Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bersama AS, Australia Masukkan Milisi Pejuang Hamas sebagai Kelompok “Teroris”

Ahmad
Terakhir diupdate: 17 Februari 2022 17:18 5:18 pm
Ahmad
Dipublikasikan 17 Februari 2022 18:00
Bagikan
Harakah al-Muqawamah al-Islamiyah (Gerakan Perlawanan Islam/Hamas)
Bagikan

Hidayatullah.com—Australia hari ini mengatakan akan mendaftarkan seluruh gerakan Islam Palestina, Hamas, sebagai ‘organisasi teroris’. Canberra sebelumnya hanya mendaftarkan Brigade al-Qassam di bawah Hamas sebagai ‘kelompok teroris’ tetapi arahan baru ini mencakup seluruh struktur Hamas.

Hamas, yang sekarang menguasai Jalur Gaza, telah bersumpah untuk ‘membebaskan’ Baitul Maqdis (Yerusalem) dan Masjid al Aqsha dengan perlawanan dan sering melancarkan serangan yang menargetkan kepentingan zionis-‘Israel’.

Menteri Dalam Negeri Australia Karen Andrews mengatakan pandangan Hamas sebagai kelompok ekstremis dinilai sangat mengkhawatirkan. Sementara itu, Australia tidak mengkritik penjajah ‘Israel’ atas serangkaian aksi pencaplokan wilayah dan pembunuhan selama merampas Palestina.

“Penting bagi undang-undang kita tidak hanya untuk memerangi tindakan kekerasan dan terorisme, tetapi juga untuk menargetkan organisasi yang merencanakan, mendanai, dan melaksanakan tindakan tersebut,” katanya. “Tidak ada tempat untuk ideologi kebencian mereka di Australia,” tambahnya.

Definisi tersebut berarti setiap pendanaan atau bentuk dukungan apa pun kepada Hamas sekarang dilarang, dengan beberapa pelanggaran yang dapat dihukum 25 tahun penjara. ‘Israel’ telah mempertahankan sanksi di Jalur Gaza sejak 2007, ketika Hamas memenangkan suara mayoritas dan mengambil alih kekuasaan di wilayah miskin itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa telah lama mendefinisikan Hamas sebagai ‘kelompok teroris’, tapi tanpa menyertakan ‘Israel’.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AustraliaHAMASisraelpenjajah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tiga Pilar Keluarga sebagai Kaderisasi Dakwah
Tulisan selanjutnya ‘Pekan Aqsha Terbesar’ Akan Disambut Peserta dari 50 Negara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?