Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

WHO: Penderita Demensia Dunia Naik 40% Pada Tahun 2030

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 September 2021 05:56 5:56 am
Ama Farah
Dipublikasikan 3 September 2021 05:56
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

Hidayatullah.com—Lebih dari 55 juta orang di seluruh dunia mengalami demensia, gangguan neurologis yang merenggut ingatan mereka dan membebankan dunia sebesar $1,3 triliun setahun kata World Health Organization (WHO) hari Kamis (2/9/2021).

Kondisi dapat diperparah oleh stroke, cedera otak atau penyakit Alzheimer. Dengan populasi dunia yang menua, jumlah penderita diproyeksikan meningkat menjadi 78 juta pada 2030 dan 139 juta pada 2050, menurut sebuah laporan WHO.

Di dunia hanya satu dari empat negara yang memiliki kebijakan nasional untuk mendukung pasien demensia dan keluarganya, katanya, mendesak pemerintah-pemerintah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Demensia merenggut jutaan ingatan para penderitanya, kemandiriannya dan martabatnya, tidak hanya itu, penyakit ini juga merenggut orang-orang yang kita kenal dan cintai dari kita,” kata Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. “Dunia mengecewakan orang-orang penderita demensia, dan itu menyakitkan kita semua,” imbuhnya.

Para menteri kesehatan pada 2015 menyetujui rencana aksi global, termasuk diagnosis dini dan perawatan pasien demensia, tetapi gagal mencapai kesepakatan tentang target pada 2025, katanya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Demensia benar-benar merupakan masalah kesehatan masyarakat global dan tidak hanya bagi negara-negara berpenghasilan tinggi. Faktanya, lebih dari 60% orang penderita demensia tinggal di negara berpenghasilan rendah dan menengah,” kata Katrin Seeher, seorang ahli di departemen kesehatan mental WHO, dalam penjelasan pers seperti dilansir Reuters Kamis (2/9/2021).

Obat-obatan, produk kebersihan dan rumah tangga yang disesuaikan untuk pasien demensia lebih mudah tersedia di negara-negara kaya daripada di negara-negara berpenghasilan rendah, kata laporan itu.

Demensia mempengaruhi ingatan, orientasi, kapasitas belajar, bahasa, penilaian, dan kemampuan untuk melakukan tugas sehari-hari.

Seeher menegaskan bahwa demensia juga dapat dialami orang berusia di bawah 65 tahun. yang mana young-onset dementia itu mencakup sekitar 10% dari total kasus demensia.

Meskipun demikian, demensia bukannya tidak dapat dihindari dan sejumlah faktor risiko dapat dikurangi dengan cara mengontrol tekanan darah, diabetes, diet, depresi, serta menanggulangi kecanduan alkohol dan rokok (tembakau), kata WHO.

“Ini adalah hal-hal yang dapat kita lakukan untuk meningkatkan kesehatan otak kita dan meredam penurunan kognitif dan risiko demensia. Ini adalah hal-hal yang dapat dilakukan sejak usia muda,” kata pakar WHO Tarun Dua.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:demensia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya erdogan afghanistan Afrika Selatan Tidak Sanggup Tampung Pengungsi Afghanistan
Tulisan selanjutnya ‘Perang Melawan Teror’ yang dipimpin Amerika telah menewaskan 1 juta orang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?