Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bom Kampala: Aparat Tuding Pemberontak ADF, ISIS Klaim Serangan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 November 2021 06:18 6:18 am
Ama Farah
Dipublikasikan 17 November 2021 06:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Tiga bom bunih diri meledak di ibukota Uganda, Kampala. Pihak berwenang menuding kelompok pemberontak ADF sebagai pelakunya, sementara ISIS alias IS mengklaim anggotanya yang melakukan serangan tersebut.

Sedikitnya tiga orang tewas, termasuk dua polisi, dalam serangan tiga bom bunuh diri yang terjadi di Kampala dekat gedung parlemen dan markas besar kepolisian hari Selasa (16/11/2021). Lebih dari tiga puluh orang lainnya mengalami luka, beberapa kritis.

“Suara dentuman seperti dari senjata besar terdengar. Tanah terasa bergetar, telinga saya nyaris tuli,” kata Peter Olupot, petugas sekuriti bank yang terletak dekat gedung parlemen, kepada Reuters.

“Ancaman bom masih aktif, terutama dari pelaku-pelaku serangan bunuh diri, ” kata jubir kepolisian Fred Enanga.

Polisi mengatakan pelaku keempat berhasil diringkus dan rompi bom yang dikenakannya diamankan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Aparat menuding Allied Democratic Forces (ADF) sebagai pelaku serangan. Kelompok itu dikabarkan bersumpah setia kepada ISIS alias IS pada tahun 2019.

Menyusul serangan tersebut, lewat kanal Telegram IS mengatakan anggota-anggotanya adalah pelaku dari serangan tersebut. Klaim itu kemudian disiarkan oleh media bentukan kelompok bersenjata itu, Amaq News Agency, lansir BBC Selasa (16/11/2021).

ADF awalnya dibentuk di Uganda, tetapi sekarang berbasis di negara tetangga Republik Demokratik Kongo. ADF tidak jarang melakukan serangan dengan bendera IS.

“Kami meyakini masih ada banyak lagi anggota sel teror domestik ini, khususnya skuad bom bunuh diri yang dibentuk oleh ADF,” kata polisi.

Sejumlah ledakan bom terjadi pada beberapa pekan terakhir. Bulan lalu, seorangvpelayan berusia 20-an tahun tewas setelah bom yang disembunyikan dalam kantong belanja meledak di sebuah bar di Kampala.

Beberapa hari kemudian sejumlah orang mengalami luka ketika seorang pelaku meledakkan diri dalam sebuah bus di dekat Kampala.

IS mengklaim kedua serangan itu, dan polisi mengatakan serangan itu ada keterkaitan erat dengan ADF. Pelaku bom bunuh diri di bus merupakan anggota ADF yang tercatat dalam daftar buruan aparat keamanan.

ADF juga dikenal sebagai Central Africa Province of the Islamic State. Sebuah milisi Muslim di Mozambique menggunakan nama yang sama – dan mereka melakukan kekerasan serupa.* 

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bom bunih diriISISISKampalaUganda
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ibukota Uganda Jadi Target Bom Bunuh Diri, Sedikitnya 3 Orang Tewas
Tulisan selanjutnya Tidak Beritahu Karyawan Ada Wabah Covid-19, Amazon Bersedia Didenda $500.000

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Berita
20 Juli 2026 14:30
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?