Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Hidayah Itu Milik Allah, Nabi Pun Tak Punya Kuasa Atasnya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 Februari 2022 11:16 11:16 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Februari 2022 12:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | PERNAKAH engkau merasa gregetan dengan orang-orang yang sudah diberitahu tapi masih juga ngeyel? Apalagi bila orang tersebut adalah murid atau santri, sedang Anda seorang guru atau ustadz.

“Sudah diajari berkali-kali, tetap nggak mau nurut. Akhirnya tangan kita melayang (memukul),” jelas KH Dr Asrorun Ni’am Sholeh, Ketua Bidang Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) saat berbincang-bincang dengan penulis di Pesantren al-Nahdlah, Bojongsari, Depok, Jawa Barat (Ahad, 13/2/2022) tentang pentingnya sabar dalam berdakwah.

Tindakan seperti ini, kata Ni’am, keliru. Sebab, dakwah itu butuh proses. “Dakwah itu butuh waktu. Tidak bisa simsalabim,” jelas alumnus Universitas al-Azhar, Kairo, ini lagi.

Bahkan, kita tidak dituntut hasil dari dakwah. Kita dituntut proses. Kita tidak diberi kewenangan untuk membuka hati orang lain. Hatta Nabi ﷺ sendiri, tidak punya kewenangan membuka hati orang lain.

“Tugas kita hanya menyampaikan saja. Kalau diikuti ya alhamdulillah. Kalau tidak, kita bersabar,” kata mantan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) ini lagi.

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Kisah tentang Nabi Muhammad ﷺ  dan pamannya Abu Thalib patut kita ambil pelajaran tentang bagaimana manusia tak kuasa membuka hati seseorang. Rasulullah ﷺ  tak berhasil membuka hati paman yang beliau cintai ini agar mau memeluk Islam hingga sang paman menghembuskan nafas terakhirnya.

Padahal, Abu Thalib sangat dekat dengan Nabi ﷺ . Beliaulah pelindung dakwah Nabi ﷺ  sepeninggal kakeknya, Abdul Muthalib. Nabi ﷺ  amat menyayang pamannya. Begitu pun sang paman, amant mencintai Nabi ﷺ . Namun, menurut Shahih Bukhari dan Muslim, hingga ajal menjemput, Abu Thalib masih dalam keadaan kafir.

Abu Thalib meninggal dunia pada tahun kesepuluh dari kenabian, tepatnya beberapa waktu setelah pemboikotan berakhir. Imam Bukhari dan Muslim meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ  mendatangi Abu Thalib ketika pamannya itu sedang menghadapi sakaratul maut. Namun, ketika tiba di kediaman Abu Thalib, Nabi ﷺ  mendapati Abu Jahal dan Abdullah ibn Abi Umayyah telah berada di sisi Abu Thalib.

Nabi ﷺ  segera berkata kepada pamannya. “Wahai pamanku, ucapkanlah tidak ada Tuhan selain Allah sebagai kalimat yang akan aku persaksikan untukmu di sisi Allah kelak.”

Abu Jahal dan Abdullah ibn Abi Umayyah, ketika mendengar seruan Nabi ﷺ , tak mau kalah membujuk Abu Thalib. Mereka berkata, “Wahai Abu Thalib, apakah engkau telah membenci agama Abdul Muthalib (ayahnya Abu Thalib)?”

Nabi ﷺ  terus mengulang-ulang permintaannya dan berusaha menuntun Abu Thalib agar menyebutkan kalimat syahadat. Namun, seberapa kuat usaha Nabi ﷺ , pada akhirnya Allah Ta’ala jua yang berkehendak. Sang paman tetap tak menuruti permintaan keponakan yang sangat ia sayangi. Saat ajal menjemput, Abu Thalib berkata kepada keluarganya bahwa ia memilih agama Abdul Muthalib.

Tentang kejadian ini, Allah Ta’ala menjelaskan dalam al-Qur’an surat al-Qashash [28] ayat 56, “Sungguh, engkau (Muhammad) tidak dapat memberi petunjuk kepada orang yang engkau kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang Dia kehendaki, dan Dia lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk.” Wallahu a’lam.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hidayah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Polisi Anti-Islam Geert Wilders Kecewa Belanda Minta Maaf pada Indonesia
Tulisan selanjutnya Kita Iri Padanya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?