Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Islamofobia: Wakil Menteri di Inggris Mengaku Dipecat karena Islamnya

Ahmad
Terakhir diupdate: 23 Januari 2022 10:40 10:40 am
Ahmad
Dipublikasikan 23 Januari 2022 11:00
Bagikan
Nusrat Ghani, 49, yang kehilangan jabatannya pada Februari 2020 karena Muslim
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang anggota parlemen Inggris mengklaim dipecat dari jabatan wakil menteri di pemerintahan Konservatif Perdana Menteri Boris Johnson, sebagian karena keyakinannya pada Islam mengundang ketidaknyamanan di antara rekan-rekannya, lapor Sunday Times.

Nusrat Ghani, 49, yang kehilangan jabatannya sebagai Menteri Transportasi pada Februari 2020, mengatakan kepada surat kabar itu statusnya yang Muslim jadi sumber masalah pemecatannya.

Saya tidak ingin berpura-pura bahwa ini tidak menggoyahkan kepercayaan saya kepada partai. Saya terkadang juga mempertimbangkan dengan serius apakah akan melanjutkan sebagai anggota parlemen,” ujarnya dikutip Reuters.

Tidak ada tanggapan langsung atas tuduhannya dari Kantor Johnson.  Namun, Kepala Pemerintahan Whip Mark Spencer mengakui bahwa tuduhan Ghani adalah salah. “Tuduhan ini sepenuhnya salah dan saya menganggapnya fitnah. Saya tidak pernah mengeluarkan pernyataan seperti itu,” katanya dalam ciutan di twitter.

Pernyataan Ghani muncul setelah seorang temannya mengatakan dia akan bertemu polisi untuk membahas tuduhan pemerintah mencoba memeras anggota parlemen setelah diduga berusaha memaksa Johnson untuk mengundurkan diri menyusul kemarahan publik atas sanksi terkait Covid-19. Skandal itu mengikis dukungan publik untuk Johnson dan partainya, mengundang krisis paling serius dalam jabatan perdana menteri.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Saya diberitahu bahwa pada pertemuan reshuffle di Downing Street, isu Islamisme diangkat, bahwa status saya sebagai menteri wanita Muslim membuat rekan-rekan saya tidak nyaman,” katanya. “Saya tidak ingin berpura-pura bahwa ini tidak menggoyahkan keyakinan saya pada partai dan terkadang saya secara serius mempertimbangkan apakah akan melanjutkan tugas saya sebagai anggota parlemen,” kata Ghani seperti dikutip surat kabar tersebut.

Ghani adalah menteri wanita Muslim pertama di Inggris. Mark Spencer bereaksi dengan mengatakan bahwa Ghani menolak untuk merujuk masalah ini ke penyelidikan internal formal ketika dia pertama kali mengangkat masalah itu pada bulan Maret.

Partai Konservatif sebelumnya menghadapi tuduhan Islamofobia dan sebuah laporan pada Mei tahun lalu mengkritiknya atas cara mereka menangani keluhan diskriminasi terhadap Muslim. Laporan itu juga mendorong Johnson untuk mengeluarkan permintaan maaf atas kesalahan yang disebabkan oleh pernyataannya sebelumnya tentang Islam.

Sementara itu, pemimpin oposisi utama dari Partai Buruh, Keir Starmer, mengatakan Partai Konservatif harus segera menyelidiki pernyataan Ghani. “Ini mengejutkan untuk dibaca,”  demikian ciutnya di twitter.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Boris JohnsoninggrisislamofobiaMenteri TransportasiNusrat Ghani
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Posisi Kedua Tangan Saat I`tidal, Sedekap atau Dibiarkan Lurus
Tulisan selanjutnya Gegara Omicron, PM NZ Jacinda Arden Tunda Nikahi Ayah dari Putrinya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?