Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Koalisi Sipil Sudan Menentang Kesepakatan untuk Mengembalikan PM yang Digulingkan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 November 2021 09:31 9:31 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 November 2021 09:31
Bagikan
koalisi sipil sudan
Bagikan

Hidayatullah.com — Koalisi sipil utama Sudan yang telah berbagi kekuasaan dengan militer mengatakan pada hari Ahad (21/11/2021) bahwa mereka tidak mengakui kesepakatan untuk mengembalikan Perdana Menteri yang digulingkan, Abdalla Hamdok.

“Kami menegaskan posisi kami yang jelas dan diumumkan sebelumnya: tidak ada negosiasi, tidak ada kemitraan, dan tidak ada legitimasi untuk para putchist,” kata koalisi Pasukan Kebebasan dan Perubahan (FFC) dalam sebuah pernyataan. Putchist adalah term yang biasa digunakan untuk para pelaku kudeta.

Dua sumber dari pemerintah yang dibubarkan sebelumnya mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa Hamdok akan dipulihkan, beberapa minggu setelah ia digulingkan oleh militer.

Sumber, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan Hamdok bertemu pada Sabtu malam dengan kepala dewan militer yang berkuasa di Sudan, Jenderal Abdul Fattah al-Burhan, dan menyetujui kembalinya perdana menteri yang digulingkan dan pembebasan semua tahanan.

Sumber lebih lanjut mengungkapkan bahwa Hamdok akan membentuk “Kabinet teknokrat” dengan otorisasi luas dan partisipasi gerakan pemberontak yang menandatangani perjanjian damai Juba.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun, sumber tersebut mengatakan pembicaraan akan diadakan antara tentara dan semua kelompok politik di Sudan, kecuali mantan partai yang berkuasa dari Presiden terguling Omar al-Bashir, untuk menyepakati isu-isu lain, termasuk peninjauan deklarasi konstitusional yang menguraikan kedaulatan Sudan. transisi politik.

Pada 25 Oktober, al-Burhan mengumumkan keadaan darurat dan membubarkan Dewan Kedaulatan transisi dan pemerintah di tengah protes dan tuduhan yang saling bersaing antara militer dan politisi di negara itu.

Al-Burhan bersikeras bahwa tindakan itu dimaksudkan untuk melindungi negara dari “bahaya yang akan segera terjadi” dan menuduh mereka yang menolak langkahnya sebagai “memicu kekacauan”.

Sebelum pengambilalihan militer, Sudan dikelola oleh dewan berdaulat pejabat militer dan koalisi sipil yang mengawasi masa transisi hingga pemilihan diadakan pada tahun 2023 sebagai bagian dari pakta pembagian kekuasaan yang genting antara militer dan Unity of the Forces for Freedom and Change.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Abdalla HamdokKoalisi SipilSudan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya dukungan mui Dukungan Masyarakat terhadap MUI Meluas, Buya Amirsyah Sampaikan Apresiasi
Tulisan selanjutnya Pemerintah Terapkan PPKM Level 3 di Akhir Tahun, Epidemiolog: Harus Dibarengi Menajemen Risiko dan Literasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?