Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Penelitian: Penggunaan Parasetamol dalam Jangka Panjang Tingkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Ahmad
Terakhir diupdate: 12 Februari 2022 21:00 9:00 pm
Ahmad
Dipublikasikan 12 Februari 2022 21:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah penelitian baru-baru ini menemukan bahwa mengonsumsi pil parasetamol yang diresepkan dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke, lapor BBC News. Menurut tim peneliti dari University of Edinburgh, dokter harus memikirkan risiko dan manfaat konsumsi obat jangka panjang kepada pasien.

Namun, mereka bersikeras meminum pil karena pusing dan demam aman. “Ini tidak ada hubungannya dengan minum parasetamol dalam jangka pendek untuk sakit kepala atau demam. Ini bukan masalah.”

“Risiko tersebut mengancam individu yang meminum pil secara teratur dalam jangka panjang, biasanya untuk nyeri kronis seperti rheumatoid arthritis,” kata dokter National Health Service (NHS) di Skotlandia, Dr. Iain MacIntyre.

Namun ahli lain mengatakan penelitian pada lebih banyak orang dalam jangka waktu yang lebih lama diperlukan untuk mengkonfirmasi temuan. Parasetamol banyak digunakan di seluruh dunia sebagai obat jangka pendek untuk nyeri tubuh tetapi juga diberikan kepada pasien untuk mengatasi nyeri kronis, meskipun tidak banyak bukti manfaatnya untuk penggunaan jangka panjang.

Studi yang dilakukan tim peneliti dari University of Edinburgh itu melibatkan 110 sukarelawan, dengan dua pertiga dari mereka menggunakan parasetamol untuk tekanan darah tinggi.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Dalam satu percobaan acak, mereka diminta untuk mengambil 1 gram parasetamol empat kali sehari selama dua minggu – dosis biasa untuk pasien dengan nyeri kronis – dan kemudian pil buatan, atau plasebo, selama dua minggu.

Percobaan menunjukkan parasetamol meningkatkan tekanan darah, “salah satu faktor risiko paling penting untuk serangan jantung dan stroke” – lebih dari plasebo, kata dokter klinis Edinburgh Prof James Dear.

Oleh karena itu, mereka menyarankan dokter untuk memberikan dosis serendah mungkin kepada pasien untuk mengontrol rasa sakit dan memantau secara ketat mereka yang menderita tekanan darah dan risiko penyakit jantung.

Tim Edinburgh mengatakan mereka tidak dapat menjelaskan bagaimana parasetamol akan meningkatkan tekanan darah tetapi temuan mereka dapat mengarah pada tinjauan jangka panjang terhadap resep parasetamol.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:parasetamolPasientekanan darah tinggi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Parlemen Nigeria Menyatakan Pembunuhan Ritual sebagai Darurat Nasional
Tulisan selanjutnya Yahudi Ortodoks Menyerang Tim Berita Turki di Baitul Maqdis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?