Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Assad Telepon Sekutu Dekatnya, Dukung Rusia Gempur Ukraina

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 26 Februari 2022 01:03 1:03 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 26 Februari 2022 08:00
Bagikan
Assad
Bashar al Assad dan Vladimir Putin
Bagikan

Hidayatullah.com — Presiden Suriah Bashar al-Assad menghubungi sekutu dekatnya, Vladimir Putin pada Jumat (25/02/2022). Diktator Suriah itu memuji invasi Rusia ke Ukraina dan menyebutnya sebagai “koreksi sejarah”.

Damaskus adalah sekutu setia Moskow, yang melakukan intervensi dalam perang saudara Suriah pada 2015 dengan meluncurkan serangan udara untuk mendukung pasukan rezim Assad yang berjuang. Intervensi Rusia di Suriah menandai titik balik dalam konflik tersebut.

Dilansir Middle East Eye, percakapan itu terjadi sehari setelah pasukan Rusia melancarkan invasi skala penuh ke Ukraina, sebuah langkah yang menuai kecaman internasional.

“Presiden Assad menekankan bahwa apa yang terjadi hari ini adalah koreksi sejarah dan pemulihan keseimbangan dalam tatanan global setelah jatuhnya Uni Soviet,” kata sebuah pernyataan dari kepresidenan Suriah.

Assad juga mengatakan bahwa “Suriah mendukung Federasi Rusia berdasarkan keyakinannya bahwa posisinya benar dan karena menghadapi ekspansionisme NATO adalah hak Rusia.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Selama panggilan telepon pada Jumat itu, Assad mengatakan “negara-negara Barat bertanggung jawab atas kekacauan dan pertumpahan darah,” menuduh mereka menggunakan “metode kotor untuk mendukung teroris di Suriah dan Nazi di Ukraina.”

Bulan lalu, media lokal Suriah mengklaim bahwa Rusia telah merekrut antara 2.500 dan 4.000 tentara bayaran Suriah pro-Assad untuk berperang di Ukraina, membayar mereka $700 per bulan.

Menurut Moskow, lebih dari 63.000 personel militer Rusia telah dikerahkan ke Suriah.

Intervensi Rusia di Suriah memungkinkan pasukan pro-rezim untuk merebut kembali wilayah yang hilang dalam serangkaian kemenangan melawan kelompok oposisi dan pemberontak yang melibatkan pemboman mematikan dan penghancuran besar-besaran.

Menurut Jaringan Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Paris, intervensi militer Rusia di Suriah telah menyebabkan kematian 6.910 warga sipil, termasuk 2.030 anak-anak, dan melakukan lebih dari 1.200 serangan terhadap fasilitas sipil vital.

Perang di Suriah diperkirakan telah menewaskan hampir setengah juta orang dan membuat jutaan lainnya mengungsi sejak dimulainya tindakan keras terhadap protes anti-pemerintah pada 2011.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bashar al assadKejahatan Perang Rusia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya CDC: 70% Populasi Amerika Serikat Bisa Lepas Masker
Tulisan selanjutnya Kebanyakan Wilayah Australia Tidak Lagi Mewajibkan Masker

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?