Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

CDC: 70% Populasi Amerika Serikat Bisa Lepas Masker

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Februari 2022 07:28 7:28 am
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Februari 2022 07:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Orang sehat yang tinggal di daerah dengan tingkat penularan Covid-19 rendah tidak perlu lagi mengenakan masker. Demikian menurut pedoman baru yang dikeluarkan otoritas pengendalian penyakit di Amerika Serikat, Centers for Disease Control and Prevention (CDC), hari Jumat (25/2/2022).

Pedoman baru CDC tidak lagi menekankan pada hasil tes positif dan justru lebih melihat apa yang terjadi di rumah sakit, lansir The Guardian.

Berdasarkan sistem baru itu, peta risiko Covid-19 di Amerika Serikat tampak berubah, di mana saat ini lebih dari 70% populasi AS terkategori tinggal di daerah dengan tingkat penularan coronavirus rendah atau tingkat ancamannya sedang bagi rumah sakit.

Untuk daerah yang tingkat infeksinya masih tinggi, saat ini mencakup sekitar 37% wilayah county yang ada di AS di mana 28% populasi tinggal, CDC menyarankan agar masyarakat tetap mengenakan masker.

Rekomendasi baru itu tidak mengubah persyaratan untuk memakai masker di transportasi umum dan di dalam ruangan di bandara, stasiun kereta api, dan terminal bus. Pedoman CDC untuk kegiatan dalam ruangan selain dari itu sifatnya tidak mengikat, artinya kota dan institusi bahkan di daerah berisiko rendah dapat menetapkan aturan mereka sendiri. CDC juga mengatakan orang dengan gejala Covid atau yang dites positif tidak boleh berhenti memakai masker. Namun, karena perlindungan imunitas masyarakat semakin meningkat – baik dari hasil vaksinasi dan infeksi – maka risiko orang jatuh sakit parah sekarang umumnya lebih rendah, kata CDC.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Badan pengendalian penyakit AS itu membuat kode warna untuk mengetahui apakah masyarakat aman untuk melepas masker. Di wilayah berwarna hijau pemerintah setempat dapat menghapus aturan penggunaan masker. Di wilayah kuning, orang yang berisiko tinggi tertular harus berhati-hati dan dianjurkan mengenakan masker. Di wilayah jingga (oranye), masyarakat umum ditekankan untuk mengenakan masker.

Sebuah daerah dikategorikan hijau, kuning atau jingga dilihat dari tingkat keterisian baru pasien Covid-19 di rumah sakit dan tingkat infeksi baru di masyarakat.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatCDCcoronaviruscovid-19masker
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya masjid ibrahimi 25 Februari, Pembantaian Jamaah Masjid Ibrahimi oleh Yahudi ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Assad Assad Telepon Sekutu Dekatnya, Dukung Rusia Gempur Ukraina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?