Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ragam

Daftar Negara Pengirim Bantuan Senjata untuk Ukraina

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 1 Maret 2022 14:41 2:41 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 1 Maret 2022 15:00
Bagikan
senjata ukraina
Bagikan

Hidayatullah.com — Ketika peperangan antara Ukraina dan Rusia terus memanas setelah Moskow mengirim pasukannya ke negara tetangganya, beberapa negara di seluruh dunia mengirimkan bantuan senjata ke Kyiv.

Konflik tersebut telah menewaskan lebih dari 350 warga sipil, menurut kementerian kesehatan Ukraina.

Sementara badan pengungsi PBB juga meyakini setidanya 368.000 orang telah meninggalkan Ukraina ke negara-ngara tetangga, sebagian besar ke Polandia.

Amerika Serikat
Pada 25 Februari, Presiden Joe Biden menginstruksikan Departemen Luar Negeri untuk mengirimkan senjata tambahan senilai $350 juta dari stok AS ke Ukraina.

Dalam sebuah memorandum kepada Menlu Antony Blinken, Biden mengarahkan bahwa $350 juta yang dialokasikan melalui Undang-Undang Bantuan Luar Negeri ditujukan untuk pertahanan Ukraina.

Baca Juga

Abu Ubaidah Peringatan Setahun Perang Gaza
Siapa Abu Ubaidah, Sosok Misterius yang Jadi Simbol Perlawanan Palestina?
Toko Buku Tertua di London Berjuang Melawan Waktu
Mengapa Umat Muslim Tidak Boleh Memiliki Bom Atom?
Di Balik Janji Kemakmuran dan “Bisnis Ayat-Ayat Suci”
Tinta Penyesalan: Ketika Tato jadi Beban Seumur Hidup

Ukraina telah meminta senjata anti-tank Javelin dan rudal Stinger untuk menembak jatuh pesawat.

Pemerintah AS menyebut persenjataan bantuan itu termasuk anti kendaraan lapis baja, senjata ringan, pelindung tubuh dan berbagai amunisi. Jubir Departemen Luar Negeri menambahkan bahwa sistem pertahanan anti-pesawat juga termasuk dalam stok itu.

Selama setahun terakhir, Amerika Serikat telah memberikan lebih dari $1 miliar bantuan keamanan ke Ukraina, kata Blinken.

Britania Raya
Pada bulan Januari, Menhan Inggris, Ben Wallace, mengatakan negaranya telah “mengambil keputusan untuk memasok Ukraina dengan sistem senjata pertahanan anti-lapis baja ringan”.

Rabu lalu, Inggris menjanjikan dukungan militer ke Ukraina, termasuk senjata pertahanan yang mematikan.

“Mengingat perilaku yang semakin mengancam dari Rusia dan sejalan dengan dukungan kami sebelumnya, Inggris akan segera memberikan paket dukungan militer lebih lanjut ke Ukraina,” Perdana Menteri Boris Johnson mengatakan kepada parlemen. “Ini akan termasuk bantuan mematikan dalam bentuk senjata pertahanan dan bantuan tidak mematikan.”

Perancis
Perancis, yang telah mengirim bantuan, mengirimkan lebih banyak peralatan militer serta bahan bakar.

Paris mengatakan telah bertindak atas permintaan Ukraina sebelumnya untuk pertahanan anti-pesawat dan senjata digital.

Belanda
Belanda akan memasok roket pertahanan udara dan sistem anti-tank ke Ukraina, kata pemerintah Belanda dalam surat kepada parlemen, Sabtu.

Pemerintah Belanda menyetujui permintaan Ukraina untuk segera mengirimkan 200 roket pertahanan udara Stinger dan 50 senjata anti-tank Panzerfaust 3 dengan 400 roket, kata surat itu.

Ia juga bersama-sama mempertimbangkan untuk mengirim sistem pertahanan udara Patriot bersama Jerman ke kelompok tempur NATO di Slovakia, katanya.

Jerman
Jerman akan memasok Ukraina dengan 1.000 senjata anti-tank dan 500 rudal permukaan-ke-udara Stinger dari saham Bundeswehr untuk pertahanan melawan Rusia.

Ini adalah perubahan besar dari kebijakan lama Berlin yang melarang ekspor senjata ke zona konflik.

“Invasi Rusia ke Ukraina menandai titik balik. Adalah tugas kami untuk melakukan yang terbaik untuk mendukung Ukraina dalam mempertahankan diri melawan tentara invasi Putin,” kata Kanselir Jerman Olaf Scholz pada Sabtu.

Kanada
Ottawa mengirim persenjataan militer mematikan ke Ukraina dan meminjamkan setengah miliar dolar Kanada ($394 juta) kepada Kyiv untuk membantu mempertahankan diri.

Swedia
Stockholm juga melanggar sikap netral bersejarahnya dengan mengirim 5.000 roket anti-tank ke Ukraina serta ransum lapangan dan pelindung tubuh.

Ini adalah pertama kalinya Swedia mengirim senjata ke negara dalam konflik bersenjata sejak Uni Soviet menginvasi negara tetangga Finlandia pada tahun 1939.

Belgia
Belgia mengatakan akan memasok Ukraina dengan 3.000 lebih senapan otomatis dan 200 senjata anti-tank, serta 3.800 ton bahan bakar.

Portugal
Portugal memberi Ukraina kacamata penglihatan malam, rompi antipeluru, helm, granat, amunisi, dan senapan otomatis G3.

Yunani
Yunani, yang memiliki komunitas diaspora besar di Ukraina – 10 di antaranya telah tewas – mengirimkan “peralatan pertahanan” serta bantuan kemanusiaan.

Rumania
Rumania – yang berbatasan dengan Ukraina – menawarkan untuk merawat korban luka dari zona krisis di 11 rumah sakit militernya serta mengirimkan bahan bakar, rompi anti peluru, helm, dan “bahan militer” lainnya senilai $3,3 juta.

Spanyol
Pemerintah Spanyol telah berjanji untuk mengirim 20 ton bantuan ke Ukraina, sebagian besar peralatan medis dan pertahanan seperti rompi antipeluru.

Republik Ceko
Praha mengatakan Sabtu bahwa pihaknya mengirim Ukraina 4.000 mortir “dalam beberapa jam ke depan” serta gudang senjata 30.000 pistol, 7.000 senapan serbu, 3.000 senapan mesin, banyak senapan sniper dan satu juta peluru.

Ceko telah menjanjikan Kyiv 4.000 mortir senilai $1,6 juta yang belum dikirim.*

Disadur dari Al Jazeera (28/02/2022)

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Perang Rusia UkrainaUkraina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya masjid muhammadiyah Tanggapi Polemik Aturan Pengeras Suara, Sunanto: Masjid Muhammadiyah Sudah Lama Menerapkan Itu
Tulisan selanjutnya Ramzan Kadyrov, Perang Ukraina Rusia dan Fitnah Akhir Zaman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Berita
3 September 2026 15:08
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan

Terbaru

  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Mungkin Anda Juga Suka

buzzer muhammadiyah
Ragam

Industri Buzzer Sudah jadi Lahan Bisnis Politik di Indonesia

28 Agustus 2025 10:23
Ragam

Logika Muhammad Ali: “Mengapa Tarzan Berkulit Putih?”

23 Agustus 2025 17:22
Enam Hal yang Bisa Dilakukan untuk Baitul Maqdis Masjidil Aqsha
Ragam

Enam Hal yang Bisa Dilakukan untuk Baitul Maqdis

17 Agustus 2025 18:29
Ragam

“Cracka”: Remaja Peretas CIA dan Bela Palestina

11 Agustus 2025 16:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?