28 Desember 2022 11:00
Mimbar

Ustad Aris Munandar yang Saya Kenal

26 Desember 2022 11:45
Mimbar

Non-Muslim Pun Merasa Nyaman Bersyariah, Lalu Mengapa Kita Ragu?

14 Desember 2022 21:45
Ekonomi SyariahMimbarTsaqafah

Cintai Bumi Melalui Investasi Green Sukuk Ritel

2 Desember 2022 08:05
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?