Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Surat Pembaca

Pentingnya Memilih Cerita Sebagai Hiburan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 November 2021 13:37 1:37 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 November 2021 13:37
Bagikan
cerita
Film 'Naura dan Genk Juara'.
Bagikan

Oleh: Habib Asyrafy

Hidayatullah.com | BERBAGAI usaha telah dilakukan untuk menyadarkan masyarakat tentang pentingnya memilih tontonan untuk mereka dan anak-anak mereka. Tapi sedikit sekali yang mau mendengarkan dan mengerti. Dalam tulisan ini, penulis hendak membahas kenapa memilih tontonan itu penting.

Sepenting Itukah?

Sebelum diangkat ke dalam bentuk yang lebih modern, cerita sudah digunakan oleh hampir setiap suku di berbagai belahan dunia sebagai media untuk meneruskan nilai-nilai kebudayaan mereka dari generasi ke generasi. Mereka tahu cerita tidak hanya menarik sebagai hiburan tapi juga efektif sebagai media pendidikan.

Karena itulah cerita dan dongeng memiliki posisi yang sangat penting dalam pembentukan karakter seorang anak.

Baca Juga

22 Tahun Wahdah Eksis jadi Ormas
Harga Telur Melambung Tinggi, Bagaimana Islam Mengatasi?
Lemahnya Agama, Penyebab Munculnya Pergaulan Bebas
Uang Kripto sebagai ‘People Money’
Hari HAM Sedunia, Muslim Thailand Selatan Masih dalam Tekanan dan Diskriminasi

Tidak akan sama karakter anak yang dibesarkan dengan cerita gubahan pujangga Jawa dengan anak yang dibesarkan dengan kisah kebijaksanaan filsuf dari Timur. Tidak akan sama pula karakter anak yang setiap malam didongengkan cerita ramayana dengan anak yang sebelum tidur didongengkan kisah seribu satu malam.

Dalam kalimat yang lebih singkat, bisa dikatakan bahwa cerita-cerita itulah yang menjadikan anak-anak Jawa berperilaku seperti orang Jawa, anak Tiongkok seperti orang Tiongkok, anak India seperti orang India dan anak Arab seperti orang Arab.

Pengaruh Teknologi dan Globalisasi

Dengan kecanggihan teknologi informasi, cerita yang sebelumnya hanya tersebar di suatu daerah tertentu sekarang dapat dengan mudah disebarkan ke seluruh dunia. Seorang bule bisa saja membaca atau menonton dongeng tentang si kancil dan jadi lebih mirip orang Melayu ketimbang orang Melayu itu sendiri.

Begitu pula sebaliknya, seorang Melayu yang gemar membaca cerita rakyat Irlandia dan dongeng-dongeng Disney akan lebih sekuler ketimbang bule itu sendiri.

Di zaman yang serba terbuka seperti sekarang ini seseorang dituntut untuk dapat menyaring dan memilih sendiri cerita mana yang cocok dengan cara hidupnya dan cerita mana yang tidak cocok. Jika tidak maka benturan-benturan kebudayaanlah yang akan terjadi.

Ancaman lainnya datang dari industri perfilman. Hollywood, bollywood, sinetron, telenovela dan anime tidak datang tanpa suatu misi dan kepentingan. Di era perang pemikiran, mengetahui siapa yang berada di balik suatu film dan apa yang menjadi tujuan mereka adalah sangat penting untuk melindungi diri kita dari pikiran yang coba ditanamkan musuh ke dalam kepala kita.

Cerita Pilihan Terbaik

Tuhan Yang Maha Mengetahui tentu tahu betapa bingungnya manusia jika ia disuruh memilih cerita mana yang berpengaruh baik untuknya dan cerita mana yang tidak. Karena itu Dia masukkan beberapa dari cerita yang pernah Dia pentaskan di panggung dunia ke dalam kitab suci dan mengubur beberapa cerita-Nya yang lain bersama umat-umat terdahulu.

Semua itu tidak lain adalah supaya jelas bagi kita mana yang baik dan mana yang buruk. Karena hanya dua hal di dunia ini yang jika kamu berpegang teguh padanya maka kamu tidak akan tersesat selama-lamanya. Kitabullah wa sunnati rasulihi.

Maka mari kita dalami lagi kisah-kisah yang telah dipaparkan Allah dalam Al-Qur’an dan kenali setiap tokoh teladan yang telah membantu perjuangan Rasul-Nya lewat sirah-sirah sahabat dan shahabiyah. Insyaallah, dengan cara inilah keteladanan 124.000 pribadi-pribadi hebat itu akan terlahir kembali dalam generasi penerus kita dan akhirnya mereka menjadi generasi yang layak dihadiahi Allah seorang pemimpin yang mendapat petunjuk.*

Penulis  seorang guru, penulis naskah dan sutradara

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ceritahiburan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah dan DPR RI Diminta Perbaiki UU Cipta Kerja, YLBHI: Segera Hentikan Penggunaan UU ini dan seluruh PP Turunannya.
Tulisan selanjutnya Menag: Penerbangan Indonesia Bisa Langsung ke Saudi Mulai 1 Desember 2021

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Berita
15 Oktober 2026 16:32
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Terbaru

  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
  • Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
  • Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
  • Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Mungkin Anda Juga Suka

Surat Pembaca

Racun LGBT Makin Meluas, Jaga Ketahanan Keluarga Indonesia

28 Mei 2022 12:30
Surat Pembaca

Tanggapan atas Pernyataan Bahwa Semua Agama itu Benar

22 September 2021 15:00
Surat Pembaca

Nasyid untuk Wahdah Islamiyah

8 September 2021 07:30
Surat Pembaca

Tanggapan terhadap Perlombaan Penulisan Artikel oleh BPIP

16 Agustus 2021 13:17
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?