Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Pemimpin yang Membahagiakan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 11 Oktober 2021 11:58 11:58 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 Oktober 2021 13:00
Bagikan
Umar bin Khattab adalah khalifah kedua dan 10 sahabat dekat Nabi yang dijamin surga
Bagikan

Hidayatullah.com | “ALANGKAH  beratnya ujian Allah kepadaku.. ” Itulah untaian kata yang terucap oleh Umar Bin Abdul Aziz sambil duduk dan menangis begitu mengetahui dirinya dipilih untuk menjadi Khalifah, pemimpin umat Islam.

Kepemimpinannya yang amat singkat, cuma lebih kurang tiga tahun, tercatat dalam sejarah dengan tinta emas.  Sekalipun tak berlangsung lama, namun Khalifah Umar Bin Abdul Aziz telah menorehkan watak dan karakter Kepemimpinan yang sederhana, egaliter, tawadhu, telaten, sabar, adil dan pembela dhuafa.

Sesuatu yang amat fenomenal ketika dibawah kepemimpinannya adalah, bahkan para pembayar zakat (muzakki) kesulitan untuk menunaikan kewajibannya, karena sedemikian makmurnya kondisi masarakat. Subhanallah.

Begitulah dampak yang luar biasa dari cara seseorang ketika mempersepsikan apa yang menimpa atau dialami dirinya.  Khalifah Umar Bin Abdul Aziz memandang jabatan sebagai ujian, bahkan ujian yang sangat berat, maka reaksinya adalah menangis.

Pastilah terbayang oleh dirinya akan apa yang mesti dipertanggungjawabkan olehnya dihadapan Allah Subhanahu Wa Ta’ala.  Berbeda dengan kebanyakan pejabat di negara ini, pengumuman promosi kenaikan jabatan atau pengangkatan baru disambut dengan sujud sukur, dan pelukan hangat keluarga.

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Begitulah ekspresi ketika merasa mendapatkan karunia atau hadiah, bahkan sesuatu yang mungkin sudah lama diimpi-impikan. Perasaan suka cita ini yang sering akhirnya membuat lupa bahwa pada sebuah Kepemimpinan melekat tanggung jawab, dan justru jika tak mampu berhati-hati akan mengiring si pemangkunya pada kondisi merugi.

Dari ‘Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

كُلُّكُمْ رَاعٍ فَمَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ، فَالأَمِيرُ الَّذِي عَلَى النَّاسِ رَاعٍ وَهُوَ مَسْئُولٌ عَنْهُمْ، وَالرَّجُلُ رَاعٍ عَلَى أَهْلِ بَيْتِهِ وَهُوَ مَسْئُولٌ عَنْهُمْ، وَالمَرْأَةُ رَاعِيَةٌ عَلَى بَيْتِ بَعْلِهَا وَوَلَدِهِ وَهِيَ مَسْئُولَةٌ عَنْهُمْ، وَالعَبْدُ رَاعٍ عَلَى مَالِ سَيِّدِهِ وَهُوَ مَسْئُولٌ عَنْهُ، أَلاَ فَكُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ

“Setiap kalian adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya. Amir (kepala Negara), dia adalah pemimpin manusia secara umum, dan dia akan diminta pertanggungjawaban atas mereka. Seorang suami dalam keluarga adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas mereka. Seorang istri adalah pemimpin di dalam rumah tangga suaminya dan terhadap anak-anaknya, dan dia akan dimintai pertanggungjawaban atas mereka. Seorang hamba sahaya adalah pemimpin dalam urusan harta tuannya, dia akan dimintai pertanggungjawaban atasnya. Ketahuilah, bahwa setiap kalian adalah pemimipin dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas siapa yang dipimpinnya.” (HR. Bukhari no. 2554 dan Muslim no. 1829).

Rasulullah ﷺ di penghujung hayatnya, ketika membayang ajal telah semakin mendekat, apakah yang terbayang dan menjadi kecemasannya,… “Ummatiiy… Ummatiiy… Ummatiiy” (umatku, umatku, umatku!)

Begitu agung akhlak ke Nabiannya dan begitu indah teladan Kepemimpinannya. Umat adalah yang pertama dan terakhir dalam hati dan pikirannya.

Beliau amat menyadari bahwa Ia tak diutus untuk sebagian orang, separuh bumi, tapi seluruh umat manusia di segala penjuru dan pelosok bumi.

Rasulullah ﷺ tak dipilih oleh masarakat dan sahabatnya, tetapi Ia dipilih dan dipersiapkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.  Ia adalah Rahmatan Lil ‘Aalamiin, artinya tak cuma bagi keluarga dan sahabatnya.

Muhammad Rasulullah ﷺ tak pernah berbohong pada sahabat dan musuhnya, pemberi keadilan bagi yang percaya dan tak mempercayainya, penebar kesantunan bagi yang menyertai dan mencacinya, bahkan penuh kasih bagi setiap ciptaan-NYA dari hewan dan tetumbuhan.

Karena Rasulullah ﷺ begitu sangat ingin semua orang berbahagia karena memilih Islam sebagai satu-satu Dien yang ada disisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Pada seorang Pemimpin seharusnya melekat kepribadian yang melepaskan segala ego dan interest yang berujung pada hasrat diri akan penghargaan, pujian, gengsi, dan segala atribut yang tak terkait pada mensejahterakan dan membahagiakan mereka yang dipimpinnya.

Karena apapun yang bersumber dari manusia, sepenting dan secerdas apapun ia, tak pernah luput dari harapan yang menyertainya, maka Pemimpin yang amat mendamba puja puji dari yang dipimpinnya, sejatinya ia sedang memuaskan hati dan kepentingannya.

Bersyukurlah atas karunia Allah, dan bersabarlah pada apa yang belum kita dapatkan, teruslah memperbaiki kedekatan dan ibadah kita pada Allah, karena sesungguhnya pertolongan dan kemenangan pasti dan hanya bagi mereka yang beriman dan tawakkal pada-NYA.

Pemimpin yang baik dalam arti seutuhnya tak muncul secara instant, karena sejatinya Pemimpin mencerminkan rakyatnya.  Rakyat yang mencintai kebaikan, adalah refleksi dari keyakinan yang memenuhi jiwanya, kesadaran bahwa hidup tak selesai disini, karena Akhirat adalah saat ketika kita semua menuai apa yang ditanam. Nashrun Minnallah Wa Fathun Qoriib.*/ Hamid Abud Attamimi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:KhalifahKhalifah Umar bin Abdul Azispemimpin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Vaksinasi Sudah 80%, Singapura Catat Infeksi Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19
Tulisan selanjutnya proyek kereta cepat Gunakan Dana APBN, Begini Babak Baru Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?